
Hai para pembaca setiaku!👋🏻.
°
°
°
°
°
"tok,,,tok,,,tok" ketuk seseorang dari luar tapi pemilik kamar tidak bangun sendari tadi bahkan ia seperti tidak terusik dengan ketukan tersebut.
Ia lebih nyaman dengan kasur serta selimutnya, bahkan sesekali gadis tersebut memutar tubuhnya untuk mencari tempat yang sangat nyaman.
Hingga orang yang sendari tadi ngetuk pintu memilih masuk kekamar gadis kecil yang berusaha dibanguninya.
Ternyata yang mengetuk pintu adalah pria tampan yang sudah rapi dengan setelan jas serta sudah wangi berjalan ke ranjang dimana terdapat gadis cantik yang sedang menikmati tidurnya.
Pria tampan tersebut tersenyum manis dan membelai pipi chubby gadis tersebut.
Ia merasakan gemas dengan pipi chubbynya bahkan menoel hingga menunyel pipi tersebut tapi pemilik juga tidak terbangun sama sekali dan langsung mencubitnya lumayan keras, hasilnya membuat sang pemiliknya bangun.
"a awww sakit bang" ucap gadis kecil meringis memegangi pipinya yang dicubit oleh abangnya.
"kamu kebo sekali ya princess memangnya kamu ga sekolah hm" ucap pria tampan sambil melepaskan cubitan dipipi chubby digantikan dengan menangkup wajah gadis yang masih setengah sadar.
"masih ngantuk bang, emangnya jam berapa?" tanya gadis tersebut yang masih setengah meram ia tahu didepannya ini pasti abang pertamanya.
"sudah jam 6.30" ucap pria tampan tersebut, butuh berapa detik bagi gadis cantik itu untuk memahaminya.
"ASTAGA RISA TELAT LAGI BANG RICO" teriak gadis cantik langsung membulatkan mata dan lompat dari kasurnya menuju kamar mandi yang memang berada dikamar.
Brakk
Pintu kamar mandi ditutup dengan kencang oleh gadis cantik tersebut.
Sedangkan pria tampan yang melihat kelakuan adiknya hanya menggelengkan kepala dan keluar dari kamar gadis cantik tersebut ialah risa.
Pria tampan tersebut ialah rico setelah diluar kamar risa, rico tertawa terbahak-bahak saat sadar bahwa ia mengerjai adiknya, setelah selesai tertawa ia turun kebawah.
...
Sedangkan risa sedang mandi terburu buru saat mengetahui dirinya telat sekolah, padahal ia tidak mengetahui bahwa dirinya dikerjain padahal baru juga jam enam lewat lima.
Setelah selesai mandi risa memakai seragam dengan buru buru, kebetulan sekali kelasnya dan kelas sebelah yaitu kelas axel, tino, aksa, kelvin, denish, dan daniyal juga berolahraga hari ini, risa langsung memakasi baju olahraga karena olahraganya jam pertama.
Setelah rapi ia segera pakai bedak bayi dan liptbam lalu menyambar tas serta kunci motor.
Lalu risa turun kebawah menuju dapur tepat kedua abangnya berada sekarang.
"pagi bang" ucap risa mencium kedua pipi abangnya.
"pagi juga princess" ucap kedua abangnya sambil membalaskan ciuman adiknya.
Risa segera menyambar roti yang sudah dioleskan selai dimeja, risa langsung memakannya dan menghabiskan susu hangat sekaligus.
"bang risa berangkat dulu ya, udah telat ni" ucap risa menyalami abangnya dan langsung berlalu pergi.
Saat rico ingin bilang bahwa adiknya tidak telat dan ingin memberikan kabar bahagia, tapi tidak jadi karena adiknya sudah berlalu pergi.
"bang ko risa bilang telat si?" tanya arion binggung.
"tadi abang bangunin dia dan bilang bahwa ia telat sekolah, hasilnya dia jadi begitu padahal abang ingin menyampaikan kabar gembira" jelas rico sambil makan.
"abang jahil benar, yudah nanti saat risa dirumah dan lagi selamat ya bang atas kenaikan jabatannya ini" ucap arion.
Berita bahagia yang ingin disampaikan adalah kenaikan jabatan rico, ia binggung tiba-tiba dia naik jabatan menjadi wakil presdir dan lagi kata sekertarisnya sudah lama presdir ingin menaikin jabatannya tapi selalu lupa.
Kata sekertarisnya juga presdir mencarikan dokter terbaik untuk menjalankan operasi kepada ibunya yang dirawat, rico terkejut dengan itu semua ia sangat tidak percaya.
...
"sial gue telat lagi" ucap risa menaiki motornya dan segera menuju ke sekolahnya.
Dengan kecepatan maksimum ia membelah ibukota untuk mencapai sekolahnya.
Risa langsung memasuki motornya kekawasan sekolah elit tersebut dan memarkirkan motornya bisa ia lihat juga bahwa teman-temannya juga baru sampai juga.
Sedangkan ke-6 pemuda tampan yang menyadari Queen mereka telah sampai buru-buru menghampirinya.
"selamat pagi queen" ucap mereka serempak sambil tersenyum manis.
Para penghuni sekolah yang melihat keakraban ke-6 most wanted boy yang terkenal dingin dan bad boy serta jarang tersenyum dibuat terkejut dengan apa yang dilihat mereka.
Ke-6 most wanted boy sangat akrab dengan gadis yang dulunya terkenal cupu padahal ke-6 pemuda tampan teekenal anti cewe, dan lagi mereka ber-6 menghampiri gadis tersebut menyambutnya serta mengucapkan selamat pagi Queen dan tidak lupa tersenyum manis.
Para penghuni sekolahan berteriak histeris melihat kejadian ditempat parkiraan dan senyum para most wanted boy yang jarang mereka lihat.
"pagi juga guys, panggil risa saja kalo queen kaga enak didengar dan lagi jangan tersenyum kalian membuat satu sekolah berteriak histeris melihat senyum kalian" ucap risa sambil turun dari motor sportnya.
"tidak kami akan memanggilmu Queen titik, dan lagi biarkan saja kami tersenyum untukmu" ucap aksa kekeh.
"benar kata aksa kami tidak peduli dan lagi panggil kami prince mulai sekarang" ucap axel yang dianggukin lainnya.
"seterah kalian mau manggil gue ape dah, tapi kalo gue ga mau manggil prince gimana?" ucap risa sambil berjalan masuk ke gedung sekolah.
"yah queen plis lah panggil kami prince ya" ucap kelvin sambil mengikuti risa dari belakang yang disusul lainnya.
"iyaa queen panggil kita prince ya" bujuk tino.
"ayolah queen" bujuk kedua twins.
"haa baiklah baiklah seterah kalian" ucap risa yang pasrah karena ke-6 pemuda tampan ini sangat berisik dan lagi mereka sekarang menjadi pusat perhatian.
Sedangkan ke-6 pemuda tampan langsung saja ekspresinya berubah senang sekali.
"tapi gimana kalo prince stupid?" ucap risa berputar badan dan menghadap mereka ber-6 sambil tersenyum jahil.
"Queen mahh masa prince bodoh si" ucap mereka ber-6 merajuk.
Seketika risa tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi lucu ke-6 pemuda tampan, gimana ga lucu ekspresi mereka seperti kucing yang menggemasakan dan lemah.
Sedangkan ke-6 pemuda tampan hanya cemberut saja dan merasa jengkel dengan queenya tersebut yang sudah berputar badan dan berjalan meninggalkan mereka.
Tiba tiba mereka memiliki ide, mereka ber-6 saling melirik seakan saling memahaminya.
Mereka berjalan cepat menuju risa yang sudah lumayan jauh dan mereka ber-6 mulai menghitung sampai 3 dan.
"hahahaha geli geli ampun hahaha udah hahaha geli banget iya iya panggilnya prince tanpa kata stupid hahaha tapi berhenti dulu geli" ketawa risa pecah saat ke-6 pemuda tampan mengelitikinya.
"rasain ini queen karena sudah menjahili dan membikin kita kesal" ucap axel gemas sambil mengelitik risa.
"iya nikmati saja queen, ini pipi apa bakpau si gemes banget" ucap denish dan daniyal berbarengan sambil mencubit pipi risa masing-masing satu.
Sedangkan risa sudah terduduk dilantai karena lemas, bahkan pipinya sudah sangat merah dibuat oleh keenam pemuda tampan yang mengelilinginya.
Sedari tadi mereka bertujuh sudah menjadi pusat perhatian ada yang iri dan ada jugaa yang benci, tapi mereka bertujuh tidak peduli.
"kalian jahat sekali si" ucap risa lemas sekali.
"hehe peach maafin kami queen" ucap mereka berjejer rapi didepan risa dengan tangan yang membentuk peach.
"liat ni pipi gue merah gara gara denish dan daniyal" ucap risa menujuk pipinya.
"maafin kami queen abisnya pipinya ngegemesin" ucap daniyal yang dianggukin denish.
"tapi tunggu ko bell masuk belum bunyi dari tapi setau gue, gue telat masuk" ucap risa sambil berdiri yang dibantu axel dan aksa.
"belum lah masih ada sepuluh menit lagi queen, dan lagi lo belum telat queen" ucap aksa santai.
"tunggu jam berapa sekarang?" ucap risa binggung.
"07.35" ucap axel, seketika risa terkejut karena berarti ia datang tepat waktu tidak telah, sedangkan sekolah elit ini masuk jam 07.45.
Berarti risa ditipu dong sama abangnya bahwa ia telat sekolah.
"bang rico awas saja nanti" ucap risa kesal lalu berjalan ke kekelas sambil menghentakan kakinya.
Mereka ber-6 dibuat binggung akan perubahan ekspresi risa yang begitu cepat sekali.
Jangan lupa LIKE, COMMENT dan JANGAN LUPA VOTE NOVEL INI YA:))