Reincarnation: Into The World of Naruto (Konoha)

Reincarnation: Into The World of Naruto (Konoha)
Chapter 22



"Mereka bertengkar(menunjuk Sasuke dan Itachi), lalu aku melerainya. Tapi ketika aku melerainya mereka malah tak mendengarkan ku~" Ucap Naruto dengan mimik sedih di wajahnya


"yah tak masalah lah melibatkan mereka" batin Naruto


"bocah ini..." batin Itachi dan Sasuke geram. Sedang Shazero hanya menatap saja


Nara terkekeh geli karena adiknya terlihat imut sekali, mencubit pipi Naruto dengan gemes


"sudah sudah jangan menangis" ucap Nara menghibur Naruto


"kalian dengar apa yang di katakan adikku! jangan pernah membuat adikku menangis, lihat saja apa yang terjadi jika kalian sampai membuatnya menangis" ucap Nara menatap Sasuke dan Itachi dengan tajam


"dan jangan selalu bertengkar" sahut Shazero, sedangkan Naruto tersenyum mengejek ke arah Itachi dan Sasuke


Naruto segera membuat mimik wajah sedih kembali ketika kakaknya menatap nya


"sialan" batin Itachi


"sepertinya mereka (Naruto dan Shazero) harus benar benar ku singkirkan" batin Sasuke


"kalian dengar itu?!" ucap Nara dan segera diangguki pasrah oleh Itachi dan Sasuke namun mereka merutuki Naruto dan Shazero


Tok..Tok


Ketukan pintu terdengar membuat seluruh atensi melihat siapa yang ingin masuk


"Nara~" panggil Kushina


"ya Bu" ucap Nara


"bagaimana keadaan mu? apakah masih ada yang sakit?" tanya Kushina


"aku sudah baik baik saja Bu, apa ibu tak lelah menanyakan itu terus?" ucap Nara


"Hehe.. Ibu menyiapkan makanan dan buah buahan untukmu" ucap Kushina, berjalan mendekat kearah Nara yang tengah berbaring. Ia duduk di kursi samping Nara, membuka bungkusan yang ia bawa


"oh iya, karena ibu membawa lebih kalian makan juga" ucap Kushina kepada Naruto, Sasuke, Itachi dan Shazero. Mereka mengangguk dan ikut makan bersama


~


~


Disisi lain di sebuah ruangan yang gelap terdapat pemuda yang duduk di sebuah kursi yang megah, ia menatap kepada segerombol pemuda yang berlutut didepannya. Terlihat jelas jika mereka adalah bawahannya


"Sebelum aku sadar apa saja yang kalian lakukan?" suara pemuda tersebut keluar terdengar lembut tapi mematikan


"ka~ka~kami mencari tahu tentang wanita itu" ucap bawahannya dengan tergagap


"lalu?!"


"payah!" ucapnya dengan menggenggam udara, tapi itu bukan menggenggam udara biasa. Terbukti anak buahnya lenyap semua ketika ia sudah selesai menggenggam udara


"Bereskan mereka, sepertinya kekuatan ku belum sepenuhnya kembali" ucap pemuda tersebut


"Anda benar Tuan. Karena biasanya mereka akan menjadi debu jika tuan melenyapkan mereka. Lebih baik anda kembali istirahat agar kekuatan anda kembali sepenuhnya" ucap bawahannya yang berada di sampingnya, sepertinya ia adalah tangan kanan nya


"hg.. kau benar" ucapnya berlalu pergi


"penjaga! bereskan mereka" ucap tangan kanan pemuda tersebut dan berlalu pergi mengikuti Tuannya


~


~


"Nara tumbuh semakin kuat, aku takut banyak yang mengincar dirinya" ucap Minato yang tengah berdiskusi diruang Hokage


"kau benar, bagai mana pun dia masih kecil walau otaknya terbilang jenius tidak bahkan sangat jenius" ucap Hiruzen


"lalu kita harus apa?" tanya sunade


Ya~ sunade sudah menjadi Hokage dan sekarang dia ikut rapat tersebut


"kita harus menjaganya, apalagi sudah banyak yang tahu akan kekuatannya walau tak sepenuhnya tahu akan kekuatan darinya" ucap ketua klan Hyuga


"kau benar, apalagi kita berhutang kepadanya. Dia sudah membuat kita berdamai" sahut ketua klan Uchiha dan diangguki oleh semuanya


*


*


*


*


*


Hi 👋


Nande? Nande? apakah cerita Author menghibur? semoga saja menghibur


Author minta Maaf klo ada typo yang bertebaran dan alur cerita yang tidak memuaskan


Tunggu terus kelanjutan cerita dari Author


~Sekian dari Author


PAPPAY 👋