
Di sebuah rumah mewah, terlihatnya sepasang ibu dan anak-anak nya sedang menunggu seseorang yang sangat mereka rindukan..
"Ayah sama kakak mana sih Bund lama banget, kata Ayah hari ini pulang, tapi kok gak muncul-muncul sih," Ucap Tammy sambil menatap pintu rumah itu..
"Sabar dong sayang bentar lagi juga sampai katanya kan lagi otw," Ucap sang Bunda kepada putri kecilnya.
"Iya nih nggak sabaran banget sih kamu Tammy, kakak juga nunggu," Ucap seorang anak laki-laki yang berbeda beberapa bulan umurnya dengan gadis kecil itu,
Yaa gadis itu bernama Tammy, .Tammy Andhara Pratama Dan kakaknya yang bernama Satria, Satria Ahmad Pratama.
"Udah-udah. Sambil nunggu kita Novi aja gimana?" Tawar Clara (Bunda Tammy),, lalu kakak beradik itu pun mengambil remot televisi nya bersamaan..
"Kakak/Adek." Ucap Satria dan Tammy bersamaan..
"Kakak siniin, itu aku duluan yang ngambil." Ucap Tammy yang melihat remotnya di tangan kakaknya..
"Enggak orang kakak duluan yang ambil." Balas Satria.. "Niih klo mau kejar kakak, kamu pengen liat si botak kembar kan, ayo kejar kakak," Ucap Satria sambil berlari...
"Kakak siniin nggak, nanti aku ketinggian ceritanya," Ujar Tammy mengejar kakaknya..
Meskipun mereka suka bertengkar, tapi mereka saling menyayangi satu sama lain.
Clara yang melihat putra dan putrinya bercanda tawa pun ia ikut tersenyum melihat kelakuan anak-anaknya itu, hingga tiba-tiba perasaan aneh muncul di dalam hati Clara..
Degg... Degg... Degg.
"Astaga, ada apa ini perasaanku tiba-tiba tidak enak, Ya Tuhan lindungilah keluarga ini." Batinnya dalam hati
"Ah sudahlah, mungkin hanya perasaanku saja." Ucap Clara menepis pikirannya dan kemudian ia melihat anak-anaknya kembali..
"Udah lah kejar-kejaran nya, nggak capek apa?"
"Mending siniin aja itu remotnya, giliran Bunda yang nonton, kalau kalian gini terus kapan nontonnya keburu habis siarannya." Ucap Clara
Dan hanya dibalas anggukan pasrah oleh sepasang kakak-beradik itu..
Saat mereka sedang asyik menonton tiba-tiba ada bunyi langkah kaki mendekat di ruang tamu rumah itu,
Tak... Tak... Tak
Suara langkah kaki semakin dekat membuat sepasang kakak-beradik yang sedang asyik menonton menoleh ke arah sumber suara.. Dan mereka pun berlari ke arah seseorang, lalu mereka berteriak senang
"AYAH, KAK CLAUDIA. Satria/Tammy rindu Ayah sama kak Claudia." Ucap Tammy dan Satria kompak,, lalu mereka langsung memeluk sang Ayah dan kakaknya yang mereka rindukan...
"Heyy, Anak-anak kesayangan Ayah, Ayah juga rindu kalian, gimana kabarnya kalian apa kalian baik-baik saja di rumah," Ucap Surya sambil membalas pelukan putra dan putrinya.
Claudia juga membalas pelukan para adek adek nya itu, "Kakak juga rindu kalian,"
"Kita baik Yah, kak Claudia sama ayah gimana?" Balas mereka kompak..
"Kita baik," Jawab Claudia dan Surya
"Mas udah pulang, dari tadi anak-anak nunggu kamu," Ucap Clara juga langsung memeluk suaminya itu.
"Iya sayang, soalnya tadi ada sedikit masalah di jalan, tapi sekarang udah beres," Surya membalas pelukan istrinya dan langsung mengecup kening istrinya sekilas..
Clara mengangguk...
Kemudian Clara beralih menatap seorang gadis yang berdiri di sebelah suaminya, "Ohh putriku kau sudah besar, 1 tahun Bunda tak berjumpa denganmu. Bunda rindu padamu sayang, urusanmu di sana lancar kan?" Ucapnya sambil memeluk Claudia.
Ya memang Claudia ke luar negeri di rumah opanya di Korea. Claudia lebih memilih sekolah di luar negeri daripada di negara kelahirannya. Sudah 1 tahun ini Claudia di Korea, dan baru sekarang ia kembali ke indo.
Claudia membalas pelukan bundanya, "Claudia juga kangen Banget sama Bunda, maafkan Claudia ya baru bisa pulang sekarang, di sana sih lancar lancar aja Bund."
"Iya kakak di sana lama banget, udah lupa ya sama Tammy. Betah amat di sana," Ucap Tammy mengerucutkan bibirnya..
"Ishh kamu tu, mana mungkin kakak lupa sama adek kakak yang paling manja ini," Balas Claudia mencubit pipi chubby adeknya.
"Udah-udah, Ayah bawain oleh-oleh nih buat kalian." Kata Surya sambil menyerahkan tas kecil kepada anak-anaknya..
"Ayah tau aja kalo kita itu juga nungguin oleh-oleh dari Ayah," Ucap Tammy mengambil tas kecil yang ada di tangan ayahnya.
"Kita?? Kamu aja kalik yang tadi nunggu sampai nggak bisa diem," Sindir Satria kepada adiknya..
"Serah Tammy lah, emang kak Satria nggak mau apa oleh oleh dari Ayah?" Tanya Tammy..
"Siapa bilang klo kakak nggak mau, siniin kakak duluan." Satria langsung merebut tasnya dari tangan adiknya, lalu bembukanya
"Oleh-oleh aja langsung pada semangat," Celetuk Claudia
Sepasang suami-istri yang sedari tadi melihat perdebatan anak-anaknya pun hanya menggelengkan kepala seraya tersenyum..
"Woooww,, jam tangan impian Satria ini Ayah," Kagum Satria lalu memaki jam nya. "Makasih Ayah." Ucap Satria
"Sama-sama, suka gk?"
"Suka banget ayah," Jawab Satria antusias.
Kini giliran Tammy yang membuka oleh-oleh dari ayahnya.. Tammy pun sama merasa senang,,
"Sama-sama sayang."
"Emmm kakak juga punya sesuatu untuk kalian dek," Claudia merogoh saku roknya..
"Apa itu kak?" Tanya Tammy..
Claudia langsung memegang kedua tangan adeknya,
"Tutup dulu dong mata kalian."
Satria dan Tammy pun mengikuti apa kata kakak mereka. Claudia langsung memakaikan cincin yang sama dengannya ke jari tengah kedua adeknya..
"Sekarang kalian boleh buka," Ucap Claudia..
Satria dan Tammy membuka matanya, "Wah kak ini cincin buat kita?"
"Iya kakak beliin buat kalian, ini hasil kakak nabung selama ini. Kita bertiga couple, kakak sengaja beliin yang agak besaran supaya bisa kalian pakai selamanya. Kalian suka?" Ucap Claudia sambil menujukkan tangan yang ada sebuah cincin melingkar di jari tengahnya..
"Suka banget kak. Makasih kak Claudia," Ucap Tammy dan Satria langsung memeluk kakaknya..
"Iya sama-sama." Ucap Claudia membalas pelukan adeknya..
"Ekhmm buat Ayah sama Bunda mana," Ucap Clara..
"Hehe maaf Yah, Bund uangnya habis. Cuman cukup buat beli tiga cincin, lain kali Claudia beliin deh," Ucap Claudia menggaruk kepalanya yang tidak gatal..
"Tidak usah, Bunda hanya bercanda. Bunda bangga padamu, udah bisa beli apapun dengan uangmu sendiri tanpa minta ke Ayah," Ucap Surya mengelus puncak kepada putrinya..
"Bunda bisa aja, makasih,"
"Oo iya sayang ini aku juga ada hadiah buat kamu," Surya mengambil sesuatu yang ada di saku celananya, dan langsung memberikan kepada istrinya, Clara..
Clara menerima sebuah kotak persegi panjang pemberian suaminya, "Ini apa mas?"
"Buka aja dulu." Balas Surya dengan senyum manisnya..
Lalu Clara membuka nya, wajah Clara langsung berbinar, "Wahhhh ini kalung mas? Buat aku? Ini bagus sekali mas." Kagum Clara..
Surya mengangguk, "Iya sayang ini buat kamu, kamu suka? Itu kalung sepesial dari aku untukmu sayang, aku yang mendesain nya sendiri."
"Suka banget mas, kamu hebat, ini kalung sangat indah bagiku." Balas Clara antusias.
"Sini sayang, Mas pakein." Ucap Surya lalu memakaikan kalungnya ke leher istrinya..
"Kamu makin cantik pake kalung ini, sangat cocok." Puji Surya yang mana membuat pipi istrinya memerah malu...
Clara langsung memeluk suaminya, "Makasih, Makasih Mas,"
Surya tersenyum membalas pelukan istrinya, "Sama-sama sayang,"...
"Eemmm kakak kakakku, sepertinya kita sedang menjadi nyamuk disini, bukan begitu Kak?" Ucap Tammy yang melirik Ayah dan bundanya yg sedang berpelukan dengan mesranya..
"Iya benar tu dek, apakah kita harus pergi dari sini?" Claudia melirik Ayah dan bundanya..
Sepasang suami-istri yang mendengar ucapan dari anak-anaknya pun terkekeh geli.
"Sudahlah, bilang aja kalian mau ikut dipeluk, ya udah sini peluk Bunda sama Ayah." Kata Clara lalu merentangkan tangannya, dengan senang hati tiga saudara itu langsung memeluk orangtuanya... Jadilah mereka saling berpelukan.
Bahagia
Satu kata untuk mereka saat ini..
🐾🐾🐾🐾🐾
Sementara di kejauhan ada yang melihat mereka..
"Heemmm keluarga yang sangat bahagia, harmonis, and saling menyayangi. Itu akan sulit." Batinnya tersenyum miring
...Bersambung...
🌺🌺🌺
Jangan lupa buat:
🌹 Like
🌹 Vote
🌹 Tambah favorit
🌹 Komen
MAAF KALAU ADA KESALAHAN ATAU PERSAMAAN KATA KARENA AUTHOR JUGA LAGI BELAJAR BIKIN NOVEL
Dōmo arigatōgozaimashita