
Alexandrina Narandita adalah seorang gadis cantik yang berasal dari keluarga Alexander, Keluarga pemilik perusahaan terbesar di dunia setelah A'N Company perusahaan milik Nara sendiri dan itu tidak diketahui oleh keluarganya. Selain itu Naran juga seorang Komandan pasukan khusus militer yang dingin dan selalu kejam saat menghadapi musuh.
"Hormat Komandan" ucap bawahan Nara dengan gugup jujur saja walau ia sering menghadap kepada komandannya, ia masih saja gugup menghadapi aura mengintimidasi milik komandan mereka.
"hm. ada apa?"
"ada seseorang yang menggelapkan data keuangan perusahaan anda komandan" ucap anak buah Nara yang ditugaskan menjaga perusahaan milik Nara
"Ck, hama pengganggu" ucap Nara dingin
"Zero!"
"Ya komandan"
"kau tahu bukan apa yang harus kau lakukan?!" tanya Nara lebih tepatnya pernyataan
"tahu komandan"
"Bagus, sya ingin kepala mereka semua sudah berada di markas besok, paham!"
(Markas yang dimaksud adalah tempat tersembunyi mereka, karena mereka pasukan rahasia maka dari itu mereka membuat markas)
"paham komandan"
"Good, you can go out now"
Zero dengan cepat memberi Hormat dan berlalu karena dia sungguh tak tahan dengan aura mengintimidasi/membunuh milik Komandan nya.
Sedangkan Nara kini tengah memainkan petir ditangannya
PETIR!
Ya Petir, Nara memiliki elemen bahkan semua elemen termasuk cahaya dan kegelapan tetapi ia belum tahu jika ia memiliki elemen cahaya dan kegelapan karena elemen tersebut masih di segel.
Nara juga memiliki ruang waktu, didalam ruang waktu tersebut Nara menyimpan barang berharga miliknya disana dan ia pun bisa menempatinya. Perbedaan waktu di dalam ruang waktu adalah jika 2 hari berada didalam ruang waktu berarti 1 menit didunia luar, yg berarti 1 hari - 30 detik
Back to story
Drt... drt...drt...
"halo Naran"
"ada apa dad?"
"cepatlah pulang, kita akan makan malam diluar bersama kakak mu"
"tapi dad..."
"kali ini tidak ada penolakan Narandita"
"baiklah, aku akan segera pulang" pasrah Nara yang tak bisa membantah keinginan Daddy yang ia sayangi itu
Nara keluar dengan tergesa karena tak ingin terlambat jika tidak sang Daddy akan menceramahi ya habis habisan.
Karena terlalu terburu buru disebuah belokan tajam Nara yang tak terlalu fokus mengendara karena harus menjawab pesan dari Daddy nya yang meminta ia segera datang dan tidak terlambat, tidak menyadari jika ada sebuah bus berisi anak sekolah datang dari arah yang berlawanan.
Dengan sigab Nara membanting setirnya dan menggelinding kearah jurang dan alhasil Nara terjerumus kedalam jurang.
Nara hanya bisa pasrah, entah kenapa disaat ini kekuatannya tidak bisa digunakan seperti ada yang menghalanginya/ menahannya
"Huff... dad, kak maaf Naran tak bisa bersama kalian lagi, maaf karena Naran selalu membantah kalian, Naran sayang kalian" lirih Nara
"ga nyangka gue bakal mati karena kecelakaan, gue kira gue bakal mati di pertempuran atau di tangan musuh. Tapi untung bus itu gpp" setelah mengatakan itu, semuanya menjadi gelap.
Disisi lain
Tn Alexander yang mendapatkan berita jika putrinya mengalami kecelakaan langsung bergegas menuju lokasi kejadian, sesampainya disana dia melihat banyak polisi yang berjaga dan tim SAR yang sibuk mencari Nara
"Dimana putriku?" tanya Tn Alex
"maaf tuan kami belum menemukannya, tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukannya" ucap kepala kepolisian
"putriku maaf kan Daddy seharusnya Daddy tidak menyuruhmu untuk cepat cepat datang. jika tidak kejadian ini mungkin tak akan terjadi" lirih Tn Alexander
"adek gue, dimana adek gue? gue mau adek gue. adek gue gak mungkin mati" teriak seorang pemuda yang baru datang. pemuda tersebut adalah kakak dari Nara yang bernama Jay Alexander
"tenanglah Jay" Tn Alex berusaha menenangkan menenangkannya
"bagai mana Jay bisa tenang dad! Jay mau Nara dad. KALIAN CEPAT TEMUKAN ADEK GUE KLO TIDAK KEPALA KALIAN AKAN HILANG DARI KEPALA KALIAN" teriak Jay frustasi
*
*
*
*
*
Hi👋
Bagaimana ceritanya? bagus tidak? semoga pada suka ya dan Author mohon maaf klo ada kesamaan alur, penokohan dll. Maaf juga klo ada typo hehe
Ini karya kedua Author, karena sebelumnya Author pernah buat cerita tapi di hp Author yg satunya karena hp itu rusak jdi author buat cerita lgi.
karena author masih pemula untuk membuat cerita, jdi mohon bantuannya ya
jaga kesehatan, ingat apa yang dikatakan orang tua
sekian dari author
PAPPAY 👋