Rebirth To The Cupu Girl's Body

Rebirth To The Cupu Girl's Body
Chapter 26.



Hai hai pada penasaran ga gimana keadaan risa🤭.


Makanya jangan lupa terus dukung author dengan cara LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL INI YA😉.


Agar lebih semangat lagi buat novelnya maafin author juga jarang up akhir akhir ini dikarenakan sakit lama author kambuh lagi🙏🏻.







"NANA" teriak seorang pria tampan berlarian ke arah karlina dan yang lain, sontak semua orang melihat ke arah pria tersebut yang berlarian diikuti ke-3 orang dibelakangnya.


Karlina yang melihat itu segera maju kearah mereka yang sedang berlari dan tanpa sadar air matanya jatuh.


Brukk


"hikss bang arga" isak karlina kembali pecah saat memeluk abangnya, lagi dan lagi hatinya terasa hancur air matanya kembali turun deras, karlina sudah berusaha kuat menahannya tapi kenyataannya dia sedang rapuh saat ini.


"hosh princess sudah jangan nangis" ucap arga mengantur nafas sambil menenangkan adiknya dan membalas pelukannyaa.


“bang argaa hikss ini semua salah linaa bang hiksss harusnyaa lina yang kena peluru tersebut hikss harusnya lina yang sekarang berbaring didalam sana bukan risaa hiksss, ini semua salah lina bang hiksss lina ga mau kehilangan risa untuk kedua kalinyaa bang hiksss, linaa ga kuat lagi harus kehilangan untuk kedua kali hiksss linaa ga mauu bang” isak karlina semakin menjadi ia bahkan memeluk arga dengan sangat erat menumpuhkan semua rasa sakit yang sendari tadi ditahan dihatinya.


"hey princess abang dengerin abang jangan ngomong gitu nanti risa marah, risa menghalangi peluru tersebut karena ingin melindungimu jangan menyalahkan diri sendiri oke" ucap arga menangkup pipi karlina dan menghapus air matanya lembut.


Karlina kembali memeluk arga ia memikirkan kata-kata arga tangisan karlina semakin pecah setelah mengerti perkataan argaa, jadi risa ingin melindungi gue pikir karlina semakin menangis keras dadanya terasa sesak.


Arga yang melihat sisi rapuh adiknya sungguh tidak kuat hatinya terasa sakit sekali apalagi pas tau bahwa orang yang sangat disayangin, yang sudah dianggap adik sekarang terbaring lemah diruang operasi sungguh hati argaa benar benar tidak kuat menerima semua ini.


"nana bagaimana hosh keadaan risa" ucap arya yang baru sampai setelah berlari menyusul arga.


"iya nak bagaimana keadaan risaa saat ini?" tanya papi baru sampai juga.


"benar bagaimana keadaannya?" ucap mami karlina baru sampai bareng papi mereka seperti tidak ingat umur saja berlarian dari lobby ke ruang operasi karena saking paniknya.


Saat karlina ingin menjawab dokter telah selesai mengambil darah rico dan kembali lagi keruangan operasi dengan rico yang ikut dibelakangnya.


"tuan anda harus banyak istirahat dan minum suplemen penambah darah" saran dokter sambil menepuk bahu rico.


Rico hanya mengangguk saja karena saat mengambil darah rico sempat bertanya apa yang terjadi pada adiknya.


Dokter menjelaskan bahwa adiknya dibawa kerumah sakit dengan keadaan yang sudah banyak darah dan 2 luka tembak yang dimana pelurunya sudah bercampur racun, untungnya racunnya tidak mematikan dan belum menyebar.


Saat mendengar penjelasan dokter lagi dan lagi hati rico terasa semakin sesak air matanya turun tanpa sadar, rico merasa telah gagal menjadi abang karena tidak bisa menjaga adiknya.


Rico seperti kehilangan dunianya, dunianya yang baru ia dapat saat adiknya sadar dari pingsan 2 minggu lalu yang langsung merubah sikapnya membuat rico senang tapi kesenangan tersebut tidak berlangsung lama karena melihat adiknya yang terbaring lemah dengan berbagai alat medis untuk bertahan saat ini.


"nona karlina dimana satu orang lagi yang akan mendonorkan darah, saya sangat butuh darah tersebut karena kondisi pasien makin melemah" ucap dokter berbicara kepada karlina.


"satu orang lagi yang akan mendonorkan darahnya adalah saya dok, cepat ambil darah saya dan selamatkan orang yang berada di dalam sana" ucap arga cemas sambil berjalan ke arah dokter.


Dokter tersebut terkejut ketika mendengar pria tersebut berbicara seperti itu, dokter jelas tau siapa pria tersebut ia adalah putra sulung keluarga wilson yang di rumorkan terkenal dingin dan datar, tapi sekarang orang yang didepannya tidak seperti yang dirumorkan.


"apa anda yakin tuan arga?" tanya dokter ragu.


"sangat yakin dok, anda jangan banyak omong cepat ambil darah saya jika sesuatu terjadi padanya kau yang akan menanggungnya" ucap arga dingin.


Dokter yang mendengar ucapan arga seperti terdengar ancaman meneguk salivatnya susah payah apalagi suara dingin tersebut seperti menusuk.


"b baik m mohon ikut saya tuan arga" ucap dokter sambil berjalan ke ruangan dimana rico mengambil darah tadi, yang diikuti oleh argaa.


Setelah kepergian dokter dan argaa mereka semua jatuh pada keheningan rico sibuk dengan pikirannyaa begitu juga yang lain, hingga satu suara berhasil membuyarkan pikiran mereka.


"bang rico dimana risaa" ucap arion sambil mengatur nafas dan menatap abangnya tersebut, tadi saat jam kuliah tiba-tiba arion ditelpon oleh abangnya dan abangnya tersebut bilang bahwa adik mereka masuk rumah sakit, arion yang mendengar tersebut dadanya terasa Sakit ia segera keluar kelas tanpa pamit dan mengendarai motor ngebut kerumah sakit dengan dadanya yang masih terasa sesak saat mendengar kabar tersebut.


"masih diruang operasi" ucap rico lemah.


"APA YANG TERJADI DENGAN PRINCESS BANG" teriak arion sambil mengecakam baju rico, begitulah watak arion ia akan menjadi sangat emosional melebihi rico jika sudah bersangkutan dengan risaa.


"arion apa apan si lo lepasin dulu gue bakal jelasin" ucap jack menegahi mereka berdua, ya arion kenal jack karena jack pernah main kerumah.


Akhirnya arion melepaskan cekaman dikemeja rico, sedangkan rico masih diam membisu pikirannya kosong saat ini.


Jack yang melihat itu bernafas lega dan mulai menjelaskan apa yang terjadi kepada arion.


Bahkan mami, papi, dan abangnya karlina ikut mendengar penjelasan jack termasuk arga yang baru sampai.


Reaksi mereka terkejut? Tentunya bahkan arion, arga dan arya rahang mereka mengeras tangan mereka sudah mengepal dan siap untuk menonjok seseorang.


"dimana mereka jack?" ucap arion yang sudah tersulut emosi.


"saat ini mereka sudah gue kurung biar ade lo aja yang memberikan hukuman seperti apa" ucap jack berbohong karena ga mungkin dia bilang kalo orang yang telah bikin risaa seperti ini dikurung di markas.


Akhirnya arion, arga dan arya cuman bisa menahan emosi mereka.


...


Disisi lain negara saat ini.


"kamu dimana dek abang kangen sama kamu" ucap seorang pria tampan berdiri didepan jendela kaca yang memperlihatkan pemandangan ibu kota.


"abang kangen banget sama kamu" ucap pria tampan sambil memandang bingkai berisikan foto candid perempuan cantik yang sedang tersenyum manis.


"kamu tumbuh menjadi perempuan cantik, abang sayang banget sama bella, semoga abang cepet bertemu dengan mu" ucap pria tampan sambil memcium bingkai foto tersebut.


"tok,,,tok,,,tok"


"masuk" ucap pria tampan kembali datar dan duduk dikursinya memajang bingkai foto tadi dimejanya.


"salam tuan" ucap seorang bodyguard menunduk hormat tapi didalam hatinya ia sangat takut apalagi menyampaikan berita ini.


"kabar apa yang kau bawa" ucap pria tampan sambil melipat satu kaki memandang bodyguardnya datar.


"i itu tuan" ucap bodyguard gugup ketakutan.


"itu apa, kalo ngomong yang jelas sean" ucap pria tersebut menatap tajam bodyguard yang dipanggil sean.


"s saya m mendapatkan b berita b bahwa n nona arabella sudah meninggal" jelas sean susah payah.


Pria tampan yang mendengar berita dari bodyguardnya menegang ditempat, seketika diruangan nan besar serta mewah diselimuti aura yang mencekamkan.


"kau jangan bercanda sean" ucap pria tampan dingin sambil menatap sean tajam.


"s saya tidak bercanda t tuan, n nona a arabella meninggal dan berita meninggal nona arabella hanya negara A saja yang tau" ucap sean menjelaskannya dengan gemetaran karena merasakan aura yang menyeramkan.


"kau bisa keluar" ucap pria tampan dingin, sean menunduk hormat dan keluar segera dari ruangan.


"ARGHHHHHHHHHH" pria tampan tersebut langsung mengacak meja kerjaanyaa.


"bella kenapa kau meninggalkan abang, padahal abang belum ketemu sama sekali denganmu" ucap pria tampan sambil terduduk dilantai memegangi kepalanya.


"kenapa kamu meninggalkan abang cepat, kenapa kamu menyusul mommy, daddy, oma dan opa sangat cepat bella" ucap pria tampan air matanya mulai turun dan hatinya merasakan sakit yang teramat sakit.


"padahal abang ingin mengajakmu membalaskan dendam mommy, daddy, oma dan opaa" isak tangis pria tersebut makin menjadi.


"pasti ini karena keluarga smith, iya pasti karena keluarga brengsek tersebut" ucap pria tampan kembali berdiri.


Ia yakin meninggal adiknya ada hubungannya dengan dengan keluarga SMITH.


Pria tampan tersebut tau kalo adiknya berada dikeluarga brengsek tersebut yang telah memusnakan keluarga kandungnyaa.


"Keluarga smith berdoalah jika saya tau kematian adik saya ada hubungannya dengan keluarga smith, akanku pastikan keluarga smith memiliki akhir yang mengenaskan" ucap pria tampan dengan penuh kebencian mendalam.


Pria tampan tersebut sangat benci dengan keluargaa smith dan semakin membencinya, bahkan rasa benci tersebut membuat ia tumbuh menjadi lelaki dingin dan tidak tersentuh.


Hayo penasaran tidak siapa pria tersebut? Dan dendam apa yang dimaksud? Kalo penasaran jangan lupa dukung author terus ya dengan cara..


LIKE, COMMENT dan VOTE NOVEL INI OKEE:))