
Malam ini di mana Malam Yang pertama kali ku nantikan, yaitu malam di mana aku akan ke hutan Ilusi.
Ku pakai cadar ku agar tidak ada yang mengenali diriku. Ku keluar dengan melompat melewati jendela dan menyelinap keluar dari istana.
.
.
.
.
"Jadi ini hutan ilusi" ucap ku
"Mungkin seperti namanya, hutan ini pasti di penuhi ilusi sehingga tidak ada Yang berani masuk. tapi tidak dengan ku, aku kan juga punya kekuatan ilusi" ujar ku.
Aku pun melangkah masuk ke hutan ilusi dan mulai berkeliling liling.
'di mana letak tongkatnya ya' Batin ku
'Hutan ini sangat Berkabut. Menyeramkan.' batin ku
Ku langkahkan kaki ku Sampai di hutan
Terdalam.
'Goa' batin ku
"Masuk aja lah" ucap ku dan masuk ke dalam Goa
'Gelap' Itulah yang aku rasakan sekarang, tapi aku tidak takut.
"apa ini" ucap ku saat melihat ukiran naga dan seorang gadis cantik di ukiran dinding Goa.
"Ini dia yang aku cari" ucap ku saat melihat tongkat yang aku cari.
Ku cabut tongkat itu dari batu dan keluarlah naga Hijau yang bersinar Phoenix api dan unicorn atau pegasus (Entahlah author juga ngga tau soalnya kudanya punya tanduk tapi juga punya sayap) Berelemen air. yang membuat Goa jadi roboh, untung saja aku punya kekuatan teleportasi
y
"Salam tuan" ucap mereka serempak
"Baiklah.. salam kalian ku terima" ucap ku yang sempat terkejut dengan kedatangan mereka.
"Pergilah ke ruang dimensi ku dulu, aku akan menemui kalian nanti" ucap ku
"Baik tuan" ucap mereka dan ku masukkan ke ruang dimensi milik ku.
'Sebaiknya aku pulang' ucap ku dalam hati.
.........
Saat aku hendak masuk ke kamar ku, Karin pun melihat aku yang masuk lewat jendela mungkin dia pikir aku adalah penjahat.
"Siapa kau. Tol...... hmppp... hmpppp" ucap Karin memberontak saat ku tutup mulutnya
"Heyy ini aku" ucap ku melepaskan cadar yang ku pakai
"Yaampun Yang mulia Queen. kenapa kau keluar malam malam dan masuk menggunakan jendela" ucap Karin bertanya tanya
"Sudahlah aku malas menceritakannya, aku ingin istirahat jadi kau boleh pergi" ucap ku
Karin pun pergi meninggalkan aku sendiri.
"Ahh...... lelahnya" ucap ku membaringkan tubuhku di kasur.
'Sebaiknya aku ke ruang dimensi' batin ku dan menghilang dari atas kasur.
"Hai teman teman!!" panggil ku berteriak
"Yang Mulia/Lady" jawab mereka
Dapat ku lihat empat orang laki laki Tampan sedang menuju ke arah ku.
"Ohh kalian pasti naga, Phoenix dan Pegasus yang aku temui tadi ya" ucap ku
"Benar yang mulia" ucap mereka
"Jangan panggil aku Yang mulia, panggil saja
Miss Lily tapi kalau di luar panggil aku Queen" ucap ku
"Baik Miss Lily" ucap mereka
"Dan siapa nama kalian?" tanya ku
"Nama ku Oedipus Rex, bisa di panggil Rex" ucap Phoenix
"Nama ku naturalis draco, Kau bisa memanggil ku draco" ucap naga
"nama ku aqua unicornis, Kau bisa memanggil ku Aqua" ucap Pegasus/unicorn itu
"ooh Aqua Ya, yang berarti air" ucap ku
"Ya benar Miss Lily" ucap Aqua
"Itu sama dengan nama air terjun ku, namanya
Sanctus aqua" ucap ku
"Hahahaha, nama mu mirip dengan nama air terjun" ejek Rex
"Tak apa, itu bukan air terjun sembarangan, itu adalah air terjun air suci" ucap ku menenangkan Aqua yang marah