
Nara tersenyum, ia menatap Itachi yang tengah menatapnya juga. Ia berjalan ke arah Itachi yang sedang beradu pikiran, ia tahu apa yang di pikirkan Itachi
Nara menggenggam tangan Itachi seolah memberi tahu bahwa ia tak akan mengambil keputusan yang salah
"Maaf Ketua, aku tak bisa. itu sudah tugas mu untuk mencari siapa pasangannya" ucap Nara dengan masih menggenggam tangan Itachi
Itachi memandang Nara yang tengah memegang tangan nya, ia tersenyum mendengar jawaban Nara
"Tapi mengapa?.." Tanya Zhuzy dengan lesu
"itu sudah tugas mu mencari pasangan mu" ucap Nara
Ketua tampak sedih, sedangkan yang lain hanya menatap dan mendengarkan pembicaraan mereka
"Jika begitu aku memilih mu" ucap Zhuzy dengan tegas
Mendengar apa yang di katakan Zhuzy membuat Itachi geram, ia ingin membalas namun di tahan oleh Nara
"Maaf, aku sudah memiliki dia" Ucap Nara tersenyum dengan memandang Itachi.
Itachi ikut memandang Nara dengan senyum yang mengembang
Sedang Zhuzy, ia sedih. Ia tak tahu harus mencari pasangan dimana
"Jika begitu baiklah, aku akan mencari yang lain" ucap Zhuzy dengan lesu
"Itu bagus. Tapi ingat waktu mu hanya sebentar, sampai matahari terbenam" Ucap Nara memperingati kemudian berlalu pergi bersama Itachi dan diikuti oleh anggota tim mereka
Sedang Zhuzy dan ketua hanya memandang saja, hingga punggung Nara dan timnya atak terlihat
Disisi lain Segerombolan orang menjerit tidak senang, terdapat Pemimpin mereka paling depan
"Dasar Ren tidak becus! jika seperti ini bagai mana aku membalaskan dendam kepada Nara!" ucap Sang pemimpin (Ketua)
"Kita harus mencari jalan yang lain ketua, agar bisa membalaskan dendam mu" ucap anak buahnya yang sepertinya ia adalah tangan kanannya
"Benar, kita harus mencarinya, aku akan membalaskan dendam saudaraku yang telah ia bunuh" ucap Sang pemimpin (Ketua)
"Mencari ku hmm" ucap seseorang dari kejauhan, langkah kakinya terdengar semakin dekat dekat dan dekat
Sang ketua berbalik badan melihat siapa yang bicara. Muka nya memerah padam ketika menatap orang tersebut
"hm" dengan santainya Nara menyahuti teriakan Titan eh salah Ketua yang tengah marah dan ingin mengamuk
"Beraninya kau muncul di hadapan ku" Geram ketua
"Bukankah kau yang mencari ku? dasar aneh" ucap Nara santai
"KAUUU...." geram ketua
"aku kenapa?" ucap Nara dengan santai (Ni anak santai bet dah❎)
"Agh... Serang dia!" pekik Ketua dengan segera pasukannya menyerang Nara tidak hanya Nara tim nya pun di serang
"hei hei!! apa salah kami sehingga kau menyerang kami" ucap salah satu anggota tim Nara
"Tak ada salah kau bilang, dia (Nara) telah membunuh saudara tuan kami" ucap salah satu pasukan yang menyerang tim Nara
"itu bukan salah kami, itu salah kalian yang menghadang perjalanan kami padahal kami tak mengganggu kalian" elak anggota tim (B) Nara
"Benarkah?" tanya salah satu pasukan (A) yang menyerang
"Bodoh kali dia ini" batin salah seorang pasukan (B) yang menyerang
"iya, kami tak bersalah" ucap salah satu Anggota tim (A) Nara
"Baiklah jika begitu aku tak akan menyerang kalian, kalian kan tak bersalah" ucapnya menghentikan serangan
"Ternyata dia bodoh berbeda dengan penampilannya yang sangar" Batin salah satu anggota Tim (C) Nara
"Hei baka! mengapa kau tak menyerang mereka, cepat Serang mereka" Ucap Salah satu pasukan (C) yang menyerang
*
*
*
*
*