
"maaf" ucap Nara
~
~
"eh.." Naruto menatap kakaknya
"maaf kan kakak, karena terlalu senang kakak melupakan mu" ucap Nara menyesal
Naruto senang mendengar nya, ternyata kakak nya tidak sengaja
"kakak tidak salah, itu hanya kakak lupa saja" ucap Naruto dengan senyum cerianya
Nara menatap Naruto penuh haru, adiknya sangat bisa mengerti keadaannya
"kakak janji, kakak tidak akan melakukan itu lagi. Asal kamu bilang kepada kakak jika kakak lupa lagi" ucap Nara
"hg.." angguk Naruto dengan senang
"baiklah, aku akan melakukan misi secepat mungkin" ucap Naruto penuh semangat
"Nara hanya milik ku" batin seseorang yang melihat dan mendengar percakapan adik kakak tersebut
~
~
Kini Nara dan Jay tengah berada di pasar, setelah kekantor Hokage mereka pergi ke pasar untuk menghirup udara segar
Seseorang mendekati mereka, dan memegang pundak Nara membuat Nara menoleh. Nara tersenyum kearah pemuda bersurai Hitam tersebut
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Itachi. Sepertinya ia habis belanjaan pikir Nara yang melihat Itachi menenteng sayuran Namun lebih banyak Tomat
"aku sedang bermain dan mencari udara segar" ucap Nara
Mata Itachi beralih menatap pemuda yang berada di samping pujaan hatinya. Ia tadi senang karena tak sengaja melihat Nara Namun ketika ia melihat seseorang yang berada di samping Nara dan terlihat sangat dekat dengan Nara membuatnya geram, ia terselimuti akan api kecemburuan
"siapa dia?" tanya Itachi dengan berusaha agar tak menampakkan amarahnya
"Dia kakak ku" ucap Nara membuat Itachi bingung dan bersyukur. Bingung karena setahunya Nara tak memiliki kakak dan bersyukur karena itu bukan musuhnya dalam kata lain musuh percintaannya. Namun kita tidak tahu bukan? apa yang akan terjadi kedepannya
"setahuku kau tak memiliki kakak, lalu dia kakak dari mana?" tanya Itachi
"em... dia..dia kakak angkat ku" ucap Nara dengan gugup membuat Itachi menatapnya dengan intens
"sejak?"
"beberapa hari yang lalu, di desa Suna" sahut Nara dengan cepat. Sikap Nara membuat Itachi curiga jika ada yang disembunyikan oleh Nara, Namun ia menepis pemikiran negatif nya
"Oh.. perkenalkan aku Itachi" ucap Itachi kepada Jay
"Kita harus pergi,, Jaa..." ucap Nara dengan menarik tangan Jay
Itachi menatap punggung Nara yang berjalan menjauh
"apa perasaan ku saja, jika pemuda tersebut tidak baik kedepannya?" batin Itachi dengan khawatir. Ia khawatir dengan Nara, ia takut terjadi sesuatu pada Nara
~
~
Saat ini Nara tengah menemani Jay istirahat, entah mengapa Jay tak memperbolehkan nya pergi. Jay selalu memeluknya dan memintanya ditemani. Jadi ia saat ini tengah berbaring sambil memeluk Jay
"jangan tinggalkan aku" ucap Jay membuat Nara bingung
"meninggalkan? meninggalkan untuk apa? aku tidak akan pernah meninggalkan mu" ucap Nara sambil mengusap lembut kepala Jay yang tengah menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Nara
Bagi Nara itu hal biasa, karena dikehidupan nya dulu Jay selalu tidur dengan nya dan selalu memeluknya seperti ini
"Jangan bersembunyi lagi, aku tidak bisa menemukan mu" ucap Jay dengan menangis, ia mengeratkan pelukannya terhadap Nara
"aku tidak akan pernah memainkan petak umpet lagi, karena itu yang menyebabkan mu bersembunyi dan tidak kembali. hiks...Itu permainan yang sangat menyebalkan" tangis Jay membuat Nara ikut meringis sakit mendengarnya, namun ia tak menangis karena ia tak ingin terlihat lemah
Setelah beberapa saat Jay tertidur didalam pelukan Nara, ia tak melepaskan pelukan tersebut membuat Nara tidak bisa lepas. Jadi Nara ikut tidur setelah mengecup dahi Jay singkat
Disisi lain ada Sepasang mata yang melihat mereka
"aku tak menyangka jika ia akan bersikap seperti itu...
*
*
*
*
*
Hi reders 👋
Apa kabar? Semoga baik aamiin
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Tunggu terus kelanjutan cerita nya ya 😉
Sekian dari Author
PAPPAY 👋