
Author POV
Itachi segera berlari ke arah Nara yang terduduk karena luka bersama Denzo
Dengan segera Itachi menarik dan menendang Denzo dengan keras hingga membanting dinding.
Memegang pundak Nara dan melihat Nara yang tengah memegangi perutnya yang berdarah
"Nara, bertahanlah. Kau harus baik baik saja" ucap Itachi khawatir
"kau kira aku akan mati baka?! aku baik baik saja" ucap Nara
"baik baik saja dari mana! darah mu mengalir dengan deras" ucap Itachi masih dengan nada khawatir
"darah yang banyak itu berasal dari dia (menunjuk Denzo yang terkulai tak bernyawa) kau lihat itu, aku berhasil menyerang tepat di jantungnya. sepertinya dia sudah mati..."
Grep
Itachi tiba tiba saja memeluk Nara menghentikan ucapan Nara. Nara yang tiba tiba di peluk menjadi terdiam
"kenapa? kenapa kau lakukan itu? walau kau kuat dan bisa membunuhnya, tapi itu berbahaya. Bagai mana jika serangan miliknya mengenai mu? jangan membuatku takut.... akan kehilangan diri mu" ucap Itachi dan diakhiri dengan gumaman di dlm hati
"aku melakukan ini karena dia salah dan aku akan melakukan apa pun untuk kebenaran walau harus kehilangan contoh nya kamu.." ucap Nara membuat Itachi tertegun
"dan juga aku..." lanjut Nara membuat Itachi lagi lagi tertegun
"demi kebenaran, walau nyawaku sebagai taruhannya aku tidak masalah" ucap Nara tersenyum kearah Itachi, senyum yang jarang ia perlihatkan kepada siapa pun kecuali Naruto
Oh ngomong ngomong tentang Naruto, sebelum Itachi menemui Denzo dia mengantar Naruto pulang terlebih dahulu
Back to story
"jangan... jangan tersenyum seperti itu di situasi saat ini" ucap Itachi membuat Nara bingung
"kenapa?" tanya Nara
"karena aku merasa jika senyuman itu seperti senyuman perpisahan yang sangat lama bahkan tidak akan pernah kembali" batin Itachi
Itachi menggeleng dan kembali memeluk Nara lebih erat
"tidak ada" ucap nya
"lebih baik kita menyembuhkan luka mu" ucap Itachi yang sudah ingin membawa Nara kerumah sakit
"tidak, kau lebih baik periksa dia apakah dia sudah benar benar mati dan agar lebih memastikan kembali kau potong lehernya" ucap Nara membuat Itachi bergidik ngeri membayangkan bagai mana jika Nara sudah dewasa
"kemudian ini informasi tentang kebusukannya( menyodorkan dokumen informasi) , kau pergi ke kantor hokage dan berikan dokumen dokumen itu karena aku sudah menyuruh semua ketua klan berkumpul di sana jadi masalah akan lebih mudah. termasuk ayah mu ada di sana" lanjut Nara
"tetapi kondisi mu..."
"aku tidak apa apa, jadi urus ini saja" potong Nara
"lebih baik bawa kepala bajingan itu sebagai bukti klo dia sudah mati" ucap Nara tenang sambil menutup mata, tidak melihat ekspresi wajah Itachi yang terkejut dan bergidik ngeri
"iya" ucap Itachi lalu membuat Bunsin untuk melakukan perintahnya
Setelah membuat Bunsin ia langsung menyuruh melaksanakan tugas darinya, sedangkan ia segera menggendong Nara ala bridal style untuk segera pergi ke rumah sakit
~
~
Dipagi hari yang terik, seorang gadis kecil yang mengerjap ngerjap kan matanya akibat sinar matahari yang menggangu istirahat nya, gadis itu adalah Namikaze Nara
"wah kakak sudah bangun huhu kakak membuatku khawatir" ucap lelaki berambut kuning dengan berlinang air mata di mata birunya, dia adalah Uzumaki Naruto. Naruto segera memeluk kakaknya itu
"haha... maaf kan kakak sudah membuat mu khawatir" ucap Nara mengelus lembut Surai kuning milik Naruto
"iya.. tapi kakak janji tidak akan terluka lagi ya" ucap Naruto memohon
"hufh... Naruto, kakak tidak bisa berjanji untuk tidak terluka. Karena dengan menjadi Shinobi itu wajar karena kita harus menghadapi bahaya dan terluka" ucap Nara membuat Naruto melunturkan senyumnya
"tapi kakak berjanji akan menjaga diri kakak sebisa mungkin, oke" buru buru Nara melanjutkan ucapannya, takut membuat Naruto sedih
*
*
*
*
*
Hi 👋
Nande? Nande? apakah cerita Author menghibur para reder? semoga saja menghibur hehe
Maaf karena Author jarang up🙏 karena Author sedang melanjutkan cerita Author yang baru Author buat hehe
Author minta maaf klo ada typo dan alur cerita yang ga nyambung
Dan sepertinya Author hanya bisa up segini dulu, karena Author sudah lelah jadi mau istirahat sebentar. Jika ada waktu Author akan up
Dan ingat untuk selalu rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan ingat apa yang dikatakan oleh orang tua
Sekian dari Author
PAPPAY 👋