OPPA ?

OPPA ?
Pertemuan di Cafe



"Jisoo, maafin aku "


"hah, kenapa?" ucap jisoo sambil sibuk memainkan Hpnya.


Yunji datang tepat waktu. Mereka berkumpul di Cafe Alla JajjangMyeon dekat dengan rumah Jisoo. Lokasi Cafe itu tidak begitu jauh. Tapi kecerobohan Yunji yang membuatnya telat. Biarpun Ia menepati janji Jisoo, Jisoo menunggunya begitu lama. Jisoo kaget akan kehadirannya yang tiba tiba minta maaf itu.


"kemarin Aku marah - marah sama kamu, padahal penyebabnya gak jelas"


"nah itu tau" ucap jisoo sibuk memainkan hp nya lagi.


Hati Yunji bercampur aduk. Ia sakit dengan perbuatan jisoo terhadapnya. Jisoo seperti tidak memperdulikan kehadirannya. Tampaknya, Kisah cinta Yunji kandas seperti dahulu. Ia benci, mengapa harus bertemu lagi?


"ya udah, ayo kita kerjain tugasnya. Aku gak bisa lama lama disini"


"ayo" ucap jisoo mematikan hp nya.


Gue berusaha memendam perasaan gue yang telah berlalu, biar tidak terlihat betapa gugupnya gue. Gue sadar, orang setampan Jisoo tidak mungkin tidak punya kekasih. Mana mau juga ia menyukai gue yang cupu ini.


Mereka Fokus mengerjakan Tugas nya, Yunji Mengetik dan Jisoo mencari Artikel. Karena Jisoo masih Tabu akan Hal Keuangan, Mereka pun berganti posisi.


1 Jam kemudian...


"kamu gak Haus?" Tanya Jisoo yang Melihat Yunji tengah Fokus mencari Artikel untuk Tugas Mereka.


"Haus sih, Tugas nya dikit lagi kelar kan. Mending sekalian"


"tapi kan Pengertian Jurnal Penutupnya belum. Belum Gambarnya yang nanti kau buat di Ms. Excel" ucap jisoo yang khawatir dengan kegigihan Yunji dalam mengerjakan tugas.


"tidak apa apa, Aku masih bisa bekerja. Otak Aku masih berjalan dan tidak lemot sedikitpun" ucap Yunji dengan Jiwa membara.


"Aku boleh tanya sama kamu gak?" tanya Jisoo serius dan memandang wajah Yunji yang tengah serius.


"nghh kenapa?"


Yunji sibuk membuat Jurnal Penutup Di Ms. Excel dengan mata yang seperti nya tidak berkedip sedikitpun. Jisoo hampir ingin tertawa. Tapi, ia berusaha mengalihkan perhatiannya.


"kamu inget gak kejadian yang kemarin?" tanya Jisoo dengan serius.


"kejadian? kejadian apa?"


"Waktu itu kan kamu pakai masker, kita ngobrol bareng di Bangku Kampus. Tapi..." ucap jisoo.


Yunji memberhentikan ketikannya.


"Kenapa lo gak tegur gue?" tanya Jisoo menatap mata Yunji sangat dekat.


*gleek


"aduuuuh aku lagi sibuk juga, Pegang aja dulu pertanyaannya ya"


"yeeh, tadi kau tanya" Seru Jisoo menyeleneh pernyataan Yunji yang sedang sibuk.


"iya. Panjang ceritanya. Takutnya kalau kebanyakan cerita, nih tugas gak kelar - kelar"


Jisoo bingung


"mbak!" Teriak Jisoo memanggil salah satu pelayan disana.


"iya pak, Anda ingin memesan apa?" Ucap Pelayan Perempuan itu.


"Saya pesan Coklat Tiramisu dengan Toping Bubble yang penuh" ucap Jisoo.


" ( menulis ) siap pak. Mohon ditunggu ya pak" ucap Pelayan itu.


"Jisoo"


"sudah, tidak apa apa. Aku sengaja Traktir , karena gue lihat Lidah sama bibir kamu kering" Seru Jisoo yang sangat perhatian terhadap Yunji.


Yunji deg-degan, Ia merasa malu. Yunji tetap fokus mengetik. Apakah Yunji akan Flashback? Atau tetap tegar dan melupakan pria itu?


5 menit kemudian...


" ( ngulet ) fiuuuh akhir nya selesai juga. Bisa rebahan deh"


"eh jangan rebahan" Ucap Jisoo.


"hah? kenapa?"


"Masa rebahan disini, malu sama tetangga" Ucap jisoo memasang wajah bodoh dengan maksud Bercanda.


"yeeeh, waktu pulang bambank!"


"bambank? siapa itu bambang?" Tanya Jisoo Polos tak mengerti.


"eh? nghhh"


Yunji lupa bahwa dirinya sedang ada Di Korea Selatan, Bukan Di Indonesia. Yunji masih tetap Update atas Sosmed Negara Asalnya. Ia masih memakai Kartu SIM Indonesia, dan mengakses sosmed negara Asalnya. Sehingga Yunji, pasti mengetahui Meme terbaru serta kalimat gaul terbaru disana.


"permisi tuan nyonya, ini minuman yang dipesan" ucap pelayan perempuan itu.


"oh iya terima kasih" Ucap jisoo.


"hmm permisi, Apa kalian berdua berpacaran?" Tanya pelayan itu dengan wajah senyum ingin tahu.


hah?


"emangnya ada apa ya?" Tanya jisoo penasaran.


"Kami ada promo spesial untuk kakak kakak, semisal kalian berpacaran" seru pelayan itu dengan kalimat yang meyakinkan.


"promo apa itu?" tanya jisoo.


Yunji mengkode ke Jisoo bahwa mereka tidak ada hubungannya. Jisoo tidak menghiraukan, Ia lebih memilih Promo ketimbang Statusnya.


"Promo Spagheti Lasagna satu porsi dengan Harga 1 Dolar" Ucap Pelayan itu.


"waah murah ya, saya pesan 2" ucap Jisoo dengan Senang Hati.


" Tapi ada syaratnya yaitu Kalian makan dengan Satu piring tidak bisa dengan 2 piring sistem masing - masing. kalian bisa saling suap-suapan. Kami akan memotret Gambar mesra kalian serta memajangnya di Toko Kami" Ucap Pelayan itu.


"ouh, dengan senang hati"


What?!?!


Tak lama kemudian, Spagheti itu datang. Satu piring dengan jumlah Mie yang lumayan banyak. Hati Yunji berdetak tak karuan, ia sangat malu dengan Kebodohan Jisoo.


Ketika Sphageti itu datang, salah satu karyawan membawa kamera dan bersiap - siap memotret mereka. Jisoo memberi Kode bahwa Yunji harus bisa berakting layaknya Pasangan demi Sphageti.


"apa kalian sudah siap?" tanya pelayan yang membawa kamera.


"hmm maaf, apa saya boleh bertanya?" tanya jisoo.


"iya ada apa?" tanya balik pelayan yang membawa kamera.


"kami tidak akan suap - suapan. Tapi, apakah boleh kami di potret dengan Gaya yang berbeda?" Tanya jisoo sambil menaikkan alisnya.


"hmmm"


Pelayan itu sambil berbisik ke Pelayan Lain. Apakah pernyataan Jisoo bisa diterima atau tidak.


"boleh kak, boleh" ucap pelayan yang membawa nampan dengan gembira.


"ouh ok, terima kasih" ucap jisoo sambil berpikir.


Kebodohan apa lagi yang bakal dibuat dia?!?!


"1"


"2"


"3"


Ckriiik!



*blush


"woaaah" Ucap Para orang orang yang melihat mereka berdua, berciuman.


"yaaps bagus sekali" ucap pelayan membawa kamera itu.


"terima kasih" ucap jisoo.


"Terima kasih atas keberanian anda dengan pasangan anda. Foto Kalian menjadi Foto romantis Bulan ini" ucap pelayan itu dengan ceria.


"oh benarkah? Apa kalian akan menamai Gambar itu?" Tanya jisoo dengan percaya diri dan tidak menghiraukan Yunji yang sedang mematung.


"ya, kami akan menamainya CIUMAN MISTERI" ucap pelayan yang membawa nampan itu sambil menzoom Gambar mereka berdua.


Para pelanggan yang berada disana , merasa iri dengan kemesraan Yunji dan Jisoo. Mereka seperti baru melihat Ciuman dengan model seperti itu. Ditambah Jisoo yang tampan, para pelanggan tak berhenti memandang mereka berdua.


KEJADIAN YANG SEBENARNYA.


Jisoo mengambil buku dan menutup wajah mereka berdua. Jisoo tidak mencium Yunji, tapi Jisoo memiring kepalanya seakan - akan sedang mencium mesra Yunji. Akting Jisoo sangatlah tepat. Bibir mereka berdua sangat dekat, tetapi jisoo tidak meleset sedikit pun.


Yunji mematung dengan kejadian itu. Pupil matanya membesar ketika Jisoo mendekati wajahnya itu. Jantung Yunji berdetak tak karuan, Dahi mengeluarkan Keringat, serta Wajah Yunji yang memerah.


Selepas itu, jisoo memasang ekspresi seperti tidak terjadi sesuatu. Padahal kelakuannya dapat membuat Baper seseorang.