
**Karena disini banyak yang nanya maksud dari Nara
Jadi gini Nara bercerita tentang anak anak yang masuk rumah kosong tak berpenghuni dan setelahnya ga keluar lagi, kaya ilang gitu. Lalu ga ada yang tau sedangkan Nara tau. yang berarti... (kalian tahu lah**)
Back to story
"*Bodohnya aku minta diceritakan"
"ini yang tidak aku inginkan*"
~
~
Suasana hening tidak ada yang bersuara, sedangkan Nara kembali berbaring menutup mata
"Ekhem.. jadi Nara bisa kamu jelaskan?!" ucap Kakashi yang sudah kembali sadar dari keterkejutannya
Mendengar suara Kakashi membuyarkan lamunan Obito dan ia ikut menatap Nara yang tengah menutup mata
"aku tak suka ada yang menjelekkan seseorang" ucap Nara yang masih memejamkan matanya
"seseorang?"
"hm.. mereka menjelek jelekan adik ku" ucap Nara
"hanya karena itu?" tanya Kakashi
"hanya kamu bilang?!" ucap Nara yang langsung membuka matanya dan menatap Kakashi tajam membuat kakashi gemetar begitu pula Obito
"mereka dengan berani menjelekkan orang yang begitu berharga bagi ku. orang yang berani mencari masalah akan ku musnahkan dari dunia ini. Siapa pun itu, akan aku musnahkan" ucap Nara dingin sangat sangat dingin, menyebabkan suhu ruangan menjadi turun drastis dan menyeramkan
"kakak..." panggil seseorang dengan ceria, memasuki ruangan yang tadi nya gelap menjadi cerah kembali
"eh tadi di luar terlihat gelap, tapi sekarang kembali cerah. Ada apa ya?" batin Naruto bingung. Menepis kebingungan, dirinya mendekati Nara dengan ceria membiarkan Nara mengusap rambutnya
"kenapa pulang lebih cepat? kamu tidak bolos kan?" tanya Nara dengan lembut
"untung ada Naruto" batin Kakashi dan Obito bersamaan. Mereka bersyukur Naruto datang diwaktu yang tepat
"Tadi belajar sebentar terus sensei di panggil buat Rapat jadi Naruto pulang lebih awal" ucap Naruto dan diangguki oleh Nara
"kamu ga main bareng temen kamu hm?" tanya Nara lembut
"emm..." Naruto menundukan kepalanya tak tahu harus menjawab apa, jika ia bilang ia tak memiliki teman takut kakaknya khawatir. Sedang kan Sasuke dan Shazero kembali lebih dulu karena mereka ingin berlatih
Nara yang melihat adiknya menunduk sudah tahu apa yang terjadi, mengepalkan tangan dengan kuat kaparat! awas saja mereka umpat Nara dalam hati tak sengaja mengeluarkan aura suram dari dirinya
"sepertinya Nara marah besar" batin Obito
"Em.. tidak, Naruto hanya ingin lebih cepat bertemu dengan kakak" ucap Naruto dengan ceria membuat Nara kembali menarik aura nya
"benarkah?"
"eng..." angguk Naruto dengan semangat membuat Nara terkekeh
"kalau begitu, kemari. Tidur dengan kakak" ucap Nara menggeser kesamping membiarkan Naruto berbaring di sampingnya
Dengan senang hati Naruto tidur di samping Nara, memeluk kakaknya dengan erat seolah tak ingin lepas
Sedang kan Kakashi dan Obito menatap iri kearah Naruto yang sangat berharga bagi Nara
Melihat Naruto yang terlelap di dalam pelukannya membuat Nara tersenyum senang, mengusap kepala adiknya dengan penuh kasih sayang membuat Naruto terlelap dengan nyaman di alam bawah sadar nya
"jangan berkecil hati, aku juga menyayangi kalian. Apa pun akan kulakukan untuk kalian begitu pula orang orang yang ku sayang" ucap Nara yang masih menatap Naruto. Mendengar ucapan Nara membuat Kakashi dan Obito menatap dirinya
Nara tersenyum dengan lebar dan sangat manis
"jadi kalian tidak perlu merasa iri seperti itu" lanjut Nara dengan menatap Kakashi dan Obito bergantian
Kakashi tersenyum di balik maskernya dan mengangguk sebagai jawaban
"ya" ucap Obito tersenyum senang. Ia bersyukur tidak mengambil jalan yang salah saat itu dan memilih mempercayai perkataan Nara, jika tidak ia tak tahu apakah saat ini ia bisa bahagia atau tidak, seperti yang ia rasakan sekarang
*
*
*
*
*
Hi 👋
Nande? Nande? apakah cerita Author menghibur? semoga saja menghibur
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang berbeda dari sang pencipta karena Author hanya meminjam karakter nya saja
Dan untuk yang bilang Author K-Pop memang Author K-Pop hehe
jangan lupa rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua
Sekian dari Author
PAPPAY 👋