Reincarnation: Into The World of Naruto (Konoha)

Reincarnation: Into The World of Naruto (Konoha)
Chapter 37



Beberapa Minggu kemudian


Selama beberapa Minggu ini hubungan Nara dan Itachi semakin dekat dan sepertinya ia juga sudah memiliki perasaan dengan Itachi, karena sikap Itachi yang perhatian dan selalu mengerti keadaan nya membuatnya luluh akan perbuatan Itachi


Namun, terkadang Jay (palsu) menjadi penghalang hubungan mereka. Seperti saat ini


"Kak.. aku akan pergi keluar dengan Itachi sebentar" ucap Nara memegang tangan kakaknya


"Tidak!" halang Jay (palsu) kepada Nara


Nara bingung dengan kakaknya, akhir akhir ini dia selalu menghalanginya berdekatan dengan Itachi


"memang kenapa kak? aku bingung mengapa kakak sangat tidak memperbolehkan ku dengan Itachi, mengapa?" tanya Nara memastikan kepada kakaknya


Jay (palsu) terdiam, ia tak tahu harus berkata apa. Ia tak mungkin bukan jika mengatakan perasaannya yang sebenarnya


"ayolah kak jelaskan! aku tidak pernah menggunakan kekuatan ku (membaca pikiran) kepada kakak. Kenapa? karena kakak, kakak ku. Aku sangat percaya pada kakak, jadi ku mohon jelaskan" lanjut Nara panjang lebar


Nara menatap kakaknya dengan pandangan memohon, ia sangat tak ingin memakai kekuatannya kepada kakaknya. Karena ia selalu percaya padanya


"Kakak... kakak hanya.. hanya tak ingin kamu berdekatan dengannya,, aku.. aku takut dia tiba tiba menyakiti mu" ucap Jay (palsu) dengan gugup membuat Nara curiga


"Dan aku tidak ingin adik ku disakiti!" lanjut Jay (palsu) dengan tegas, Nara mendengarnya.. ia mengangguk paham mengapa kakaknya bersikap seperti ini


"kak~ Itachi orang yang baik.. kau tahu itu, jadi tenang lah" ucap Nara dengan lembut mencoba membuat kakaknya mengerti


"Tapi..."


"Percaya pada ku~" ucap Nara dengan lembut, ia menatap mata kakaknya begitupun dengan kakaknya yang menatap dirinya. Dan terjadi lah aksi tatap tatapan


"apa kau memiliki perasaan dengannya?" tanya Jay (asli), ya saat ini Jay asli mengambil tubuhnya dan mengendalikannya. Karena melihat Jay palsu (zetsu Hitam) yang seperti ingin marah, ia tak ingin Sang zetsu membuat keributan


"aku.. entah lah kak,, aku tak tahu" ucap Nara dengan malu dan terdapat semburat rona tipis dipipinya


"Tanya kan pada hati mu. Jika sudah ketemu, yakin kan hati mu" ucap Jay dengan mengelus pipi lembut milik adiknya, ia senang jika adiknya memiliki pasangan nantinya


Berbanding terbalik dengan Jay palsu (Zetsu Hitam) ia tak senang melihatnya, hatinya terbakar (emang punya hati 🤭❎). Melihat Nara yang malu malu membahas lelaki lain selain dirinya (emang dia kenal Ama lu❎) membuat Ia geram, ia tak ingin Nara nya diambil orang lain selain dirinya


"Baiklah kak, aku pergi dulu. Jaa..." ucap Nara dan berlalu pergi keluar dari kamarnya. Kamar yang terkadang ia tempati bersama kakaknya


"semoga kau selalu bahagia Nara" gumam Jay (asli)


"aku tak akan membiarkan ia dengan yang lain, dia hanya milik ku" ucap Zetsu hitam


Jay (asli) geram mendengar ucapan Zetsu hitam. Ia bertelepati dengan Zetsu hitam


"*hentikan sikap mu itu! dia tidak akan pernah bersama mu" geram Jay


"jika ia tak bisa kumiliki, orang lain pun tak akan bisa" ucap Zetsu hitam


"biarkan dia bahagia dengan pilihannya! kau jangan memaksa" ucap Jay


"Kau tidak akan pernah bisa mengambil hatinya, karena di hatinya sudah ada orang lain! dan kau tidak bisa mengambil hatinya jika kau terus berada didalam tubuh ku, Kau tidak akan mungkin mengambil hatinya jika terus berada didalam tubuhku. Jika kau ingin dekat dengannya, kau tidak menggunakan tubuh ku. Kau tunjukan jati diri mu yang sebenarnya*!"


*


*


*


*


*