
Setelah membersihkan wajah nya, Nara turun kebawah berniat makan bersama keluarga nya. Sesampainya di ruang makan ia melihat seorang pemuda yang sangat ia kenal
"Itachi?" panggil Nara sambil berjalan mendekat ke meja makan
Sedangkan yang lain menatap Nara yang tengah berjalan mendekat
"mengapa kau ada di sini?" tanya Nara ketika sudah duduk di bangku samping adik nya. Sedang Itachi menatap Nara sambil tersenyum
"Dia ingin mengajak mu keluar malam ini" ucap Kushina menggantikan Itachi yang ingin menjawab
"keluar?"
"ya, dia meminta izin dengan ayah untuk mengajak mu keluar malam ini" Ucap Minato tersenyum menatap anak gadis nya
"yah.. setidaknya ada org yang ku percaya" batinnya
"tapi..."
"Nanti dilanjutkan bicaranya, sekarang makan terlebih dahulu" ucap Kushina memotong perkataan Nara
"Itachi juga makan yang banyak" lanjut Kushina dengan menaruh lauk di Nasi Itachi
"Terimakasih bibi tapi bibi tak perlu repot repot" ucap Itachi tak enak
"Tak apa" ucap Kushina dengan duduk di kursinya
"Ya sudah lanjutkan makan nya" ucap Minato
Kemudian mereka makan dalam diam, tak ada yang membuka suara dan hanya terdengar dentingan sendok
Setelahnya mereka duduk diruang tamu dengan Itachi duduk di samping kanan Nara, Sedang Naruto duduk di samping kiri Nara
Dan Kushina serta Minato duduk bersebelahan
Mereka duduk sambil bercakap cakap
"Jika ingin main jangan pulang larut malam" ucap Kushina di benarkan oleh Minato
"iya, jaga Nara ya Itachi" ucap Minato dengan menatap Itachi, dan diangguki dengan tegas oleh Itachi
"aku ikut ya kak" ucap Naruto penuh harap
"tidak, kau harus menemani ayah ke kediaman Hyuga" ucap Minato dengan menatap Naruto tajam, sedang Naruto diam menunduk namun hati berbunga bunga walau sedih tak dapat ikut dengan kakaknya
"semoga kau berhasil" batin Nara tersenyum lebar
"Semangat Naruto" bisik Nara kepada Naruto, membuat pemuda tersebut memerah malu seperti buah kesukaan Sasuke
kakak selalu saja tahu isi pikiran ku huh pikir Naruto mendengus sebal
~
~
Dibawah bulan yang bersinar terang, Itachi dan Nara berjalan beriringan. Tidak ada yang mengeluarkan suara dan suasana tampak canggung
"Em... Nara~" akhirnya suara Itachi keluar akibat suasana canggung
"ya?" sahut Nara dengan menatap Itachi, menetralkan ekspresi untuk tak membuat suasana menjadi lebih canggung
"soal kemarin..." ucap Itachi terhenti agak ragu untuk mengatakannya namun ia harus mengatakannya
"hm, kenapa?" tanya Nara bingung. Ia menatap pemuda di depannya dengan lembut, membuat sang pemuda semakin yakin untuk membicarakan nya
"Aku ingin melamar mu...." ucap Itachi dengan menatap mata Nara dalam dalam, dan Nara pun ikut menatap Mata Itachi. Saat ini ia merasakan jantung nya berpacu lebih cepat, terdapat kupu kupu yang berterbangan di perutnya
Itachi menghadap kearah Nara dan memegang pundak Nara, kemudian ia menghadapkan Nara kehadapan nya
Dan saat ini mereka berhadap Hadapan, kemudian Itachi menggenggam tangan Nara erat dan mengusapnya lembut
"Aku ingin melamar mu, menjadikan kamu satu satu nya milikku. Menjadikan kamu pendamping hidupku, Aku sangat mencintai mu Nara
Sejak aku kenal dengan mu aku selalu merasa senang dan nyaman. Aku merasa tenang ketika bersama mu
Ketika suaramu yang merdu memasuki telingaku, itu sudah membuatku tenang" ucap Itachi tersenyum menatap Nara yang menatapnya dalam diam
*
*
*
*
*