
"eh... siapa itu kak?" tanya Naruto yang sudah menyadari keberadaan Jay
"dia..."
"hai,, aku Jay dan aku kakaknya" sela Jay sambil mengulurkan tangannya
"kakak?...." beo Naruto sambil menatap pemuda di depan nya
"kak Nara tak memiliki kakak, dia hanya memiliki adik yaitu aku" ucap Naruto menatap pemuda di depannya
"Namun sekarang ia memiliki kakak" ucap Jay dengan entengnya
Naruto geram
"sejak kapan? berapa lama" tantang Naruto
"sejak di desa Suna, sudah beberapa hari ini" ucap Jay dengan sinis menatap Naruto, namun Naruto tak ingin kalah. ia menatap tajam pula Jay
Naruto memutar matanya malas, memijit pelipisnya melihat tingkah kakak dan adiknya
"Hei.. hentikan tatapan kalian itu" ucap Nara dengan memijit pelipisnya
"siapa dia Nara?" tanya Kushina yang melihat pemuda di samping putrinya. ia sedang berada diruang tengah tadi, Namun karena mendengar suara berisik membuatnya pergi melihat ada siapa
"dan kapan kamu sampai?" lanjut Kushina
"Dia Jay, kakak ku. Aku baru saja sampai" ucap Nara
"kakak?"
"Ya, boleh kan ia menjadi kakak ku" ucap Nara penuh harap
"Em..." Kushina bingung harus menjawab apa, di satu sisi Nara menatapnya dengan harap namun disisi lain Naruto menatapnya tajam seperti mengeluarkan kata jangan dari sorotan mata tersebut. Dan ditambah oleh Jay yang menatapnya pula, membuatnya gerigi harus menjawab apa
"aku jawab apa?" batin Nya
"klo ibu tidak masalah, tapi tanya dulu dengan ayah mu" ucap Kushina
"yatta! terimakasih ibu" ucap Nara dengan senang berbanding terbalik dengan Naruto yang mendengus kesal
"ayo masuk" ucap Nara dengan menarik Jay kedalam meninggalkan Naruto yang menatapnya dengan sedih
"kakak melupakan ku?" batin Naruto
"aku belum pernah melihat Nara sesenang ini" batin Kushina yang melihat Nara sangat senang. Ia turut senang melihat Nara senang
"apa yang dilakukan pemuda itu kepada kakak ku sehingga bisa seperti itu?" batin Naruto yang Entah kenapa ia tak yakin dengan pemuda bernama Jay tersebut. Dengan kata lain ia tak yakin apa kah Jay baik untuk kedepannya atau tidak, Namun jika kakaknya senang apa boleh buat
~
~
Nara beserta family dan Jay tengah sarapan bersama. Tentang Jay, Minato menyetujuinya menjadi keluarga mereka
"Jay, Nanti kau pergi ke kantor Hokage untuk melapor dan mengisi formulir" ucap Minato yang sudah menyelesaikan sarapannya
"Kau harus melapor jika ingin tinggal disini" lanjut Minato diangguki setuju oleh Kushina, sedangkan Naruto hanya menatap saja
"Baiklah" jawab Jay
"pergi bersama ku saja, barang kali kakak belum tahu tempat tempat disini" sahut Nara dengan meletakkan sendok nya, pertanda ia sudah selesai sarapan juga
"Naruto..."
"Kau ada misi" sela Minato menghentikan ucap Naruto, membuat Naruto berdecih kesal
"Tapi..."
"Jika bukan kamu yang melakukan misi, lalu siapa?" ucap Kushina
"baiklah" pasrah Naruto
Nara menatap Naruto, ia kasihan terhadap Adiknya
"Semangat Naruto, Jika kau sudah selesai kita akan bermain bersama" ucap Nara dengan menyemangati Naruto, membuat Naruto senang namun kemudian kembali sedih
"benarkah? tapi sepertinya tidak" lirih Naruto namun masih bisa didengar
"mengapa?" bingung Nara
"semalam saja kakak meninggalkan ku" ucap Naruto dengan menunduk sedih. Nara terdiam, ia baru ingat jika semalam ia tak sengaja meninggalkan Naruto karena ia merasa senang saat itu
"Maaf" ucap Nara
*
*
*
*
*