
"kami akan menjaga kamu, karena kamu yang membuat hubungan kami membali membaik" batin Kakashi dan Obito yang secara tak sengaja membatin bersamaan
Flash Back off
~
~
"oh ya Kakashi dan Obito kapan kalian selesai misi?" tanya Minato
"kami kemarin malam selesai misi, dan karena mendengar Nara masuk rumah sakit jadi kami ke sini" ucap Obito yang di benar oleh Kakashi
"ayah lebih baik membantu kakek Hiruzen saja, Nara baik baik saja" ucap Nara dingin dan diangguki oleh Minato
"ibu juga, pasti ibu menjaga ku semalaman dan tidak istirahat. lebih baik ibu pulang dan istirahat" ucap Nara
"tapi.."
"aku akan baik baik saja" potong Nara
"ada kami juga di sini" ucap Kakashi yang di angguki Obito membenarkan apa yang di ucapkan Kakashi. toh mereka tidak ada kerjaan
"baiklah, ayah dan ibu pergi dulu" ucap Minato kemudian berlalu pergi bersama Kushina
"kau juga Naruto.. Kau harus ke Akademi" ucap Nara lembut, dengan berat hati Naruto mengiyakan perkataan kakaknya dan berlalu pergi
Dan tersisalah mereka bertika diruangan itu
Obito mendekat ke arah Nara dan mencubit pipi Nara karena gemas
"kau ini membuat ku khawatir, apa ada yang sakit?" tanya Obito
Eh By the way Wajah Obito udah sembuh dan ngga rusak lgi karena udah di obatin sama Nara, Jadi Obito kembali menjadi tampan (eaa...β)
Back to story
"tidak, tapi wajahku sakit karena ulah mu" ucap Nara dengan mengusap usap pipinya yang di cubit oleh Obito
"kau tahu sendiri jika dia akan melakukan itu jika bersama mu" ucap Kakashi yang sekarang sudah duduk di sofa rumah sakit
Obito yang mendengar perkataan Kakashi hanya tersenyum tidak bersalah, karena memang benar jika Obito bertemu dengan Nara pasti ia akan selalu mencubit pipi tembem milik Nara
"haish... tak berubah sekali" ucap Nara dingin
"kau pun sama, masih saja bersikap dingin" balas Kakashi
"kau juga Kakashi" sahut Obito
"kau bahkan tak berumah sama sekali" Ucap Kakashi menimpali ucapan Obito
"kau juga..."
"kau juga.."
"kau juga.."
"kau juga..."
"sudah lah.. semuanya tidak ada yang berubah" lerai Nara yang pusing melihat perdebatan mereka
"ada satu yang tidak" ucap Kakashi dan Obito bersamaan, membuat Nara bingung dengan mengangkat alisnya seolah olah mengatakan apa? dengan ekspresi nya
"perasaan kami" ucap Kakashi dan Obito secara bersamaan
"perasaan? jangan bilang kalian..."
"tidak!" potong mereka berdua dengan cepat takut Jika Nara berpikir yang aneh aneh
"lalu apa?" tanya Nara
"perasaan kami berubah terhadap mu" ucap Kakashi
Tersenyum cerah
"aku pun menyayangi kalian" ucap Nara, dalam hati ia bersyukur memiliki banyak orang yang menyayangi nya
"aaa... kau catik dan imut sekali,, jadi sayang jika kau harus menikah nanti. lebih baik kau tak usah menikah" ucap Obito dengan memeluk Nara, Nara yang tersenyum menjadi luntur
"tapi..."
"yang di katakan oleh Obito benar, aku mendukungnya" ucap Kakashi membenarkan perkataan Obito
"jadi mulai sekarang kau harus mematuhi peraturan kami, yaitu dilarang dekat dekat laki laki lain dan selalu berada di dekat kami" ucap Obito yang diangguki oleh Kakashi
Nara yang mendengar hanya bisa merutuki mereka di dalam Hati, ia menarik kembali kata katanya. Tetapi ia juga yakin ini demi kebaikannya
~
~
30 menit berada diruangan dan tidak melakukan apa apa membuat Obito bosan melihat kearah Kakashi yang tengah membaca buku yang selalu di bawa Kakashi membuat ia mendengus sebal. Kemudian beralih ke arah Nara yang memejamkan matanya, ia tahu jika Nara tidak tidur hanya sekedar menutup mata
"Nara bosen~ apakah ada cerita yang seru atau apa gitu" rengek Obito seperti anak kecil yang minta mainan (ga inget umur ni orangβ)
"itu dengan Kakashi" ucap Nara yang masih memejamkan matanya, tak berniat untuk membuka mata
"aish.. aku tak mau itu~" rengek Obito
Nara yang sudah bosen dengan rengekan milik Obito memilih membuka mata dan duduk bersandar di ranjang
"baiklah" ucap Nara membuat Obito senang dan membenarkan duduknya menghadap ke arah Nara begitu pun dengan Kakashi yang menutup buku favorit nya
"ini kisah nyata, dan dengarkan baik baik" ucap Nara yang diangguki oleh Obito
"ada beberapa anak yang masuk kedalam sebuah rumah kosong yang sudah tak berpenghuni selama bertahun tahun dan tidak pernah keluar lagi" ucap Nara
"hanya itu?" tanya Obito
"hm" dehem Nara
"tidak menakutkan" ucap Kakashi. Nara menyeringai membuat Obito dan Kakashi merasakan firasat buruk
"tidak menakutkan bagai mana? disaat anak anak itu menyelinap dan hanya aku yang tahu" ucap Nara dengan seringai diwajahnya membuat Kakashi dan Obito terdiam tak bergeming
"*bodoh nya aku minta di cerita kan"
"ini yang tidak aku inginkan*"
*
*
*
*
*
Hi π
Nande? Nande? apakah cerita Author menghibur? semoga saja menghibur
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Terimakasih buat yang selalu mendukung dan menunggu kelanjutan cerita Author
Ingat!! rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua
Sekian dari Author
PAPPAY π