Rebirth To The Cupu Girl's Body

Rebirth To The Cupu Girl's Body
Chapter 6.



•Hi para pembaca setiaku!


•Jangan lupa like dan kasih dukungannya untuk author agar semangat buat novelnya :)).


°


°


°


°


°


A'A hospital


Berapa saat kemudian mobil ferari hitam memasuki kawasan parkiran rumah sakit, tak lama turun seorang lelaki tampan dan seorang gadis imut lucu, ya mereka berdua adalah risa dan rico.


Rumah sakit ini sendiri salah satu rumah sakit terbesar yang dibangun oleh bella, para pekerja dirumah sakit ini tidak tau seperti apa muka pemiliki rumah sakit.


Yang mereka ketahui pemiliki rumah sakit ini adalah ceo dari perusahaan A'A compony.


Rumah sakit ini adalah rumah sakit terbaik dinegara A, dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, rumah sakit ini terkenal dikalangan bisnis dan orang kaya.


Skip


Mereka berdua berjalan ke tempat dimana orang yang ingin mereka berdua kunjungi.


Sepanjang jalan orang-orang tidak henti-hentinya melihat risa pipinya chubby dan pesonanya yang kuat membuat orang-orang tak bisa untuk tidak mengagumi.


Rico yang melihat adiknya jadi pusat perhatian tak suka, ia mengandeng tangan adiknya untuk berjalan lebih cepat.


Sepanjang jalan risa sangat gugup bagaimana nanti ketemu orang yang bernama mami ini, apakah harus menyapa atau gimana jujur risa tidak punya kesan baik tentang orang tua dikehidupan sebelumnya.


Akhirnya mereka berdua sampai diruang rawat inap bertuliskan ruang kamboja.


"princess sudah siap belum ketemu sama mami, pasti mami senang" ucap rico kepada adiknya ini, mereka berhenti didepan pintu bercat coklat, karena tadi suster bilang maminya lagi pemeriksaan rutin.


"risa sangat senang, karena risa kangen sekali dengan mami" ucapku berusaha menutupi kegugupan, entah kenapa tiba-tiba ada perasaan rindu ditubuh gadis ini.


Cklek


Tak lama dokter yang memeriksa beserta suster keluar dari ruangan ini.


"siang dokter andi, gimana sekarang keadaan mami?" sapa rico.


"siang juga tuan rico, sekarang kabar ibu anda sudah stabil tapi butuh tindakan lanjut untuk mengangkat kelenjar ini sebelum menyebar ke saraf otak?" jelas dokter yang dipanggil dokter andi, dokter ini sendiri umurnya tak beda jauh dari bang rico.


"kira-kira waktu yang tepat untuk melakukan operasi kapan ya dok dan berapa persentanse keberhasilannya?" tanya rico.


"dilihat dari kondisi pasien bulan depan bisa melaksanakan operasi, dan untuk persentase keberhasilannya 85%, tuan rico" jelas dokter andi.


"syukur persentasenya besar, apakah kami bisa menjenguknya sekarang?" tanya rico


"tentu kalian bisa menjenguknya, beliau sedang menonton televisi, dan lagi kalo boleh tau siapa ini tuan rico." tanya dokter andi setelah melihat risa dibelakang rico.


"risa, adiknya bang rico" ucapku tersenyum manis yang memperlihatkan lesung pipi, sambil memperkenalkan diri.


"ah perkenalkan nama saya dokter andi, dokter yang merawat ibu anda" ucapnya sambil menjulurkan tangan, entah kenapa saat melihat senyum risa hatinya seperti lari maraton.


Padahal dokter andi dikenal dokter paling muda dan tampan di rumah sakit ini, dan membuat para perkerja wanita dirumah sakit ini pada jatuh hati.


Dengan lulusan terbaik dari luar negeri membuat ia keterima dirumah sakit ini, sifatnya yang acuh tak acuh dan datar membuat ia sampai sekarang masih jomblo, itulah yang risa ketahui.


"senang berkenalan dengan anda dok" ucapku berusaha ramah dan membalas juluran tangannya, susah juga ya orang yang keseringan cuek dan masa bodoamat suruh berprilaku ramah.


"kalo begitu saya dan adik saya masuk duluan dok permisi" ucap rico menarik risa, hingga jabatan tangan antara risa dan dokter andi terlepas, ia tak suka melihat tatapan dokter andi kepada adiknya, seakan ia jatuh cinta pada adiknya.


"ah kalo begitu saya juga permisi dulu, sampai ketemu lagi tuan rico dan nona risa" ucap dokter andi sambil tersenyum kearah risa.


Sendari tadi dokter andi berkenalan, bersalam dan tersenyum kearah risa tak luput dari penglihatan para suster perempuan yang sendari lewat atau yang bersamanya, mereka terkejut karena baru melihat senyum dokter andi ini sangat tampan.


Saat membuka pintu terlihat ruangan lumayan besar dengan design yang menenangkan dan menyejukan.


Dan terlihat seorang wanita berumur 40 th yang sedang bersandar pada kasur king size khusus rumah sakit, wanita itu menoleh melihat seseorang masuk bisa dilihat ada berapa kerutan dimuka wanita tersebut tapi tak menutup kecantikannya sama sekali dan terpancar juga aura keibuan.


Dan wanita itu senang melihat kedatangan rico dan mengernyitkan dahi saat melihat risa, ia baru pertama kali melihat rico membawa gadis yang tak dikenalnya.


"rico kamu datang nak, dan siapa dibelakangmu ini" ucap wanita tersebut lembut.


"iya mi rico datang menjenguk mami, ini risa mi putri kecil mami" ucap rico sambil bergeser badan sedikit memperlihatkan risa yang berada dibelakangnya.


"putri mami, apakah itu benar risa adikmu rico?" tanya wanita tersebut binggung dan terkejut.


"betul ini risa adik rico dan putri kecil mami, ia merubah penampilannya mi" jelas rico.


Wanita itu terkejut dan senang, gue bisa lihat dari sorotan matanya ada kerinduaan mendalam pada putrinya, karena sejak dirawat gadis ini tak pernah menjenguk maminya.


"risa ini mami, kau tidak merindukan mami risa" ucap wanita itu sudah merentangkan tangan


"mami" ucap gue pelan entah kenapa ada sebelit rasa bersalah saat melihat wanita ini.


"iya ini mami kamu tidak lupa dengan mami kan, kemarilah biar mami peluk kamu mami sangat merindukanmu" ucap wanita itu lembut.


Gue melirik bang rico sekilas dan dia menganggukinya, gue berjalan ke arah wanita tersebut dan langsung memeluk.


Entah kenapa rasa rindu di tubuh gadis ini sangat besar, mata gue seakan sangat panas tidak bisa menahan air mata yang mengalir deras setelah gue memeluk wanita ini.


"ma,,,mi hiks" racau gue entah kenapa pelukannya sangat hangat dan nyaman, selama gue hidup dikehidupan sebelumnya tak pernah gue merasakan pelukan seorang yang dipanggil ibu/mami/mama.


"iya ini mami, ternyata putri kecil mami telah tumbuh dewasa ya" ucap mami sambil membalas pelukan putri kecilnya dan mengelus surainya lembut.


Ia sangat bahagia mengetahui putrinya berkunjung dan memeluknya seperti ini, karena dulu putrinya jarang sekali ingin dipeluk.


"mami risa merindukan mami" ucapku yang masih terisak dipelukan mami.


"mami juga merindukan putri kecil mami, kamu cantik sekali setelah merubah penampilan sayang" ucap mami lembut, sungguh hati gue menghangat.


Tuhan biarkan aku merasakan pelukan ini lebih lama lagi, jangan kau mengambil sosok mami yang baru aku miliki setelah berpindah jiwa.


Walaupun ini mimpi dan hanya sebentar biarkan aku merasakanya tuhan, terimakasih telah mengizinkanku hidup kembali di keluarga yang sangat menyayangiku.


Gue masih memeluk mami dan mami masih setia memeluk balik serta mengelus surai rambut gue, entah kenapa mata gue terasa berat dan akhirnya gue tertidur.


Mami yang melihat putrinya tertidur hanya senyum dan mencium puncak kepala putrinya.


"rico mami ingin tanya" ucap mami.


"tanya apa mami?" ucap rico.


"mami terkejut dan sangat binggung dengan perubahan adikmu ini, memang selama mami tidak dirumah apa yang terjadi?" tanya mami sambil memandang wajah damai putrinya, banyak sekali perubahan dari putrinya ini.


"huft rico juga tak bisa menutupi ke mami, baru baru ini princess dibully dan ditemukan pingsan di kamar mandi dengan memar dimuka serta lebam dibadannya, sudah satu minggu tak sadarkan diri dan baru sadar hari ini" jelas rico.


"rico ingin membuat perhitungan dengan melaporkan kepihak sekolah tapi arion menahannya karena takut risa membencinya, dan lagi kepala sekolah hanya memberi hukuman ringan karena siswa yang membully risa adalah donatur terbesar disekolah tersebut" sambung rico yang sudah tersulut emosi bahkan ia sudah mengepalkan tangannya.


Mami sangat terkejut mendengar cerita dari putra pertamanya tentang putri kecilnya ini.


Ia merasa marah dan sedih, mami menatap wajah damai risa lalu mencium kening putrinya ini.


"tapi mi saat risa bangun, risa seperti orang berbeda" ucap rico menyampaikan perubahan sikap adiknya ini.


"berbeda seperti apa?" tanya mami


Rico menjelaskan mulai dari yang dia memeluk serta bermanjaan dengan rico serta arion, lalu perubahan penampilan risa dan memasak makanan untuk rico, arion serta membawakan untuk mami.


Dan juga tentang risa yang meminta izin mengendarai motor sport milik rico perubahaan drastis tersebut membuat rico seperti melihat orang berbeda.


Jangan lupa like dan vote yaa, semoga kalian tidak bosan dengan novel buatan aku:))