Reincarnation: Into The World of Naruto (Konoha)

Reincarnation: Into The World of Naruto (Konoha)
chapter 2



Sudah 1 jam para tim SAR mencari Nara tetapi belum ditemukan


"saya beri kalian waktu 30 menit jika masih tidak ketemu siap siap saja KEPALA KALIAN TERPISAH DARI BADAN KALIAN" geram Jay


20 menit kemudian para tim SAR yg berada dibawah berhasil menemukan jasad Nara


para polisi dan tim SAR membantu mengangkat keatas


Jay yang melihat adiknya terbaring tak bernyawa jatuh terduduk, menangisi kepergian adik yang dia sayangi


"Nara.. bangun dek, Abang janji Abang ga akan jahil lagi tapi adek bangun ya" ucap Jay dengan berderai air mata


Tn Alexander hanya bisa tertunduk menangisi dalam diam


"Nara bangun sayang, Abang bakalan ngikutin semua kemauan Nara tapi Nara bangun ya" ucap Jay


"Jay tenanglah, ikhlaskan adik mu dia sudah tiada" ucap Tn Alexander mencoba tegar


"ga Daddy bohong, Nara mah paling cuma tidur doang. pasti dia lgi bikin prank. iya kan Nara" ucap Jay kepada Nara yang masih menutup matanya


"Nara ayo bangun, bercandanya sudah sampai disini saja" melihat adiknya yang tak kunjung membuka mata membuat Jay tambah frustasi


"nara bangun berengsek hiks.. bercandamu tidak lucu. Nara sayang banguuunnn..." Jay menangis frustasi meliahat adiknya tak kunjung membuka mata.


Tn Alexander dan para tim SAR beserta polisi yang melihat putra Alexander yang terkenal dingin dan kejam tengah menangisi kepergian adiknya hanya bisa menangis dalam diam. Hujan pun turun seakan akan langit ikut sedih atas kepergian Nara


~


~


Mata dingin Nara perlahan terbuka


dimana gue? bukannya gue mati jatuh kejurang ya batin Nara


"kok badan gue berat sih"


"woy tolongin gue" teriak Nara tapi yang terdengar adalah suara bayi


"lah kok suara bayi sih jangan jangan...." Nara pun mengangkat tangannya dan benar sekali dugaannya


"WTF gue jadi bayi, yang benar benar saja! kek dinovel novel aja dah"


"tapi gue dimana?" batin Nara


krek... suara pintu terbuka


"wah putri ayah ternyata sudah bangun ya" ucap seseorang membuat Nara menengok ke asal suara, melihat orang tersebut membuat Nara terdiam


"apakah putri ayah lapar? tapi ibumu sedang istirahat" ucap Minato.


"eh gue pernah liat deh ni orang tapi di mana ya? oh iya bukannya dia Minato" pikir Nara


"eh bentar 'putriku' OMG gue jadi anaknya Minato? wahhh..." batin Nara yang tak bisa berkata" lagi


"Minato apakah dia bangun?" tanya Kushina


"iya, dia sepertinya lapar" ucap Minato


"oh ini baru selesai ku buat" ucap Kushina memberikan botol susu kepada Minato, karena Minato lebih dekat tempatnya. Kemudian Minato memberikan botol susu tersebut kepada Nara


"kau memberinya nama apa?" tanya Kushiana


"sepertinya aku bisa menjaganya jdi tak masalah menggunakan nama keluargaku" batin Minato


(hayoo... bisa melindungi dari apa cobaa??❎)


"bagaimana jika Namikaze Nara?" ucap Minato


"Nama yang bagus, tapi apakah itu tak membahayakan keselamatan Nara nantinya?" tanya Kushina


"ada aku disini, jdi aku akan berusaha menjaganya" ucap Minato


"baiklah😊" ucap Kushina


Nara yang mendengar percakapan mereka hanya bisa mendengarkan saja, tapi kemudian Nara mulai mengantuk mungkin karena bawaan bayi pikir Nara


"dia tertidur, bukankah dia imut sekali" ucap Kushina


"kau benar, terlebih dia cocok dengan rambut merah sepertimu" ucap Minato


"tetapi dia ada warna ungu sedikit" ucap Kushina, dan diangguki oleh Minato


*


*


*


*


*


Hi 👋


Gimana bagus ga ceritanya? semoga kalian pada suka ceritanya ya


maaf klo ada kesamaan alur, tokoh dll karena ini hasil pemikiran author sendiri. jdi maaf klo ada yg sama dan author minta maaf klo ada typo hehe


Jaga kesehatan, rajin cuci tangan, dan hindari kerumunan. Ingat apa yang dikatakan orang tua


Sekian dari Author


PAPPAY 👋