
Kini Nara tengah beristirahat didalam kabarnya hingga ia terlelap, tetapi sebenarnya ia tidak sedang tidur karena ia tengah berada didalam sebuah ruangan yang serba berwarna putih
"Selamat datang Nara" ucap seseorang yang tiba tiba berada dihadapan Nara
"siapa kau? kenapa aku ada disini" ucap Nara dingin
"aku adalah nenek moyang mu, aku kesini ingin memberikan kekuatan ku agar kau bisa memakainya diwaktu mendatang ketika peperangan terjadi" ucap nenek moyang Nara
"peperangan?" tanya Nara
"ya, suatu saat akan terjadi peperangan yang besar. Lihatlah itu" ucap Nenek moyang Nara menunjuk kesebuah layar yang menampilkan peperangan yang teramat besar
Terlihat dilayar sebuah peperangan yang amat sengit dan menyebabkan puluhan bahkan ratusan nyawa melayang tak bernyawa. Dan ada seseorang yang sangat Nara sayangi mati didalam layar tersebut. Nara yang melihat orang tersebut mati mendekat dan memeluk seseorang yang tak bernyawa tersebut
"TIDAK... TIDAK, JANGAN NARUTO, JANGAN tinggalkan aku" teriak Nara didalam layar tersebut. Yap orang yang mati didalam layar tersebut adalah Naruto
Nara yang melihat sesuatu terjadi didalam layar tersebut ikut menangis
"tidak, itu tak boleh terjadi, itu tidak boleh" ucap Nara dengan suara bergetar
"bagaimana? bagaimana aku bisa mencegah itu agar tak terjadi? bagaimana" tanya Nara dengan menarik kerah baju nenek moyang nya, sekarang ia tak mementingkan siapa orang didepannya yang ia penting kan bagai mana cara mencegah peperangan itu terjadi
"Itu tidak bisa dicegah" lirih nenek moyang Nara yang masih bisa didengar oleh Nara
"APA? lalu.. lalu apa yang bisa ku lakukan? aku tak ingin Naruto mati" ucap Nara frustasi
"ada satu cara" ucap nenek moyang Nara
"apa itu" dengan cepat Nara menjawab
"tapi itu sangat berbahaya" ucap nenek moyang Nara
"sebut kan saja" ucap Nara
"yaitu mempertaruhkan nyawa mu, karena......"
"hm baik lah aku tahu apa yang harus ku lakukan" ucap Nara
"tapi Nara jangan lakukan hal berbahaya" ucap nenek moyang Nara
"aku tahu apa yang harus ku lakukan, jadi jangan cegah aku ketika itu terjadi" ucap Nara dingin
"baiklah... tapi aku akan memberikan kekuatan ku dulu kepada mu" ucap nenek moyang Nara dan dibalas anggukan oleh Nara. kemudian Nara duduk bersila seperti meditasi dan Nenek moyang Nara pun mengalirkan kekuatannya. Nara yang merasakan energi besar yang mengalir kedalam tubuhnya merasakan sakit bagaikan ditusuk beribu ribu pedang
"AAAKH....." teriak Nara
"ni nenek nenek ga bilang dari sebelumnya kalau bakalan sakit kaya gini, atau jangan jangan dia mau gue mati" batin Nara dengan kesalnya
Kemudian ketika kesadarannya akan hilang ia melihat bayangan Naruto, keluarga dan penduduk penduduk yang tengah tersenyum bahagia dan ia kembali bersemangat
"sebentar lagi, sebentar lagi, kau kuat Nara kau kuat" batin Nara menyemangati dirinya. selang beberapa menit penyaluran energi sudah selesai. Nara kemudian menghadap kearah nenek moyangnya dan mengangguk pertanda bahwa ia berhasil melewati ujian yang ia dapat tersebut
"kau anak yang hebat Nara, semoga kau bahagia" ucap nenek moyang Nara, membuat Nara tersenyum miris mendengarnya karena baginya ia sangat sulit mendapatkan kebahagiaan dengan menghadapi rintangan. Tetapi ia yakin jika usahanya tidak pernah mengkhianati hasil, seperti pepatah 'usaha tidak pernah mengkhianati hasil'
"ingat ini Nara jangan pernah kau sombong karena kekuatan mu, karena diluar sana masih banyak yang lebih kuat jadi jangan sombong dengan apa yang kau miliki sekarang" ucap Nenek moyang Nara dan dibalas anggukan kepala oleh Nara
Karena Nara tidak pernah melupakan pesan dari Daddy 'diatas langit masih ada langit' jadi dia selalu menanam moto itu didalam hidupnya
"dan satu lagi jika seseorang sudah menemukan/mendapat seseorang yang sangat ia sayangi dan berarti penting baginya, pasti ia akan berubah walau dia orang tersebut jahat sekalipun" ucap nenek moyang Nara dan kemudian menghilang
"apa maksudnya? terserahlah yang perlu ku urus Sekarang adalah mempersiapkan peperangan yang terjadi di waktu yang akan datang" batin Nara
*
*
*
*
*
Hi 👋
Gimana bagus ga ceritanya? semoga pada suka ya hehe
Author minta maaf klo alurnya ga nyambung hehe dan Author minta maaf klo ada kesamaan alur tokoh dll.
Dan Author berterimakasih karena sudah menyemangati Author.
tunggu terus kelanjutannya ya, dan dukung Author dengan cara like, comen, vote dan favorit
Jaga kesehatan, rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua
Sekian dari Author
PAPPAY 👋