Secret Maid

Secret Maid
SM BAB 42 - Ending



Kabar kematian Emily langsung terdengar di telinga Saka, lelaki itu pun mengabarkan pada Chris dan lainnya.


"Aku akan ke Swiss, Dad," pamit Chris yang ingin menyusul Aya di negara itu.


"Biarkan mereka tenang dulu, daddy sudah meminta orang untuk mengirimkan karangan bunga di pemakaman Emily," cegah Saka.


"Apa Emily memang akan dimakamkan di Swiss?" tanya Chris memastikan.


"Aku dengar memang begitu, sepertinya itu permintaan Emily," jawab Saka.


Tidak ada yang bisa Chris lakukan kecuali menunggu Aya kembali.


"Kau akan menyelesaikan kuliahmu, kau akan mendapat gelar magister di usia yang terbilang muda jadi daddy percayakan perusahaan padamu," ucap Saka mengalihkan pembicaraan.


"Aku sebenarnya hanya menjaganya karena semua aset atas namamu dan Sera," lanjutnya.


"Tapi, tetap saja aku masih membutuhkanmu, Dad. Aku masih belum cukup berpengalaman," Chris tidak siap menempati kursi pemimpin jadi dia akan memulainya dari bawah.


"Hah, masa pensiunku tertunda," keluh Saka.


"Kau masih muda, Dad. Kenapa harus cepat-cepat pensiun," Chris masih berusaha membujuk sang daddy untuk tidak buru-buru pensiun.


Dan hari terus berlalu sampai acara wisuda Chris pun tiba.


Sudah dua tahun, Chris dan Aya menjalani hubungan jarak jauh, di hari pentingnya ini Chris ingin kekasihnya datang.


Aya memang sengaja membuat surprise untuk tuan muda itu. Dia kembali tanpa memberi kabar dan datang ke kampus Chris dengan membawa buket bunga yang besar.


Pada saat itu, Chris baru turun dari podium dan pemuda itu melihat Aya dengan senyuman cerah.


Aya sudah bertambah tinggi, tubuhnya tidak sekurus dulu dan yang paling penting, wajahnya sudah terlihat dewasa dan bukan pemalu seperti dulu.


Gadis itu menjelma jadi gadis strong selama dua tahun ini.


"Selamat, Tuan Muda," ucap Aya seraya memberikan buket bunganya.


Chris bersikap dingin tapi tetap menerima buket bunga pemberian kekasihnya itu.


Saat acara selesai, Aya mengejar Chris yang meninggalkan dirinya.


"Chris, kau marah padaku?" tanya Aya.


"Aku sangat merindukanmu!"


Aya memang benar-benar berubah, gadis itu sudah tidak malu-malu kucing lagi mengungkapkan perasaannya walaupun di depan umum.


"Swiss ternyata mengubah itik buruk rupa menjadi angsa," komentar Chris yang akhirnya berhenti dan membalik badannya.


"Aku tidak peduli mau jadi itik atau angsa yang jelas aku milikmu sekarang," Aya langsung memeluk Chris di sana.


"Katakan kau juga merindukan aku!"


Untuk merayakan hari itu, Aya dan Chris pergi ke tempat summer camp dulu berada. Hutan lindung itu jauh lebih terawat dari yang dulu.


"Aku meminta penjaga untuk tidak menebang pohonnya," ucap Chris yang menunjukkan arah di mana mereka mengubur kapsul waktu itu.


"Aku merasa terharu karena tuan muda Aldeguera bisa bertindak manis seperti ini," komentar Aya.


Sampai mereka berhasil menemukan tempat itu, penjaga yang sedari tadi mengikuti mereka langsung menggali tanah dan mencari kapsul waktu yang tertanam.


"Apa masih ada?" tanya Aya meragu.


Ternyata kapsul waktunya masih ada, saat terbuka Aya buru-buru mengambil kertas miliknya dan berlari karena tidak mau permohonannya dibaca Chris.


"Aya, tunggu! Jangan lari!" Chris mengejar gadis itu.


"Ini tidak penting jadi jangan dibaca!" Aya terus berlari.


Tapi, Chris mempu mengimbangi langkah kaki gadis itu sampai keduanya terjatuh dan terbaring di rerumputan.


Karena tidak mau Aya kabur, Chris menindih gadis itu dengan posisi telentang.


"Mau kabur kemana lagi?" Chris merasa kemenangan dan merebut kertas di tangan Aya.


Chris segera membaca kertas permohonan Aya yang membuatnya penasaran setengah mati selama ini.


Aku ingin sepuluh tahun ke depan kami bertemu dan menjadi sepasang kekasih dan menikah


Aya malu karena ada kata-kata menikah.


"Sekarang giliranku," Aya bergantian merebut kertas Chris dan dia tidak percaya dengan apa yang dia baca.


"Harus sekarang?" tanya Aya.


"Kapan lagi?" Chris berseringai. Dia pun menunduk untuk melakukan yang selama dia inginkan.


Ternyata tuan muda ingin mencium Aya dari dulu.


Aya memejamkan matanya dan tak lama merasakan bibir Chris benar-benar menyatu dengan bibirnya.


"Aaaa... Aku dicium!" batin Aya menjerit.


...***...


...TAMAT...


Jangan lupa follow akun NT dan instagram @dhevisjwta


Cerita Crystal up tanggal 1 April ya...