The Cruel Life Of The Callysta

The Cruel Life Of The Callysta
PROLOG



Mohon dukungan nya semua, semoga aku bisa sering up ceritanya...


"Mommy... mommy. Lihat aku sudah bisa menulis namaku sendiri!"


Teriak seorang anak perempuan berusia 4 tahun kepada seorang wanita tua di samping nya, sembari memperlihatkan kertas berisi coretan nama nya dengan senyum bangga.


"Oh, baguslah." Kata wanita yang disebut mommy tersebut dengan ekspresi yang datar.


Kemudian wanita itu tersenyum hangat menatap seorang anak di samping nya.


"Loh, sayangnya mommy kenapa kok murung gitu sih? Nanti cantiknya ilang loh... "


"Maaf mommy, aku gak bisa nulis nama aku. SUSAH!" Ucap anak itu dengan nada manja nya.


"Yaudah gakpapa, nanti juga bisa kok. pelan-pelan aja belajarnya ya sayang... " Ucap. wanita itu sembari mengelus lembut kepala anaknya tersebut.


Tanpa keduanya sadari, anak perempuan yang duduk di sebelah mereka, tengah berusaha menahan air mata nya yang ingin jatuh. Ia menatap iri saudara kembarnya yang di perlakuan berbeda dengan dirinya. Ia menunduk sedih melihat perilaku keduanya yang mengabaikan nya dan tidak sekalipun melirik ke arah dirinya.


......................


Beri dukungan dengan klik tombol favorit nya yach...


......................


Kamu itu harusnya bersyukur masih hidup dengan baik di keluarga yang kaya, kalau aja dari dulu kamu di buang kehidupan keluarga ku gak akan begini tau gak?!


......................


Kamu lagi, kamu lagi!!! gak puas kamu bikin onar terus sana sini. Dasar anak gak tau diri, pembawa sial, sial sekali keluarga ku punya anak kayak kamu. MATI AJA KAMU SANA!!


......................


......................


"*Kamu kok nangis sih, siapa yang jahat sama kamu bilang sama aku nanti aku kasih pelajaran sama dia" Ucap seorang anak laki-laki berumur 5 tahun kepada gadis kecil di depan nya.


"Aku gak papa kok, mataku kemasukan pasir jadi nangis."


"Oh gitu... Yaudah sini aku tiupin mata nya biar pasir nya hilang" Ucap anak laki-laki itu lagi sambil meniupi sang gadis kecil tersebut.


"Udah jangan nangis lagi dong. Tenang aja nanti kalau udah besar aku akan jagain kamu dari orang jahat selamanya."


Kata anak laki-laki itu sembari memperagakan tokoh superhero kesukaan nya dengan berkacak pinggang. Melihat tingkah anak laki-laki itu membuat gadis kecil yang tadi nya murung kini tertawa bahagia.


Dan dari kejauhan terlihat seorang anak perempuan yang menatap tidak suka ke arah mereka. Ia mengepalkan tangan, marah melihat kedua nya tertawa bahagia bersama.


"Brian itu milikku! Aku yang duluan bertemu dengan nya, kenapa gadis jelek itu yang malah lebih dekat dengan Brian!"


Ucap anak perempuan itu dengan amarah. Tiba-tiba sekelebat ide jahannam melintas di kepala licik nya itu. Ia kini berencana untuk berteman dengan gadis jelek itu agar bisa dekat dengan Brian sekaligus mencari cara agar Brian benci pada gadis jelek itu selama nya. Jadi Brian akan menjadi milik nya seutuhnya. Membayangkan rencana jahat nya itu saja sudah membuatnya tersenyum bak mak lampir*.


......................


Gadis malang yang selalu diperlakukan berbeda oleh keluarga nya sendiri kini tak lagi polos dan lugu seperti dulu. Apakah yang akan di lakukan Calysta?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**Terima kasih sudah membaca🙏💕


SALAM PERTEMANAN😊**