
Hari ini D&N Entertaiment mendebutkan Laura dan Uchi sebagai wajah baru dari bagian model dan artis mereka. Bertepatan dengan itu, D&N Entertaiment juga menyatakan bahwa Jinny, Laura dan Uchi berpotensi menjadi aktris dimasa mendatang
Walau belum ada konfirmasi dari pihak artisnya, D&N Entertaiment memberikan peluang besar bagi mereka bertiga.
Bertepatan dengan debut sebagai model, hari itu juga merupakan hari pembagian raport untuk semester 1, Laura dan Uchi tidak dapat hadir dikelas dan digantikan oleh Jinny, banyak ucapan selamat untuk mereka berdua yang dititipkan ke Jinny
Windy melihat semuanya dengan jelas, bagaimana 3 sahabat itu sukses mencuri semua perhatian. Dia tak henti hentinya melirik sinis kearah Jinny dan meremas bajunya sendiri sampai kusut
Tepat setelah mereka bubar dari kelas, Windy menarik tangan Jinny sangat kasar dan membawanya memasuki toilet
"Aduhh.. apa apaan lo Win?!"
Klik! Ting!
Lengan kiri Jinny memerah karena cengkraman Windy yang terlalu kuat, belum selesai dengan itu, Windy membawa Jinny masuk ke bilik toilet dan menyiramnya dengan air hingga basah sekujur tubuh
"Arghh! Apa apaan lo?!"
"Ini balasan buat lo karena udah ngambil semua dari gue sialan!!"
"Gue ngambil apa dari lo emangnya?! Gue ga ada merasa buat kesalahan ke elo apalagi berurusan sama lo?!"
"Salah lo karena lo debut!"
Mendengar itu Jinny spontan tertawa
'beneran ada manusia spesies begini ternyata'
"Oh gitu ya.. ternyata lo merasa ga mampu menyaingi gue? Dan jadilah sekarang lo ngebully gue? Gitu?"
Windy mendecih meludahi wajah Jinny lalu menjambak rambutnya dari belakang
"Lo tuh bukan apa apa tanpa bokap lo Jin! Jadi jangan sok hebat!",
"Bajingan! Lepasin rambut gue!",
Windy menarik Jinny keluar dari bilik toilet dan menghantamkan kepala Jinny ke cermin toilet hingga berdarah.
"Arghh!!",
Dia lalu mengambil pecahan cermin itu dan mengarahkannya ke wajah Jinny dengan senyum smirknya itu
"Lo mau ngapain?! Psikopat lu?!",
"Bakal gue buat karir lo dan sahabat sahabat lo hancur!!"
Saat pecahan cermin itu akan menggores kulit wajah Jinny sedikit lagi, tiba tiba pintu toilet digedor kuat. Terdengar teriakan Chen dan Sehun dari luar sana memanggil nama Jinny
Windy kemudian panik dan langsung melemparkan Jinny kelantai, hal ini membuat Jinny sedikit tersenyum
"Kenapa? Lo takut?"
Windy kemudian menoleh dengan raut wajah aneh, kemudian terlintas ide gila dikepalanya
"Takut? Nggaa! Justru ini kesempatan gue"
Windy tersenyum sambil meraup darah diwajah Jinny dan mengoleskannya kelehernya
"Lo mau ngapain bajingan?!"
"Mau ngasih hadiah ke lo!"
"Hah?"
"Ga cuma ke elo, tapi sahabat sahabat lo juga"
"Lo apa apaan Win?!", Jinny mencoba bangkit untuk menghalangi Windy tapi tetap saja dia kalah cepat
"Scandal pertama, percobaan pembunuhan"
Sreett!!
"Arrghh!!"
Brugg!!
Pintu toilet berhasil didobrak oleh sehun dan pak Hasan, bertepatan dengan itu juga mereka melihat Windy menggorok lehernya sendiri dengan pecahan beling lalu pingsan
Chen berlari masuk dan memeluk Jinny yang sudah gemetar ketakutan, sementara sehun dan pak Hasan segera membawa Windy keluar untuk mendapatkan pertolongan pertama
"Jangan takut Jin! Kita saksinya! Lo ga salah!"
Sehun mengucapkan kalimat itu sebelum akhirnya keluar dari toilet
"Gue ga sentuh dia Chen!"
"Gue takut!"
...
Braggh!!
Jihoon menggebrak pintu rumah sakit dan melangkah cepat menemui putrinya yang sudah gemetar ketakutan dan sedang dipeluk Uchi
"Mana aja yang luka sayang? Kamu diapain aja sama dia? Bilang ke papa"
Jihoon menarik putrinya kepelukannya
"Paa.. dia bilang bakal ngancurin karir Jinny, Laura dan juga Uchi pa. Jinny beneran ga pernah punya urusan sama dia sedikitpun pa, Jinny ga salah apa apa. Jinny takut pa, gimana kalau dia ben-"
"Tenang aja ya tenang.. biar papa yang urus dia"
"Pa jangan biarin Laura dan Uchi kena imbasnya ya, mereka baru debut hari ini pa, Jinny mohon"
"Iya sayang iya, tenang dulu kamu nya ya"
Laura sejak tadi kebingungan mencerna kejadian ini menjadi merasa bersalah dengan sikapnya ke Jinny selama beberapa bulan terakhir ini. Dia hanya bisa berdiri disamping ranjang Jinny sambil melihat kenyataan yang ada
'bego banget gue percaya sama tu uler!'
Setelah Jinny tenang, Jihoon memustuskan untuk menitipkan Jinny ke Laura dan Uchi
"Kamu sama mereka dulu ya, biar papa urus dia"
Jinny mengangguk pelan dan menyesap air putih yang diberikan Uchi. Setelah Jihoon keluar dari kamar Jinny, Laura langsung terduduk menunduk dilantai
"Ra lo kenapa?!"
Jinny buru buru turun dan mengecek Laura, tapi kemudian terdengar suara tangis dari Laura
"Maaf.. MAAFIN GUE JINNY! GUE BEGO BANGET! GUE GA PANTES JADI SAHABAT LO JIN!"
Tangisan Laura semakin kencang sembari mulutnya yang terus mengucap meminta maaf ke Jinny
"Lo ga salah apa apa Ra"
Jinny memeluk Laura dan mengelus punggung sahabatnya itu
"Gu-gue... Gu-gue yang nyakitin lu Jin.."
"Maksud lo?"
Laura kemudian menceritakan kejadian beberapa bulan lalu saat dikantin Jinny mendapatkan kabar debutnya, dia meminta bantuan kepada Windy untuk merusak citra Jinny
Mereka membuat banyak akun fake untuk melontarkan kata kata kasar dan buruk ke semua artikel, feed bahkan surat yang berkaitan dengan Jinny. Mereka bahkan mencoba memfitnah Jinny dengan rumor rumor aneh untuk menjatuhkan image baik Jinny
Tapi karena melihat Jinny yang masih memikirkan dirinya dan juga Uchi disaat Jinny sendiri terancam memiliki scandal, membuat Laura merasa bersalah dan siap menerima hukuman yang pantas untuknya
Plak!!
Amarah Uchi naik ke ubun ubun, tangannya bergerak mengangkat Laura dan memberikan tamparan manja agar otak saudaranya yang miring segera kembali diluruskan
"Gue ga nyangka lo setega itu sama Jinny ya Ra! Udah gue bilang percaya sama Jinny! Dia itu sayang sama kita! Sama lo! Sama gue! Sama Jimin!"
"Bisa bisanya lo malah bersetongkol sama tu uler kabus! Gue tau lo bego! Tapi jangan diborong semua dong!"
"Lo liat apa yang barusan Jinny lakuin buat kita! Gue beneran kecewa sama lo Ra!"
Jinny berusaha kuat menahan Uchi supaya tidak memukul Laura lagi, melihat pipi Laura yang memerah bercetak jari jemari Uchi membuatnya sedikit kasihan. Tapi itu tak menutupi rasa kecewanya dengan Laura, sungguh dia tak percaya dengan ini semua
"Ra, sekarang lo pulang duluan aja ya"
"T-tapi Jin-"
"Jujur gue kecewa sama lo Ra, tolong kasih gue waktu buat berfikir sedikit ya Ra"
Melihat Jinny yang masih sopan dengannya meskipun dalam keadaan kecewa membuat Laura semakin menangis histeris, tapi kepalanya juga mengangguk dan berjalan keluar dari ruangan Jinny
...
Kabar terlukanya salah satu anggota girlband dari D&N Entertaiment langsung mencuat ke media, terlebih lagi saat agensi mengatakan bahwa member terluka dibagian lehernya
Keadaan semakin diperparah saat para fans tahu bahwa Windy terluka saat disekolah, ini menyebabkan fans langsung menodong bahwa Windy terkena bullying disekolah
3 Artis yang juga bersekolah disekolahan yang sama dengan Windy juga ikut terseret namanya. Laura, Jinny, dan Uchi langsung dibanjiri pertanyaan beruntun daripada fans di media sosial mereka
Tak jarang para fans toxic justru melontarkan hate komen karena 3 sahabat itu tidak mengucapkan bela sungkawa ke Windy yang merupakan teman sekelas dan juga senior mereka, walau hanya selisih beberapa bulan debut
"Hahahahaha... Duh gampang banget dikibulin ternyata"