
Hi gimana gimana penasarankan jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL AUTHOR YANG INI YA😉
Jangan lupa mampir ke novelku yang satu lagi oke:).
°
°
°
°
°
Byurr
Tiba tiba dari arah belakang risa ada yang menyiramkan segelas es teh manis yang ternyata milik aksa.
Brakk
"heh cupu jangan Mentang-mentang lo udah cakep sekarang bisa seenaknya duduk sama pacar gue, emang belum cukup ya pelajaran waktu itu." teriak seorang cewe sambil menjambak rambut risa dibelakangnya terdapat 5 cewe yaitu antek-anteknya salsa.
Iya mereka adalah salsa dan antek-anteknya yang membuli risa asli hingga meninggal, risa yang sekarang berbeda karena didalam tubuhnya terdapat jiwa QUEEN OF DEATH ratu dunia bawah.
"eh apa apaan si lo salsya, lepasin risa dia temen kami" ucap axel marah melihat temen barunya digituin.
"sayang ko kamu belain dia si ****** cupu ini si" ucap cewe yang dipanggil salsa manja sambil bergelayutan ditangan kekar axel.
"apaan si lo jijik gue, iyalah gue belain mulai sekarang risa bagian dari kami" ucap axel menghempas salsa hingga jatuh.
Antek-antek salsa yang melihat ketuanya jatuh segera membantu berdiri.
"dasar ****** gatau diri gara gara lo ayang beb axel kasar sama gue, sepertinya hukuman saat itu belum cukup" ucap salsa kembali menarik rambut risa lebih kencang.
Tapi bagi risa ini tidak ada apa apanya ketimbang jambakan dari daddynya dikehidupannya saat masih menjadi bella.
"****** kah? Hihihi" ucap risa sambil cekikian.
Entah kenapa mereka yang mendengar cekikikan risa merinding.
"iya lo ****** ga tau diri, gue tau lo masuk sini karena mama lo ngejual diri ke om om kan, mana bisa lo masuk ke sekolah elit kaya begini" ucap salsa sambil tertawa diikuti antek-anteknya.
Seketika ruangan kantin dipenuhi aura menyeramkan berasal dari risa, jelas sekali bahwa risa saat ini sedang marah.
Dia tidak terima maminya dikatai seperti itu dan lagi kenyatannya risa asli masuk kesekolahan ini melalui jalur beasiswa.
Tanpa sadar salsa melepaskan jambakan dirambut risa ia dan antek-anteknya mundur tanpa sadar.
Brakk
Risa memukul meja dihadapannya hingga terbelah menjadi dua piring-piring yang berada diatas meja semuanya pecah.
Mereka yang melihat itu terkejut dan bergidik ngeri termasuk ke-enam pemuda tampan.
‘kau salah mencari musuh’-batin ke-enam pemuda tampan sambil meneguk salivatnya susah payah.
"tadi lo bilang gue ****** kah? Lo ga ngaca emang, atau memang dirumah lo ga ada kaca? apa perlu gue beliin, harusnya yang ngaca tuh elo.
Muka aja udah kaya ondel-ondel, baju udah ngetat banget serta ngecrop dan rok udah pendek banget, lo mau sekolah apa ngejablay" ucap risa dingin sorotan matanya memancarkan amarah sedangkan salsa bergemetar ketakutan.
Plakk
"ck tebel banget si, lo pake bedak berape kilo hah?" tanya risa sambil melihat tangannya yang banyak bedak.
Plakk
"jawab gue" ucap risa dingin sembari menjambak rambut salsa kencang.
"l lo dasar j ****** mama lo juga ****** n nanti gue bakal bi bilang p papi gue b buat n ngeluarin lo, g gue anak d donatur terbesar" ucap salsa mengancam sambil tubuhnya bergetar hebat menahan sakit dikepala dan kedua pipinya yang robek.
Plakk
Plakk
"tamparan tersebut buat lo, jangan pernah sesekali mulut kotormu itu menghina mami gue atau gue ga segan segan ngirim lo ke neraka" ucap risa dingin sorotan matanya sangat menusuk.
Bughh
Baghh
Bugh
"itu buat apa yang lo lakuin ke gue waktu itu" ucap risa memukul dengan membabi buta hingga keadaannya mengenaskan.
"dan lagi lo bilang mau keluarin gue? Keluarin kalo lo bisa" ucap risa menantang sambil menendang salsa yang sudah tersungkur dilantai dengan keadaan mengenaskan.
Byurr
"ini gue balikin" ucap risa mengambil minum milik murid langsung menyiramnya ketubuh salsa penuh luka, salsa yang sudah lemah tidak bisa apa apa kesadarannya mulai hilang dan akhir pingsan.
"bawa bos lo pergi sekarang juga" ucap risa dingin menatap antek-anteknya salsa, mereka semua segera membawa salsa kerumah sakit.
"dan kalian yang berada dikantin ini jangan sesekali mengusik gue, karena gue bukan risa si gadis cupu yang dulu siapapun yang menghina dan memperlakukan gue kasar sebelumnya bakal gue balas setiap apa yang kalian lakuin ke gue, dan itu bakal lebih parah nantinya dari salsa gue ga segan segan membuat kalian koma." ucap risa dingin sambil menatap murid-murid lainnya.
Lalu mengeluarkan duit 5 lembar seratus ribu meletakannya diatas meja sebelahnya dan pergi meninggalkan kantin dengan aura dinginnya.
"itu uang buat ganti piring sama meja" ucap risa sebelum berlalu pergi menghilang dari kantin.
Mereka yang berada dikantin disetelah melihat kejadian Ratu bully dibully balik oleh siswa yang noteback Cupu, mereka semua berkeringat dingin setelah mendengar ucapan risa, kedepannya mereka tidak akan mencari masalah dengan risa atau mereka akan bernasib sama seperti salsa bisa juga lebih parah.
"risa kemana tuh xel" ucap tino cemas.
"udah biarin risa sendirian dulu" ucap axel menahan sahabat-sahabatnya yang cemas akan risa.
...
Sedangkan risa keluar kantin masih dengan aura yang menyeramkan, sepanjang jalan siapapun yang melihat risa langsung terduduk lemas dilantai karena aura risa yang begitu menakutkan.
Risa menuju ke rooftop sekolah untuk menenangkan diri dengan keadaan basah, lalu duduk di sofa yang memang berada disitu.
"huft knp gue baru tau sekolah gue banyak cabe-cabean dan tukang buly mana tuh orang donatur sekolah gue, haish si jack nii" ucap risa sambil menghembuskan nafas kasar menyadar kesofa lalu menatap langit yang cuacanya lagi teduh.
"kenapa semua terjadi sama gue, harusnya gue udah meninggal dan bersama grandpa dan grandma sekarang, kenapa gue harus gantiin lo sa menempatkan tubuh elo" ucap risa sambil menatap langit-langit air matanya lolos dari mata cantiknya.
"walaupun begitu gue sangat berterimakasih ke elo risa karena membiarkan gue menempati tubuh lo dan merasakan kasih sayang abang serta kasih sayang seorang mami" ucap risa lagi sambil menangis.
"kenapa dunia ini ga adil, gue cuman pengen bahagia kenapa harus begini nasib gue" ucap risa semakin terisak.
"kenapa mommy dan daddy jahat sama bella apa salah bella tuhan" isak risa semakin menjadi.
"kalo bella milih bella ga mau terlahir dikeluarga seperti itu, bella pengen lahir dikeluarga sederhana kaya risa yang penuh cinta dan kasihs sayang" isaknya risa lagi.
"kenapa kamu begitu sama aku von kenapaa, padahal kita pacaran sudah lama dan lagi kenapa kamu selalu iri kepadaku kaniaa, padahal kamu mendapatkan semua yang kamu miliki tapi sekarang kamu ingin merebut devon dariku" isak risa sambil memukul dadanya yang terasa sakit ia menatap langit dengan isyarat kesakitan yang luar biasa.
"berapa banyak lagi aku harus menderita tuhan, aku cuman ingin bahagia kumohon jangan ambil mereka yang berada disekitarku lagi" isaknya terus menerus.
"sudah cukup aku kehilangan grandpa, grandma, cinta pertamaku davon, kasih sayang daddy dan mommy, aku tidak sanggup lagi kalo harus kehilangan orang-orang yang sangat kusayangi" isak risa semakin memukul dadanya yang terasa sesak.
"saya tau kau punya rencana terbaik untukku, tapi kumohon jangan mengujiku seperti ini sungguh saya tidak sekuat itu tuhan" ucap risa memandang langit-langit dengan tatapan yang tersakiti.
Setelah menghabiskan waktu dirooftop sampai jam bell pulang berbunyi, risa mewatchat aksaa.
Aksaa ardana A
Bawain tas gue tunggu parkiraan nanti gue nyusul.
(terkirim).
Setelah mewatchat temennya itu risa menelepon bawahannya menyuruhnya membawa satu set baju ganti, tak lama datanglah salah satu anggota mafiaa kepercayaannya.
"Queen ini pesanan anda" ucapnya sambil memberikan paper bag saat melihat kondisi leadernya betapa terkejutnya dia, kondisinya sangat kacau matanya sembab mempertandakan dia habis menangis.
"anda kenapa Queen" ucapnya khawatir.
"saya tidak apa apa terimakasih ryo" ucap risa tersenyum paksa dan turun menuju kamar mandi.
Perlakuan serta sebutan namanya tadi hanya queen terdahulu saja yang memanggilnya seperti itu, entah kenapa pria tersebut merasakan bahwa itu queennya.
Lalu pria yang lumayan tampan dipanggil ryo menelpon salah satu jendral.
"halo jendral" ucap ryo.
"ada apa?" ucap seorang yang berada disebrang sana.
Ryo menceritakan keadaan kacau leadernya kepada jendralnya tersebut, tentu orang yang berada disebrang terkejut.
Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL INI YA:))