Rebirth To The Cupu Girl's Body

Rebirth To The Cupu Girl's Body
Chapter 8.



Hi para pembacaku setiaku!👋🏻


Sampai sini apakah menurut kalian novel ini sangat membosankan?.


Kalo ada yang menurut kalian ga jelas mohon kritik dan sarannya.


Author senang sekali juga kalian memberi saran untuk author dan terimakasih banyak atas dukungannya kalian.


°


°


°


°


°


Brum


Brum


Citt citt


Suara motor sport yang memasuki kawasan parkiran rumah sakit terbesar negara A.


Motor sport tersebut berhenti diparkiran khusus motor, kebetulan siang ini ramai para pembesuk yang memang jam segini adalah jadwal bagi para pembesuk untuk menjenguk pasien.


Terlihat seorang gadis cantik dengan pipi chubby baru saja melepas helm, dan turun dari motor.


Dan berjalan masuk ke dalam rumah sakit dengan santai.


Mata coklatnya, rambutnya yang hitam, pipinya yang chubby, hidung kecil, lesung pipi yang tercetak jelas, dan bibir kecil yang membentuk senyum terlihat bahwa gadis tersebut dalam suasana sangat baik.


Ya gadis tersebut adalah risa entah kenapa ia sangat bahagia saat akan menjenguk maminya ini, diingatan tubuh gadis ini maminya bernama Fara anatasya hermanto, putri bungsu keluarga hermanto tapi sekarang  namanya ‘Fara anatasya raymod’ marga belakang diganti setelah menikah mengikuti marga suaminya.


Sepanjang jalan risa bersendung ria, dengan senyum manis yang memperlihatkan lesung pipi tercetak jelas.


Para pekerja rumah sakit pria, para penjenguk, suster dan dokter yang berpapasan dengan risa entah kenapa merasakan gemas dan lucu.


Tak banyak para pemuda yang masih muda serta para dokter muda memfoto risa karena menurut mereka mengabadikan gambar yang jarang sekali dilihat sungguh luar biasa.


Bagaimana tidak pesona risa sangat kuat, kulitnya yang putih serta pipi chubbynya membuat orang-orang tak bisa berhenti menatapnya, kebanyakan pria muda jatuh cinta saat melihat risa.


Bahkan sepanjang jangan banyak sekali bisik bisikan.


'Enggak nyesel gue kesini jengukin kakek gue, gila bisa ketemu cewe secantik dan seimut itu ga nyesel.'


'gila tuh pipi chubby bener rasanya pengen cubit'


'nikmat mana lagi yang kau dustakan


'neng mau ga jadi pacar abang'


'gila tuh cewe imut banget si'


Begitulah bisik bisikan yang risa dengar, tapi ia hanya acuh tak acuh dan melanjutkan perjalanan seperti orang yang tak terganggu.


...


Dilain sisi rumah sakit seorang dokter tampan yang dikenal dingin dan jomblo ini sedang asik menikmati waktu istirahat hingga ia tak sengaja mendengar bunyi notifikasi grup yang ramai sekali.


Saat membuka grup betapa terkejut dia karena salah satu rekan kerjanya sesama dokter memasuki foto seorang gadis yang sangat familir dan banyak sekali yang mengomentari.


Dokter tersebut terus mengamati dan berusaha mengigat, ah ternyata dia-batin dokter tersebut.


"ternyata gadis manisku datang berkunjung" ucap dokter tampan sambil tersenyum kecil, gadis manisku? Entahlah sejak pertama kali melihat gadis ini ia tak bisa berhenti memikirkannya, senyumnya yang sangat manis sungguh membuat hatinya berbedar.


"dokter andi anda tak apa?" tanya seorang suster yang tak sengaja melihat dokter andi senyum-senyum sendiri, ya dokter tampan dan dingin itu adalah dokter andi.


"hem saya tak apa" ucap dokter andi datar dan berlalu pergi.


Suster tersebut yang melihat sikapnya dokter andi hanya bisa menggelengkan kepalanya, sungguh dokter dingin.


...


‘Tok,,,,,tok,,,,,tok’ bunyi ketokan dari luar pintu bercat coklat.


"masuk" ucap seseorang dari dalam.


Setelah mendapat jawab dari maminya dia memasuki ruangan tersebut.


Crekk


"mami, risa datang lagi" ucap risa senang.


"ah ternyata putri mami, sini sini sayang masuk" ucap mami fara senang melihat putrinya berkunjung lagi.


"mami gimana kabarnya?" ucap risa.


"mami baik-baik saja" ucap mami tersenyum tulus.


Risa tau mami sering kesakitan karena penyakit ini, dan rata-rata pasien yang terkena kelenjar getah bening meninggal.


Risa mengetahui itu, karena dulu dikehidupan sebelumnya dia belajar sedikit ilmu kedokteran dan risa juga punya temen kuliah jurusan kedokteran.


"syukur mami baik baik saja" ucap risa membalas senyum tulus maminya.


Ia tidak mau mami dikehidupannya yang ini pergi meninggalkannya, karena entah dia sudah sangat sayang maminya ini.


"kenapa kamu tidak istirahat dirumah kata rico kamu sakit princess" ucap mami khawatir.


"Risa tidak apa apa ko mi, risa ingin bertemu teman sekolah risa sebentar" ucap risa berbohong.


"kamu yakin tak apa risa?" ucap mami yang masih saja khawatir.


"tentu saja mami aku tak apa mami bisa percaya padaku" ucap risa lembut, sungguh jika dikehidupan sebelumnya risa berbicara lembut sungguh sebuah keajaiban.


"baiklah mami percaya padamu, kamu jaga kesehatan ya" ucap mami lembut sambil mengelus pipi risa.


Hangat, tangan mami sungguh hangat baru kali ini risa merasakan kehangatan ini.


‘Tuhan kumohon jangan ambil orang-orang tersayangku lagi, aku sudah cukup kehilangan banyak orang yangku sayangi dikehidupan sebelumnya’-batin risa sambil merasakan kehangatannya tangan maminya ini.


"tok,,,,tok,,,,tok" ketokan yang berasal dari luar.


"masuk" ucap mami.


"permisi nyonya waktunya makan siang dan minum obat" ucap seorang petugas yang khusus mengantar makanan dan obat.


"silahkan taruh disana nanti saya akan habiskan, terimakasih" ucap mami lembut.


Memang mami sungguh lembut, dan keibuan banget pikir risa yang masih merasakan kehangatan tangan maminya menghiraukan orang yang datang.


Petugas tersebut mengangguk dan berlalu pergi meninggalkan sepasang ibu dan anak.


"mami sudah waktunya mami makan siang dan minum obat, sini biar risa suapinkan" ucap risa yang melepaskan tangan maminya.


"iya mami pengen disuapinin" ucap mami lembut, ia sangat senang karena disuapinkan oleh putri kecilnya.


Risa mengambil makanan yang dibawa petugas tadi, ia memulai menyuapini maminya dengan sangat talenta, dan ini juga hal pertama kali yang pernah dilakukannya.


Setelah selesai makan risa memberikan maminya obat, dan membantu mami untuk tiduran karena sudah jam waktunya tidur siang.


"mami tidur ya sudah waktunya mami tidur siang" ucap risa sambil mengelus tangan maminya.


"iyaa mami akan tidur, risa bisakan temenin mami sampai tidur" ucap mami memohon.


"tentu risa akan disamping mami sampai mami tidur" ucap risa sambil mencium tangan maminya lembut.


Tak lama mami mulai tertidur mungkin efek obatnya, risa yang melihat maminya telah tidur tersenyum tulus.


Sungguh jika sahabatnya melihat nana tersenyum seperti ini pasti akan heboh.


Setelah menunggu berapa menit untuk memastikan maminya tertidur ia menyelimuti badan maminya dan pergi meninggalkan ruang rawat tersebut.


"nona risa" ucap seseorang mengagetkan risa yang baru keluar dari ruangan tersebut.


"astaga dokter andi anda membikin saya terkejut" ucap risa sambil mengelus dadanya saking terkejutnya,  ya yang mengagetkan risa adalah dokter andi.


"ah maafkan saya yang membuat anda terkejut nona" ucap dokter andi merasa bersalah.


"tak masalah, kalau begitu saya permisi dulu karena ada urusan" ucap risa yang mau berlalu pergi tapi tangan kecilnya ditahan oleh tangan yang lumayan besar darinya.


"tunggu nona risa, apakah saya boleh meminta nomer anda" ucap dokter andi memberanikan diri.


"buat?" tanya risa.


"jika sesuatu terjadi pada mami anda, dan jika tuan rico tak bisa dihubungi makanya saya nanti akan menghubungi anda nona" ucap dokter andi mencari alasan.


"ah baik +187××××××" ucap risa sambil memberikan no telponnya, mendengar alasan dari dokter andi akhirnya memutuskan mengasih nomernya.


"kalau begitu saya pamit ya dokter andi, jika anda sesuatu tentang mami segera hubungi saya" ucap risa yang berlalu pergi ketika melihat jam yang sudah mendekati waktu ia bertemu dengan sahabatnya.


"iya nona risa" ucap dokter andi senang sekali karena mendapatkan nomer risa.


Risa menuju keparkiran motor dan segera menaiki motornya membelah ibukota negara A menuju kafe dekat sekolah A'A high school internasional.


Sesampainya dikafe ia memakirkan motornya dan risa juga melihat mobil favorite sahabatnya sudah terpakir rapih.


Entah kenapa jantung risa dag dig dug sekali tiba tiba ia merasa gugup.


Entah nana bisa percaya atau tidak ia binggung sekali.


Nah nah penasaranankan JANGAN LUPA VOTE DAN LIKE OKE😉



(ini visual bang rico)



(bang arion)



(karlina atau nana sahabat risa)