Rebirth To The Cupu Girl's Body

Rebirth To The Cupu Girl's Body
Chapter 20.



Hi para pembaca setiaku semoga novel aku tidak membosankan bagi kalian ya:))


°


°


°


°


°


Risa berjalan kekelas meninggalkankan ke-6 pemuda tampan dengan perasaan kesal karena dibohongi oleh abangnya ini.


Saat dikelas risa segera duduk dipojokkan kanan, sejak dulu ia duduk sendiri sendari tadi saat ia masuk juga semua penghuni kelas meliriknya tapi ia tidak peduli.


Risa memilih menyilangkan tangannya dimeja dan menyembunyikannya kepalanya ditengah silangan tangan, lebih baik tidur bentar lagi pikir risa.


Tidak lama kemudian datanglah ke-6 pemuda tampan yang membuat seisi kelas heboh dan berteriak histeris.


‘kyaaa pangeran axel’


‘mimpi apa gue semalem anjay’


‘ah makin ganteng aja mereka’


‘tumben mereka kekelas ini’


‘pasti mau nemuin gue’


‘kepedeaan lu’


‘aksaa jadiaan ama gue yo’


‘gilaa si twins cakep banget kalo liat dari dekat’


‘ayang beb kelvin makin ganteng aje’


‘aduhh ayang beb tino’


Teria histeris para penghuni kelas menganggu risa yang sedang nyamannya tertidur.


Brakk


"bisa ga si ga usah berisik masih pagi" ucap risa ngebentak mereka semua yang berada dikelas dengan garang.


Semua penghuni kelas langsung terlonjak kaget dan langsung menatap risa seketika mereka yang ingin marah tidak jadi karena melihat ekspresi risa yang siap menerkam siapa saja, sekarang mereka semua diam dari pada mereka bernasib sama seperti salsa waktu dikantin.


Sedangkan ke-6 pemuda tampan yang melihat queennya dalam mode kesal memilih mengjampirinya dan menghiburnya.


"queen kenapa si kaya kesel gitu" tanya aksa.


"iya bilang sama kami siapa yang gituin queen" ucap axel.


"huft gue gpp, kui kekantin sebelum kelapangan pengen beli es cream" ajak risa menghembuskan nafas kasar berusaha mengontrol emosinya.


Jika rico bukan abangnya risa sudah dipastikan kepalanya lepas dari tubuhnya, risa kesal sekali karena abangnya tersebut membuat ia sangat terburu-buru.


"ayo queen mau es cream apa biar prince tino yang beli" ucap tino sambil menarik tangan risa.


Mereka semua berjalan keluar kelas menuju kantin untuk membeli es cream memperbaiki mood risa.


Sesama di tempat jual es cream mata risa langsung berbinar bahagia melihat banyak es cream.


"risa mau yang ini" ucap risa sambil menunjuk es cream cup rasa coklat dengan muka gemasnya.


Membuat ke-6 pemuda tampan sangat gemas akan risa, rasanya mereka ingin mengarungi risa untuk disembunyikan.


"ambil saja Queen mau yang mana" ucap axel.


"serius sel?" ucap risa dengan binar kebahagiaan dan dianggukin axel, risa segera mengambil es cream coklat dan stawberry.


"makasih prince" ucap risa sambil mencium pipi axel dan berjalan ke meja kosong untuk menikmati es cream.


Mereka yang melihat risa mencium pipi axel dan memanggilnya prince membuat ke-5 orang dibuat iri, sedangkan axel sangat bahagia entahlah seperti dicium oleh adik perempuan menurutnya.


Setelah membayar axel dan yang lainnya berjalan ke arah risa yang sedang asik makan es cream sampai belepotan.


"Queen makan es creamnya yang bener dong" ucap kelvin sambil membersihkan es cream disudut bibir risa.


Mereka ber-6 menyaksikan queen mereka saja hingga bell masuk berbunyi pertanda jam pertama dimulai bertepatan dengan es cream risa yang sudah habias.


"ayo guys kita kelapangan" ajak risa kepada ke-6 pemuda tampan.


Mereka ber-7 keluar dari kantin berbarengan menuju ke lapangan, seketika orang-orang yang berada dilapangan memperhatikan ke-7 orang tersebut.


Sedangkan ke-7 orang ini hanya cuek lalu duduk dipinggiran lapangan sambil menunggu guru yang datang.


...


Setelah menunggu lama ternyata guru yang mengajar olahraga dikelas risa tidak masuk karena sakit, jadi olahraganya digabungin oleh kelas sebelah.


Pritt


Tiupan pluit dari guru olahraga kelas sebelah pertanda harus kumpul semua dan berbaris rapi.


"untuk kelas Xll-2 Ips sudah dengarkan kalo bu susi sakit?" tanya guru olahraga cowo.


"sudah pak tio" ucap anak anak kelas Xll-2 ips serempak.


Guru olahraga yang tidak masuk bernama bu susi yang berumur 30th lebih sedangkan yang guru olahraga yang sedang berbicara bernama pak tio umurnya masih 25th terbilang masih muda.


"oke saya yang akan mengantikan bu susi sekarang kita pemanasan dulu sebelum melakukan olahraga lain" ucap pak tio sambil memulai pemanasan.


Setelah berapa menit pemanasan, akhirnya mereka semua menuju ke lapangan khusus basket, disekolah ini ada 3 lapangan satu khusus bakset, yang satu khusus sepak bola, dan yang satu lagi khusus untuk kumpul murid dilapangan.


"olahraga kali ini kalian bentuklah tim sesama teman beranggotakan 10 orang agar pas, 5 pemain utama serta 5 lainnya pemain cadangan dan mulailah pertandingan basket melawan kelas sebelah" ucap pak tio kepada murid kelas Xll-2 ips.


Sedangkan risa melihat kekanan kiri untuk mencari kelompoknya.


Tapi jika dilihat anak perempuan tidak mau berkelompok dengannya.


"risa kau kelompok dengan kami saja" ucap pemuda yang lumayan tampan mendekat ke risa yang diikuti 8 orang lainnya.


"kami kekurangan 1 orang" ucapnya lagi yang sudah berada didepan risa.


"terimakasih ketua kelas" ucap risa.


"panggil nama aje si ga usah ribet" ucap pemuda yang dipanggil ketua kelas.


"iye iye leo makasih ya" ucap risa sambil terkekeh.


"oh iya dibelakang lo siapa namanya?" tanya risa.


"masa lo ga tau nama temen sekelas lo si sa" ucap leo tidak percaya.


"hehe kan lo tau gue jarang bergaul" ucap risa sambil nyengir.


"haish makanya bergaul sa, kalian kenalin diri dulu dah" ucap leo menghelakan nafas pelan.


"gue nicholas panggil nic." ucap pemuda tampan yang memiliki iris mata abu abu.


"gue nathan" ucap pemuda berambut pirang.


"gue marcel panggil cel aje" ucap pemuda memiliki perawakan tinggi.


"gue dimas" ucap pemuda yang terlihat manis.


"gue angga" ucap pemuda bersurai coklat.


"gue gerlad" ucap pemuda bersurai hitam pekat.


"gue revan dan ini devan kembaran gue" ucap pemuda yang memiliki wajah sama persis yang membedakan hanya bola matanya.


"gue galang" ucap pemuda yang terlihat humoris.


"baik panggil gue risa saja ya semoga kita kompak" ucap risa sambil berjabatan tangan satu persatu.


Sedari tadi risa dan kelompok ketua kelas berinterkasi tidak luput dari pandangan murid sesama kelas yang lainnya, mereka semua pada sengaja tidak berkelompok dengan risa.


Tapi kenyataannya risa bisa dapat kelompok yaitu kelompok ketua kelas yang paling populer dikelas.


Sedangkan ke-6 pemuda tampan yang melihat queennya dikelilingi lagi dan saling berjabat tangan membuat mereka tidak suka, ke-6 pemuda tampan memandang ke-9 orang yang mengerubungi queennya.


Jangan lupa LIKE, COMMENT dan JANGAN LUPA VOTE NOVEL INI YA:)).


Kan kemarin aku ga up karena ga enak badan, dan janji mau up 3 chapter cuman satu Chapternya lagi belum kelar, jadi kalo ga nyusul paling digabungin sama besok jadinya double up, terimakasih semuanya 🙏🏻