Secret Maid

Secret Maid
SM BAB 29 - Canggung



Sebenarnya Chris tidak suka ulang tahunnya di rayakan seperti ini karena menurutnya sangat kekanakan.


Tapi, Saka selalu memaksanya. Untuk pebisnis pesta bisa mendekatkan hubungan antar kolega.


Apalagi Chris mempunyai misi sendiri di pesta malam ini.


Seperti ulang tahun pada umumnya akan ada potong kue dan momen lainnya tapi sepanjang acara, Chris tidak melihat Aya.


"Di mana Aya?" tanya Chris pada adiknya.


"Aya jadi badmood semenjak datang jadi dia tidak mau bergabung di pesta," jelas Crystal.


"Kenapa bisa begitu?" tanya Chris lagi. Padahal dia sudah berulang kali menjelaskan pada Aya kalau pesta ini untuk memancing ikan.


"Aya kan tidak kenal siapa-siapa dan datang hanya untuk kakak, dia bahkan sudah menyiapkan kado khusus tapi kau justru menggandeng gadis lain, Kak," Crystal mencoba menjelaskan duduk permasalahannya.


"Jadi Aya melihatku saat menggandeng tangan Emily?" Chris harus memastikan supaya tidak salah persepsi.


"Melihat dengan sangat jelas," jawab Crystal.


Chris menghela nafasnya karena Aya salah paham padanya tapi ada satu hal yang pemuda itu sadari.


"Apa Aya cemburu?" gumam Chris sambil senyum-senyum sendiri.


Kemudian pemuda itu langsung berdehem supaya tetap terjaga wibawanya.


"Aku akan menjemput Aya," ucapnya kemudian.


"Aya ada di lantai dua," balas Crystal memberitahu.


Di tempat acara itu memang dua lantai dan ada tangga di tengah.


Belum sempat Chris naik tangga, Aya ternyata sudah turun duluan.


Chris mematung di ujung tangga, penampilan Aya seperti Cinderella yang siap berdansa dengan pangeran. Tubuh yang berbalut gaun dan wajah yang cantik dengan make up tipis ditambah rambut terurai panjang dengan sedikit hiasan kepala.


Saat di lantai dua sebelumnya, Ara berpikir sambil melihat kadonya. Dia kekanakan karena cemburu padahal dia tidak punya hubungan dengan Chris, apalagi keluarga Aldeguera banyak membantunya.


Jadi, Aya memutuskan untuk mendatangi Chris dan memberikan kado yang telah disiapkan.


"Kau sangat cantik, mau kah berdansa denganku?" Chris mengulurkan satu tangannya.


"Tapi, saya tidak bisa berdansa," Aya berusaha menolak.


"Kau hanya perlu mengikutiku," ucap Chris.


Karena mereka menjadi pusat perhatian akhirnya Aya menerima uluran tangan sang tuan muda.


Chris membawa Aya di lantai dansa yang semakin menjadi pusat perhatian.


"Wah, ternyata ini yang dimaksud Chris?"


Teman-teman Chris jadi menyadari sesuatu kalau kekasih Chris sebenarnya cantik.


Dan hal itu tak luput dari perhatian Jane, gadis itu langsung mengenali kalau yang bersama Chris adalah Aya.


"Ternyata selama ini kau bersembunyi di keluarga Aldeguera?" geram Jane.


"Awas saja, aku pasti akan memberi perhitungan padamu!"


Jane harus mencari waktu yang tepat untuk menyeret Aya, sebelum itu dia buru-buru menghubungi sang mommy.


Sementara Chris berusaha mengajari Aya berdansa, gadis itu tampak kaku dan juga malu.


"Bisa kita akhiri ini, Tuan Muda?" tanya Aya yang tidak bisa bertahan lebih lama lagi.


"Mulai sekarang panggil dengan nama," pinta Chris.


"Apa? Saya tidak bisa," tolak Aya. Dia sudah terbiasa bersikap formal pada pemuda itu.


"Kalau kau tidak mau, aku akan menciummu sekarang juga," ancam Chris.


"Jangan!" cegah Aya. Bisa-bisanya Chris akan hal memalukan seperti itu.


Gadis itu menggigit bibir bawahnya dan berusaha memanggil nama Chris dengan pelan.


"Chris..." panggilnya dengan lirih dan canggung.