Secret Maid

Secret Maid
SM BAB 36 - Ketahuan



Aya masih memikirkan di mana Chris berada, saat dia bertanya pada ayahnya, Tuan Brishel mengatakan kalau keluarga Aldeguera sudah menyerahkan dirinya pada keluarga Brishel.


"Tuan muda..." gumam Aya. Entah kenapa dia jadi gelisah.


"Apa mungkin karena belum berpamitan?"


Aya belum sadar kalau dia telah dibawa kabur.


Tak lama seorang perawat datang dengan membawa beberapa makanan.


"Makanlah Nona supaya cepat pulih," ucap perawat itu.


Karena lapar, Aya menurut dan langsung makan. Setelah ini dia akan mencari ayahnya untuk menanyakan keberadaan Emily, dia ingin menghubungi Chris melalui sang kakak.


Sementara Chris sendiri masih berada di rumah sakit, bodyguard banyak yang terluka. Sisa sedikit yang bisa dia bawa untuk menyelamatkan Aya.


"Aku tinggal sebentar tapi keadaan sudah kacau," komentar Saka yang baru saja datang.


"Ini terlalu cepat, Dad. Saat aku memancing ikan, ada yang mendorongku dari belakang dan jatuh," balas Chris yang tidak mau disalahkan.


Saka menaikkan kedua alisnya mendengar alasan putranya itu.


"Bukankah aku belum memberimu kado ulang tahun?" tanya Saka seraya mengeluarkan sesuatu dari balik jasnya.


Mata Chris membelalak karena sang daddy memberinya sebuah pistol.


"Usiamu sudah legal jadi gunakan ini, saat anak buahmu dihajar itu artinya juga menghajar tuannya," lanjut Saka.


Chris menerima pistol dengan senyuman miring, dia memang beberapa kali diajari Saka menggunakan senjata api tapi sekarang dia bisa memilikinya sendiri.


"Pasti mata-mata terbaik daddy sudah menemukan lokasi Aya, 'kan?" tanya Chris merasa yakin.


"Walaupun begitu, kita tidak akan menyangkutkan polisi dalam masalah ini," balas Saka.


Saka berpikir sebagai seorang ayah yang ingin putrinya selamat, dia juga mempunyai seorang putri, kalau Crystal sakit pasti dia akan melakukan segala cara untuk membuat putrinya sembuh.


Memang benar kalau Tuan Brishel sangat egois karena rela mengorbankan putrinya yang lain untuk menjadi pendonor.


Di detik-detik akhir hidup Emily mungkin gadis itu bisa merasakan keluarga yang utuh.


"Kalau begitu, jangan buang waktu lagi," ucap Chris.


Mereka dan beberapa bodyguard yang tersisa untuk pergi ke rumah sakit pribadi keluarga Brishel.


Di sana Aya sudah selesai makan dan gadis itu meminta bertemu dengan ayahnya.


"Tuan Brishel sedang tidak bisa diganggu," ucap salah satu pengawal.


"Kalau kak Emily?" tanya Aya yang bergantian mencari kakaknya.


"Lebih baik nona kembali istirahat," pengawal itu justru meminta Aya kembali ke ruangannya.


Karena ingin menghubungi Chris, Aya akan melakukan segala cara. Dia ingin meminjam ponsel perawat tapi tidak ada satu pun yang mau. meminjamkan.


Aya tidak menyerah, dia diam-diam meminta bantuan petugas kebersihan. Beruntung petugas itu mau meminjamkan ponsel.


Sebenarnya Aya lupa-lupa ingat tapi gadis itu terus mencoba mengingat nomor ponsel Chris.


Setelah sederet nomor yang dia ketik, Aya merasa yakin kemudian mendial nomornya.


"Ayo tuan muda..." Aya bergumam dengan harap-harap cemas karena Chris tidak menerima panggilannya.


Bersamaan dengan itu tiba-tiba ponsel yang ada di tangan Aya direbut seseorang dari belakang.


"Siapa yang kau hubungi, Aya?" tanya Tuan Brishel yang mencari gadis itu sedari tadi.


"A... ayah?" Aya tampak gugup. "Itu..."


"Apa ini tuan muda Aldeguera itu? Apa kalian ada hubungan?" tanya Tuan Brishel.


"Bukan begitu, aku ingin mendengar suara tuan muda dan ingin tahu kabarnya," jawab Aya jujur.


"Oh, ternyata kau menyukainya," Tuan Brishel menyimpulkan. "Kalau begitu, kau harus melupakan dia karena Christian Aldeguera adalah jodoh Emily Brishel."