Rebirth To The Cupu Girl's Body

Rebirth To The Cupu Girl's Body
Chapter 10.



Hai!👋🏻


Jangan lupa dukung author dengan cara VOTE, LIKE dan KOMEN oke.


Agar author lebih bersemangat sekali buatnya oke😉.


°


°


°


°


°


‘didunia ini menyimpan sejuta misteri, banyak hal yang tak kita ketahui dan ada juga sebuah kejadian yang tak bisa kita percayai’.


Perkataan gadis tersebut membuat karlina terkejut dan menegang ditempat duduk.


"dan hanya lo, bang alan, bang dirga dan bang muel yang tau perkataan ini" ucap risa lagi sambil mengingat kejadiaan 1 tahun lalu.


Risa juga awalnya tak percaya tapi setelah mengingat kejadian dia menyiksa orang kepercayaannya dan mendengar pengakuannya serta pernyataannya sungguh mustahil dan tidak dapat dipercaya.


Tapi sekarang bella telah merasakannya, jiwanya berpindah ketubuh risa.


Sedangkan karlina sedang bergelut dengan pikirannya.


*Berarti gadis depannya ini bella sahabatnya?


Bella berarti tidak meninggal, dan jiwanya berpindah ke tubuh gadis ini seperti jiwa leader king kobra yang berpindah ketubuh tom?


Tapi sungguh mustahil, arghhhhh*.


Sungguh perkataan gadis depannya membuat karlinaa pusing dibuatnya.


"tapi gue masih tidak bisa percaya, kalo begitu sebutkan rahasia gue yang paling memalukan" ucap karlina mencoba menantang, ia masih mustahil dengan kejadian ini, makanya dia mentang gadis didepannya.


Kalo ia beneran sahabatnya, ia pasti tau hal memalukan yang pernah dialami karlina.


"ck, hal memalukan kah? Bagaimana dengan,,,,,kau yang jatuh tidak elitnya didepan satria orang yang kau sukai, atau hal mema----" ucap risa terpotong.


"Hentikan" ucap karlina yang mukanya sudah memerah sungguh itu adalah hal memalukan yang pernah dialaminya dan sesaat kemudian air matanya lolos dari mata cantiknya.


"apa kau percay---" ucap risa terpotong lagi karena tubuh kecilnya langsung diterjang.


Brukk


"t ternyata beneran lo bella hikss,,,,hiks lo jahat gila hikss,,, lo ga sayang sama gue ya, kenapa lo pergi ninggalin gue hikss,,,, kalo keluarga gila lo nyiksa lo, keluarga wilson kita nerima lo ko bella.


Walaupun lo ngeselin, nyebelin, Hobbynya bikin orang marah, dan sifat lo yang kurang ajar itu, tapi yang perlu lo tau adalah lo sungguh berarti buat guee bella.


gue hampir depresi mendengar berita kematian lo gue merasa kehilangan setengah jiwa gue, lo jahat kenapa lo ga langsung temuin gue kalo lo masih hidup.


kenapa bell hikss,,,,mami jatuh sakit, bang arga dan bang arya sekarang sedang mengurung diri dikamar, dan lagi papi ga fokus kerja karena dengan berita kematiaan lo bella, keluarga wilson sangat kehilangan salah satu putri mereka,,,,hikss.


Dan asal lo tau bang alan, bang dirga dan bang muel denger kabar kematiaan lo menggila, mereka bahkan ingin membunuh davon waktu itu.


Kenapa lo bisa mati bella, jelasin sama gue kenapaa hikss,,,hikss kenapaa kalo lo cape dengan keadaan lo bilang sama guee, gue selalu ada buat lo bella, lo ga perlu bunuh diri" ucap karlina parau ia mengeluarkan semua emosinya dan menangis sejadi jadinya, bahkan karlina memeluk gadis ini sangat erat takut kalo melonggarkan sedikit pelukannya saja gadis dihadapannya akan menghilang.


"cup cup udah ah jangan cengeng" ucap risa yang berusaha menghilangkan suasana sedihnya.


"lo mah nyebelin" ucap karlina sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air mata.


"jelasin apa yang terjadi selama ini yang tidak diketahui gue, apa saja yang keluarga gila itu lakuin ke elo" ucap karlina serak.


"huft, ga ada apa apa ko tenang aja" ucap risa tidak ingin sahabatnya ini sedih karenanya.


Karlina tau bella selalu seperti ini kalo ditanya perlakuan keluarganya, karlina memikirkan cara agar bella jujur, ah ia tau.


"ikut gue" ucap karlina dingin, risa yang melihat karlina dalam mode dingin artinya tidak bisa dibantah sama sekali.


Akhirnya karlina menarik risa ke kasir membayar pesanannya, dan langsung menarik risa menuju kemobilnya.


"motor gue gimana?" ucap risa sambil melirik karlina, mereka berdua sudah didalam mobil lamborgini black gold.


"biar anggota mafia yang bawa" ucap karlina sambil menghidupkan mesin dan membelah jalan ibukota.


Risa hanya bisa menghela nafas, malas berdebat kepalanya sungguh sakit.


Karlina mengendarai mobil memasuki kawasan hutan, sampai ditengah hutan berdiri sebuah mansion besar dan mewah.


Tapi mansion tersebut terlihat angker dari luar, tapi beda lagi kalo didalamnya.


Risa belom menyadari kalo mereka sudah sampai markas karena sibuk ngelamun.


Hingga mobil karlina memasuki mansion tersebut orang orang didalamnya menunduk hormat.


"pakai ini" ucap karlina menyadarkan risa dari acara melamunnya, ia memberikan topeng setengah wajah dengan ukiran mawar diujungnya.


Risa yang baru menyadari kalo ini di markas terkejut dan ingin pulang tapi ditatap tajam oleh karlina sambil mengulurkan topeng khusus leader dan jendral.


Akhirnya risa pasrah, ia memakainya dan mereka berdua keluar dari mobil.


"selamat datang jendral eve" ucap mereka yang ada disana serempak.


Sedangkan para anggota mafia baru menyadari jendral mereka bawa seorang gadis dan lagi gadis itu memakai topeng leader mereka.


...


"BANG ALAN, BANG DIRGA, BANG MUEL KALIAN DIMANA" teriak karlina menggema dimansion besar nan mewah ini.


Mereka yang mendengar teriakan sang jendral eve tau kalo ia sedang ada urusan yang sangat mendesak.


Tak lama datanglah ketiga pria tampan dengan muka datar dan dinginnya.


"ada apa eve" ucap bang alan datar, ia sebenarnya malas keluar kamar kalo tak mendengar teriakan eve.


Sama halnya dengan kedua pria tampan lainnya, sudah 3 hari lebih sejak meninggalnya orang tersayang mereka, membuat mereka sangat kehilangan dan sedih.


"ikut gue bang ada hal penting yang gue ingin bicarakan" ucap karlina masih menarik tangan risa menuju ruangan khusus leader dan jendral berkumpul bersama, yang diikuti 3 pria tampan.


Mereka semua duduk disofa yang memang tersedia didalam dengan karlina dan risa satu bangku, sedangakan ketiga pria tampan itu satu bangku juga mereka berhadap-hadapan.


Ketiga pria tampan itu juga sempat terkejut melihat eve membawa seorang gadis dan lagi gadia didepan mereka memakai topeng khusus leader.


"apa apaan ni eve, kenapa gadis ini memakai topeng leader" ucap bang alan emosi.


"abang dengar penjelasan eve dulu" ucap karlina mencoba menenangkan abangnya ini.


"siapa gadis ini" ucap dirga yang dianggukin muel.


Mereka menatap mata gadis didepannya yang sendari diam mereka tertegun dengan sorotan mata tersebut, terisyat kerinduaan mendalam dimata coklat gadis itu.


"abang kalo eve bilang bella belom meninggal apa kalian percaya" tanya karlina, sontak pertanyaan karlina membuat mereka duduk tegap dan menatap serius kepada karlina.


"tidak mungkin kamu sendiri tau eve kalo bella sudah meninggal, bahkan kita melihat jasadnya dikuburkan" ucap bang muel kali ini.


"haish tubuhnya memang sudah meninggal tapi tidak dengan jiwanya" ucap karlina sambil menghelakan nafas panjang.


"apa maksudmu eve, kami tidak mengerti jelaskan lebih detail eve" ucap dirga serius.


Entah kenapa jantung ketiga pria tampan ini berdetak sangat cepat, seperti lari maraton saja.


"apa kalian mengingat kejadian tom waktu satu tahun yang lalu?" tanya karlina sambil melepaskan topeng dan menatap ketiga pria tampan yang sudah dianggap abang sendiri.


Mereka bertiga hanya mengangguk sambil mengingat perkataan bella waktu itu, sampai sekarang mereka masih sulit percaya.


"sekarang eve percaya dengan ucapan bella waktu itu" ucap karlina menambil nafas panjang, mereka bertiga semakin binggung dengan perkataan karlina.


"gadis disamping eve adalah bella, bella tidak meninggal tapi jiwanya berpindah ke gadis ini sama seperti kejadian tom" ucap karlina sambil menatap ketiga pria tampan menunggu reaksi mereka.


Sedangkan mereka bertiga seketika menegang ditempat, mata mereka bertiga menatap lurus kegadis chubby disamping karlina, walaupun memakai topeng setengah wajah pipi risa masih terlihat.


"k kau berbohong kan eve" ucap bang alan gemetar menahan tangis, entah kenapa mendengar bella masih hidup membuat mereka senang.


"buat apa aku berbohong pada abang, dan lagi dunia ini banyak misteri, banyak hal yang kita tidak bisa tebak dan ketahui" ucap karlina, karlina tau pasti ketiga abangnya ini tak percaya sepertinya tapi mau bagaimana lagi ini adalah kenyataannya.


Mendengar ucapan yakin dari karlina seketika air mata ketiga pria tampan itu lolos, mereka bertiga segera diri dan langsung memeluk risa erat.


"kamu membuat kami hampir gila princess" lirih bang alan.


"iya kau membuat kami hampir depresi juga" ucap bang dirga serak.


"katakan kepada kami apa yang terjadi princess kenapa kamu begini" ucap bang muel dengan pipi yang sudah banjir air mata.


Hangat dan nyaman adalah kata yang tepat untuk risa saat ini, ternyata kepergiaanya membawa duka sedalam ini, sungguh risa sangat tersentu dan terharu.


"t tapi l lepasin dulu bang sesak ini" ucap risa karena dipeluk sangat erat membuatnya susah bernafas.


"katakan kepada kami princess, kenapa kamu bisa meninggal tak mungkin cuman gegara masalah diputusin devon" ucap bang dirga yang lebih dewasa disana.


"sungguh aku tak--" ucap risa terpotong.


"jangan bilang kamu tak apa princess katakan jujur kepada kami" ucap bang alan tegas.


Di antara mereka ber-3 perkataan alanlah yang tak bisa dibantah oleh risa.


Seketika tubuh risa gemetar ia semakin menduduk kepalanya.


Mereka yang melihat tubuh bella/risa gemeteran hebat terkejut, alan meraih kedua pipi risa dan membuka topengnya betapa terkejutnya semua orang disana.


Hayo siapa yang penasaran risa kenapa nii🤭🤭


Makanya jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL YANG INI YA😉.



(bang alan)



(bang muel)



(bang dirga)