
"ya.." ucap Nara dengan senyuman nya
~
~
"apa buktinya?" ucap Jay yang berusaha memastikan, walau ia sudah tahu jika adiknya didepannya. Melihat dari aura dan sorot matanya terhadap Jay. Sudah membuat Jay tahu, namun ia ingin memastikan dan mengetes apakah Nara mengingat kenangan mereka
"Bukti? hm... dulu kakak sangat tidak suka makanan manis, namun aku memaksa kakak memakannya dan aku memaksa kakak untuk kuliah ditempat yang ku pilih haha..." tawa Nara yang mengingat kenangan mereka
"Dan ketika aku memaksa kakak untuk menikah, Namun kakak tidak ingin menikah hahaha..." lanjut Nara dengan tawanya
"Dan....."
Grep... Jay langsung memeluk Nara, menyalurkan perasaan hangatnya
"kakak sangat merindukan mu.." lirih Jay dengan berlinang air mata. Ia sangat senang bisa memeluk Nara kembali
"aku juga sangat merindukan kakak" ucap Nara membalas pelukan Jay. Mereka berdua menangis melepaskan kerinduan mereka
"jangan pernah tinggalkan kakak lagi" ucap nya dengan lirih kemudian tertidur dipelukan Nara
Nara yang merasakan Nafas Jay yang beraturan membuatnya melepaskan pelukannya, kemudian membaringkan Jay
"mimpi indah" ucapnya dan mengecup dahi Jay dengan singkat
Berjalan kearah Kamar mandi untuk membersihkan Darah yang menempel di badannya
Dari kejauhan Terdapat satu pasang mata yang menatap mereka penuh arti
~
~
Beberapa hari kemudian
Setelah beberapa hari mereka berada di desa Suna mereka memutuskan untuk kembali ke desa Konoha, Karena mereka sudah selesai malah mereka membantu membangun rumah rumah untuk penduduk desa di sana
Selama beberapa hari ini Kakashi, Obito, dan Shinobi lain sudah menerima keberadaan Jay. Walau terkadang Kakashi dan Obito cemburu melihat kedekatan Jay, Namun mereka bisa apa? Nara sudah bilang kepada mereka jika Jay adalah kakaknya di kehidupan sebelumnya. Dan walau awalnya mereka terkejut tapi mereka menerimanya
Kini mereka berada di depan pintu masuk desa Suna (gerbang)
"Hati hati di jalan" ucap Tamari sang Ninja pengguna elemen angin
"hg" angguk Nara dan para Shinobi
"Kami pergi" ucap Obito dan diangguki oleh Gaara
Gaara mendengus kesal melihat Nara yang sangat memperhatikan pemuda bernama Jay didepannya. Setahunya pemuda tersebut hanya kakak angkat Nara, karena Nara hanya berkata mengangkatnya menjadi kakak
Tidak mungkin bukan jika Nara membocorkan rahasia nya kepada orang lain. Biarkan Kakashi, Obito dan Shazero saja yang tahu. dan kini bertambah dengan Jay, tak tahu jika yang lain
~
~
Setelah melewati beberapa rintangan, Nara dan yang lain sampai di desa ketika malam hari
"Tenanglah" ucap Nara dengan menggenggam tangan Jay, disambut dengan senang hati oleh Jay
Nara dan Jay saat ini berada di depan kediaman Namikaze. Kakashi dan yang lain sudah kembali, Namun ada yang pergi kekantor Hokage untuk melaporkan jika mereka sudah selesai melaksanakan misi
Tok...Tok... Nara mengetuk pintu dan Krek suara pintu terbuka menampilkan pemuda berambut kuning dan berkumis kucing
"Kakak~" ucap Naruto dengan senang, ia memeluk Nara dengan erat. Tak menyadari ada yang menatapnya tak suka
"Dia adik ku disini" ucap Nara kepada Jay
"aku tahu" ucap Jay ketus, ia sebenarnya tak suka Nara didekati yang lain. Namun apa boleh buat, Nara sekarang memiliki keluarga dan sebentar lagi ia masuk dalam keluarga tersebut. Namun itu belum pasti
*
*
*
*
*
Hi reders 👋
Apa kabar? semoga sehat semua
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Dukung dan Tunggu terus kelanjutan cerita nya ya😉
Jangan lupa rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua
Sekian dari Author
PAPPAY 👋