
Walau ide ini bodoh, Namun aku menyukainya. Dengan ide ini aku bisa selalu bersamanya
Namun Jay ini selalu melawan, dia sangat tidak memberiku izin
Dan kemudian aku dengannya membuat kesepakatan dengan dia boleh mengambil alih tubuhnya, tapi dengan syarat dia tak boleh membocorkan keberadaan ku
Walau sedikit merugikan, Tapi tak apa lah yang penting aku bisa bersamanya Haha...(malah ketawa -_-❎)
Hari hari ku jalani bersamanya, dia sangat manis. Dia selalu perhatian kepadaku dan itu membuat ku makin menyukainya, Yah... walau sebenarnya perhatian itu untuk Jay. Bukan untuk ku
Tapi aku menikmatinya haha... yang penting aku bisa bersamanya, selamanya... (heh! takdir lu ada di tangan Author ye..❎)
Dan suatu hari... Dia pergi dari dunia ini, untuk selamanya, dia meninggalkan kami (aku dan Jay). Aku sangat marah, aku frustasi. aku ingin dengannya... Jay pun frustasi. Sehingga aku bisa mengambil alih tubuh nya, aku ingin mengambil Nara. Aku ingin menghidupkan Nara, walau mustahil. Karena di dunia ini aku tak bisa menghidupkannya
Namun, setidaknya aku bisa bersamanya. Walau... hanya dengan tubuhnya
Tapi mereka malah menyuntik diri ku dengan obat penenang. Hingga aku melupakan kejadian itu akibat terlalu frustasi
Namun dia (Zero) membawaku kesebuah pemakaman, dan di sana aku melihat Nisan bertulis Namanya (Nara)
Aku mengelak, itu semua tidak mungkin terjadi aku frustasi. Namun dia (zero) berkata kepada ku untuk hidup demi Nara
Dan aku pun hidup demi Nara, dan aku selalu mencari cara agar bisa bersamanya. Dengan kata lain aku berusaha untuk bunuh diri agar bisa bertemu dengannya
Namun dia (Jay) berkata kepadaku jika aku bunuh diri sama saja aku tidak bisa bertemu dengannya. Karena jika aku bunuh diri itu adalah dosa, yang dengan kata lain aku bukannya bertemu dengannya (Nara) malah bertemu dengan api yang membara
Aku mengurungkan Niat ku, hingga sesuatu terjadi.
Jay kecelakaan dengan aku yang masih di dalam tubuhnya. Kami berdua terpental masuk kedalam tubuh seseorang, yang ku ketahui dia telah tiada
Namun hal mengejutkan terjadi, tubuh orang yang kami tempati ternyata sangat mirip dengan Jay
Kami menemui pemilik tubuh tersebut, walau hanya Jay yang menemui. Katanya ia menyerahkan tubuhnya untuk Jay, ia dulu orang jahat dan sekarang ia menyesali itu. Ia meminta Jay untuk mengubah semuanya, membuatnya tampak terlihat menjadi lebih baik. Dan Jay mengiyakan itu
Namun, aku tidak. Aku akan mengambil alih tubuh ini kembali, walau tubuh ini ditakdirkan untuk Jay. Dan aku tak bisa mengambil alih sepenuhnya, Namun aku akan mengambil nya.
Jadi kami kembali bersama.... menempati tubuh yang sama. Aku memanfaat kan situasi ini, namun aku memberitahu dengan satu orang yang selalu setia dengan pemilik tubuh ini
Aku menceritakan kebohongan dengannya
"Sebenarnya aku bukan pemilik asli tubuh ini, sang pemilik asli aku kurung didalam diri nya sendiri. Selama ini kalian hanya bersama ku, tidak dengannya" ucap ku. Wah kebohongan yang sangat besar haha...
"benarkah? jika itu memang benar. Aku tak masalah, karena selama ini kami selalu bersama mu namun kasihan juga dirinya" ucap Tangan kanan Jay, yang sekarang menjadi tangan kanan ku juga
"haha.. benarkah? Namun sepertinya aku tak akan selalu berada di tubuh ini. Karena aku akan memberi Jay kesempatan" ucap Ku membuatnya bingung
"Jay? kesempatan?" tanya nya
"Jay.. nama pemilik asli tubuh ini, dan kesempatan itu adalah bisa bersama kalian" ucap ku menjelaskan dan sepertinya ia sudah mengerti
Dan suatu hari... di desa Suna terjadi peperangan. Peperangan yang disebabkan anak buahku
Namun aku tak menyangka, aku merasakan keberadaannya (Nara). Aku langsung pergi kesana, aku melihatnya. Ia tengah bertarung melawan anak buah ku, dia tak pernah berubah. Dia selalu kuat dan istimewa
Aku menemuinya, namun tidak mungkin bukan jika aku tiba tiba menemuinya. Jadi aku berencana melukai diri ku sendiri hingga seorang Shinobi datang membantu
Ketika sampai didepannya (Nara). Ia bergetar, ada tatapan rindu dari sorot matanya
Aku pun sangat merindukannya, dan sepertinya Jay juga sangat merindukannya. Terbukti dari dia yang memberontak ingin Menemuinya, jadi aku membiarkannya menemui Nara
Hari hari mereka lalui (Jay dan Nara) aku bersabar menunggu, hingga hari itu. Di Konoha, aku mengambil alih tubuh Jay. aku langsung memeluk Nara dan tak memperbolehkannya pergi, kami (aku dan Nara) tidur bersama dengan aku yang memeluknya selalu. Aku menyembunyikan wajahku kepala ku diceruk lehernya, harum yang selalu ku rindukan
Aku ingin waktu berhenti dan membiarkan ku selalu bersamanya, walau aku tak bisa memiliki nya
Karena jika aku memasuki tubuh orang lain dan mendekati Nara, itu sesuatu yang tidak mungkin. Karena Nara orang yang sangat dingin kepada siapa pun, dan melelehkan hatinya sangat lah sulit
Jadi aku hanya bisa memanfaatkan tubuh Jay agar bisa dekat dengan nya
Aku ingin selalu dengannya...
Jay palsu POV end
*
*
*
*
*
Hi reders 👋
Apa kabar? semoga baik baik saja
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Author minta maaf jika alur nya merumitkan
Cerita ini hanya imajinasi semata
Sekian dari Author
PAPPAY 👋