Rebirth To The Cupu Girl's Body

Rebirth To The Cupu Girl's Body
Chapter 13.



Takdir tidak memihak siapapun.


Takdir hanya pilihan dan kebetulan yang berkelanjutan.


Takdir bisa terulang dan mungkin juga tidak.


Meskipun kita melawan waktu.


-Takdir-


Hi para pembaca setiaku!👋🏻


Jangan lupa LIKE, COMMENT, dan JANGAN LUPA VOTE JUGA OKE😉.


°


°


°


°


°


Setelah selesai bercerita ke alan, dirga, muel, karlina dan jack.


Risa memilih untuk berlatih diruangan khusus latihan leader dan para jendral.


Sebelum latihan alan memperkenalkan risa menjadi leader baru mereka mengantikan almarhum Queen dan risa meminta mereka untuk memanggilnya Queen.


Saat berbicara aura yang dipancarkan serta tekanan yang dikeluarkan oleh risa mengingatkan mereka pada leadernya, jadi mereka semua menerima risa menjadi Queen baru mereka alias leadernya.


Yang mereka tidak tahu adalah bahwa risa memang leader mereka yang dulu, tapi jiwanya berpindah ketubuh risa.


Setelah perkenalan singkat risa segera menganti baju dan berlatih fisik serta kemampuan menggunakan belati kesayangan tak lupa juga berlatih kemampuan menembaknya.


Sebelum memulai latihan risa menyempatkan diri mengabari abangnya itu agar tidak mengkhawatirkannya karena ia akan pulang sedikit malaman.


Risa berlatih terus hingga jam menujukan pukul setengah delapan.


Risa memilih mandi serta berganti baju dikamar yang memang dimilikinya khusus dimarkas.


Setelah mandi risa berpamitan kepada ke tiga pria tampan didepanya.


"kamu yakin tidak ingin diantarkan abang princess" tanya alan khawatir.


"tidak bang risa bareng nana saja, abang tidak usah khawatir" ucap risa menenangkan abangnya yang satu ini.


"yudah kalian berdua Hati-hati dijalan ya" ucap bang dirga dianggukin bang muel mereka mengelus rambut kedua perempuan yang sudah dianggap adik mereka.


Mereka sangat menyayangi risa dan karlina karena mereka tidak mempunyai adik perempuan apalagi saat melihat risa dan karlina mereka ingin sekali melindunginya.


"kalo begitu kami pamit dulu dah ya bang" ucap karlina sambil berjalan kearah luar diikuti yang lainnya.


"nana gue yang bawa mobil ya, nanti suruh bodyguard lo anterin bilang temen gue biar bang rico ga curiga." ucap risa.


"lo yakin mau bawa mobil, iye nanti gue suruh bodyguard gue" ucap karlina.


"yakinlah, lo engga inget siapa gue" ucap risa sambil memasang smirik.


"eh gue lupa hehe, siape si yang ga kenal Queen racing" ucap karlina sambil merangkul tubuh kecil risa.


"jadi kamu Queen racing yang terkenal itu princess?" tanya muel terkejut, alan dan dirga juga terkejut.


"iyaa, tapi dulu pas menjadi bella" ucap risa jujur sambil cengengesan.


Membuat ketiga pria tampan terkejut ternyata adik mereka satu ini adalah queen racing idola mereka.


"risa tau abang idolakan sama risakan bahkan sering datang menonton pertandingan risa" ucap risa sambil menaik turunkan kedua alisnya menggoda abangnya.


Dulu sebelum jadi risa, bella adalah seorang Queen racing yang terkenal dari jerman tidak ada yang bisa mengalahkannya selama di sirquid, dan ketiga pria tampan tersebut adalah idolanya Queen racing, tapi mereka sampai sekarang tidak mengetahui wajahnya karena Queen racing selalu pakai topeng.


"ko kamu tau abang sering nonton" ucap alan terkejut.


"tentu, abang dan yang lain semangat sekali saat risaa mulai balapan" ucap risa sambil tersenyum manis.


"hehe peach✌🏻" ucap risa sambil memamerkan gigi putihnya membuat  pipi chubbynya tambah chubby.


"ini hukumannya karena berbohong sama abang" ucap alan sambil mencubit pipi risa lumayan kencang.


"aww sakit abang, lepasin pipi risa" ucap risa meringis kesakitan karena dicubit lumayan kencang.


Setelah berhasil melepaskan risa belari ke arah muel dan dirga bersembunyi dibelakangnya sambil meledek alan, mereka yang melihat kelakuan risa dan alan hanya terkekeh geli saja.


"nona besar ini pesanan anda" ucap seorang pria tampan berlari ke arah risa dan yang lainnya.


Pletakk


Sesampai didepan risa dan yang lainnya, pria tampan tersebut mendapatkan jitakan sayang dari risa.


"sudahku katakan kalo diluar jangan panggil formal jack santai aja" ucap risa kesel sama pria tampan ini.


"hehehe sorry saa, nih yang lo minta" ucap jack cengengesan sambil memberikan paper bag kepada risa, yang berisi baju sekolah dan hp baru yang diminta risa.


"thanks jack, kalo begitu risa sama nana pergi dulu bye" ucap risa sambil masuk mobil bareng dengan karlina.


Risa mengendarai mobil lamborgini keluar dari hutan khusus tersebut.


"saa lo nginep ya dirumah gue, gue masih kangen" ucap karlina manja sambil memohon dengan muka melasnya.


"lain kali saja, besok gue sekolah" ucap risa melirik sekilas sahabatnya tersebut.


Risa tidak menyetujui permintaan sahabatnya ini karena besok ia akan mulai sekolah, sekarang risa berusaha bersikap seperti biasanya agar tidak dicurigai belum saatnya risa memberi tahukan keluarga asli tubuh ini.


"yah gue masih kangen sama lo saa" ucap karlina memelas sambil bergelayutan dilengan kecil risa.


"ck, kaya anak kecil lo" ucap risa walaupun umur risa saat ini jauh lebih muda tapi jiwanya telah berumur 20th.


"elo mah--" ucap karlina terpotong karena risa mengerem mendadak.


Cittt cittt


Bunyi ban bergesekan dengan aspal karena mengerem mendadak, untung saja sudah sepi jalannya.


"lo tunggu mobil gue mau olahraga sedikit" ucap risa yang melihat hal seru sambil melepas sabuk pengaman.


Sedangkan karlina masih terkejut karena sahabatnya mengerem mendadak saat akan memarahinya, malah sahabatnya berlalu keluar dan menyuruhnya didalam mobil katanya akan berolahraga, sikapnya yang berubah-ubah membuat karlina hanya menggelengkan kepalanya.


Lalu melihat keluar dimana sahabatnya berada.


...


Sedangkan risa tidak memperpedulikan sahabatnya terkejut dan memilih keluar mobil.


Saat mengendarai mobil matanya tidak sengaja menangkap sesuatu yang menarik, makanya kenapa risa berhenti dan ingin sekali bermain sebentar.


"hentikan" ucap risa dingin kepada sekelompok pria kekar berbaju hitam seperti bodyguard berjumlah 30-an, sedang mengeroyok 6 orang pemuda.


Jelas sekali ke-6 pemuda tersebut kalah jumlah dan fisik mereka berbeda jauh sekali.


Sedangkan ke-6 pemuda tersebut sudah banyak luka lebam dan tersungkur kejalanan, saat salah satu pria kekar berbaju hitam ingin menusuk belati kesalah satu pria tampan yang sudah mendapatkan luka lebam dipipinya dan sudut bibirnya robek tapi terhenti mendengar suara dingin tersebut.


Membuat semua orang disana terkejut akan kehadiaran seseorang.


"siapa kau jangan ikut campur" ucapnya seorang bodyguard kesal karena diganggu oleh gadis kecil.


"kalo gue ga mau gimana, om" ucap risa sambil melipat tangan didadanya memasang smiriknya.


Melihat gadis dihadapannya seakan menatang serta memanggilnya om membuat pria tersebut marah, ia maju dan mulai menyerang risa.


Risa yang melihat pria tersebut terpancing hanya memasang smiriknya.


Bughh


Krakk


Arghh


Jangan lupa Like, Comment dan Jangan lupa VOTE oke😉