
Arkan benar benar bertekad untuk menjinakkan Jinny, tampak hari ini dia sudah berpakaian rapi dan hendak pergi kerumah Jinny. Sejujurnya jauh didalam hati Arkan, dia sangat bimbang apakah ini hanya sekedar obsesi belaka, atau memang dia memiliki perasaan lebih terhadap Jinny.
Tapi karena sudah terlanjur basah terxiprat sedikit kasus antara Windy dan Jinny, Arkan memutuskan untuk menyelamatkan dirinya.
Albert Rebeencluv, ayah dari Arkan itu terlihat sedang menyesap hangatnya kopi hitam miliknya sambil bersandar dibangku taman samping rumah. Bukan Albert tak tahu tentang segala kelakuan anak nya, hanya saja dia yakin jika anaknya pasti bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya
Beberapa hari lalu Albert sendiri mendengar jika Arkan memiliki sedikit kedekatan dengan model minor baru, Jinny Kim putri dari Jihoon Kim. Perusahaan Albert sendiri juga memiliki level yang hampir sama dengan perusahaan milik Jihoon, hanya saja mereka berbeda bidang
Perusahaan Jihoon bergerak dibidang pangan, dsandang, elektronik. Sedangkan perusahaan Albert bergerak dibidang perhiasaan dan entertaiment.
"Mau kemana Ar? Masih pagi"
Suara berat Albert berhasil menghentikan Arkan yang hendak menyambar kunci mobil dimeja dekat ayahnya
"Hehe itu yah.. mau.. main, iya main"
"Sama Xavier lagi?"
"Ngga yah, mau kerumah Hyunjae nih"
"Jangan pulang malam"
"Oke ayah"
Setelah percakapan singkat, Arkan langsung capcus melarikan diri darisana. Arkan sendiri tidak berbohong, dia memang akan menjemput Hyunjae terlebih dahulu sebelum kerumah Jinny, karena sebenarnya nyali Arkan tidak sebesar itu untuk memasuki rumah terkutuk itu sendirian
...
"Ayah ke club lagi ya?"
"Ngga Jae, cuma nemenin temen ayah doang"
"Terserah ayah deh, selalu begitu! Ayah tu kalo udah ke club jadi lupa diri! Udah tua juga, masih aja nyari nyari kesempatan"
"Elah Jae, masih muda nih, masih bisa kasih adek buat kamu"
"Jangan coba coba ya yah!"
Hyunjae pergi beranjak dari sofa setelah berdebat panjang dengan ayahnya yang baru pulang kerumah jam 5 pagi. Kebiasaan ngeclub sampai lupa waktu memang sering membuat Dohae diomelin anak semata wayangnya itu, kali ini dia benar benar lupa kalau anaknya sedang dirumah
"Aishh ngambek lagi dah tu bocah"
Dohae pun ikut pergi kekamarnya dan membersihkan diri. Hari ini hari minggu, dia ingin menghabiskan waktu dirumah bersama bayi besarnya itu
"Loh? Arkan? Kapan datang? Sini masuk"
Dohae melihat Arkan yang celingak celinguk di ruang tamu sendirian, tumben banget pakaiannya rapi? Biasanya kek gembel pinggir jalan
"Baru aja datang om, lagi Nunggu si Jae om, mau keluar ada urusan"
"Loh? Kalian mau keluar kemana?"
"Biasa om urusan anak muda"
Pupus sudah rencana hari minggu Dohae saat melihat anaknya juga sudah turun dari kamarnya dengan pakaian rapi
"Urusan apa Ar?"
"Dia mau ketemu Jinny yah, anaknya om Jihoon itu"
Hyunjae menjawab dengan cepat sebelum Arkan membuka mulutnya sendiri
"Ooo Jinny.. gebetan kamu ternyata"
"Eh ngga om, belom"
Tiba tiba terlintas ide dikepala Dohae agar dia bisa tetap bersama dengan anaknya walaupun mungkin ada orang ketiga
"Om tau dimana Jinny, mau om bantu ga?"
"Sok tau ayah, udah yok Ar cabut, gausa dengerin omongan om om cabul itu"
"Heh! Sembarangan kamu Jae! Tapi Ar, om beneran tau nih jadwalnya Jinny, mau om bantu ga?"
Arkan mencerna sedikit demi sedikit hingga akhirnya dia mengangguk, lalu berakhirlah mereka menunggu om Dohae ganti baju agar ikut ke tempat Jinny
...
Sungguh Jimin bosan disini, distudio photoshoot tempat Jinny, Laura dan Uchi melakukan pemotretan untuk cover majalah bulan depan. Rasa iri dengki, cemburu dan segala macam menumpuk jadi satu dikepalanya sekarang
Jimin mengirim banyak pesan kepada ayahnya dan meminta agar dirinya segera debut juga seperti yang lain. Sungguh dia tidak kuat melihat ini, disaat mereka bertiga tertawa karena syuting, sedangkan Jimin hanya duduk menunggu disudut ruangan
"Sabar ya sayang.. beberapa minggu lagi kamu debut"
Hanya itu jawaban yang Jimin dapat dari ayahnya beberapa hari lalu, sungguh menjengkelkan.
"Tau nih yah, kita mau ketemu Jinny, bukan debut model"
"Sstt diem aja kalian, cerewet banget"
Dohae membawa 2 anak itu kedalam sebuah studio photo, disana sudah ada 3 pemeran utama photoshoot hari ini
"Oh.. Jinny lagi ada jadwal photoshoot ternyata"
"Tuh kan, apa ayah bilang"
"Cantik banget gilee!"
"Jae, temen kamu kenapa tuh?"
Hyunjae menoleh kearah Arkan yang ternganga melihat pemandangan didepannya yang menampilkan 3 bidadari cantik sedang melakukan berbagai pose untuk hasil photo terbaik
Manik mata Arkan benar benar terfokus ke Jinny, sungguh kecantikan Jinny membuat orang lain terlihat blur dimatanya. Kalau begini caranya, bisa bisa dia beneran jatuh cinta ke Jinny
Plak!
"Sakit bego Jae!"
Hyunjae melayangkan sedikit tamparan dipipi Arkan karena sudah lelah memanggil tapi tidak ada sahutan
"Elunya bego! Sampe bengong gitu, ga pernah liat yang bening bening lu?!
"Cantik banget Jae"
"Break dulu ya!!"
Sutradara teriak menandakan istirahat sementara, 3 gadis itu langsung turun panggung dan duduk di kursi masing masing. Tapi saat akan duduk, manik mata Jinny menangkap sosok orang yang sangat dia kenal, kemudian matanya melebar dan berlari menghampiri orang itu
"Kak Arkan? Kok kakak bisa disini?"
"Hehe.. hai Jinny"
"Eh ada kak Hyunjae juga?"
"Haii Jinny, cantik banget hari ini kamu"
"Makasih loh kak"
"Ini nih Jin, cowo kamu kangen katanya pengen liat bidadari, jadi gue bawa kesini. Karena lu udah disini, gue tinggal bentar ya"
"Oke kak Jae"
Hyunjae pun beranjak pergi darisana, entah kemana asalkan menjauh dari 2 insan itu
"Mau jalan sebentar kak?"
"Gapapa emang?"
"Gapapa kalo bentar aja"
"Yaudah yuk"
Interaksi antara Jinny dan Arkan dari mulai awal bertemu sampai akhirnya keluar dari ruangan studio itu tak luput dari pandangan Jimin, rasanya sekarang semua lelahnya bertambah menjadi berkali kali lipat
"Haii! Jimin ya?"
Jimin menoleh kearah suara lelaki disampingnya, oh itu temennya Arkan, si Hyunjae
"Iyaa kak, duduk kak"
"Kamu kok disini? Ngapain?"
"Ngamen nih kak, minat ga?", Tanya Jinin sambil melepas bunnyhat nya dan menyodorkannya ke Hyunjae
Hyunjae tertawa melihat Jimin yang ternyata lucu dimatanya, lalu terjalinnya percakapan panjang antara keduanya dan berakhir saling tukar kontak.
'ga dapat Arkan, temennya pun jadi. Ga kalah ganteng kok'
Begitah pikir Jimin setelah obrolan mereka tadi, fokusnya juga teralihkan dari Arkan dan Jinny yang tiba tiba sudah kembali kagi ke studio
"Ntar gue kabarin ya Min"
"Oke kak"
Hyunjae pun pergi darisana bersama dengan Arkan dan meninggalkan studio itu yang masih melanjutkan syutingnya tadi. Sedangkan Jimin sudan membuat janji untuk date pertamanya dengan Hyunjae tadi, ah benar kata Uchi, dia harus coba move on?
"Kenapa lu Min?"
Laura sedikit ngeri melihat Jimin yang tiba tiba tersenyum tanpa henti sejak kepergian Hyunjae tadi, ga mungkin distudio itu ada setannya kan? Ga mungkin Jimin kesurupan? Ah ntah lah, Laura kembali lagi kedepan kamera setelah mendapat panggilan dan meninggalkan Jimin yang masih tersenyum disana