OPPA ?

OPPA ?
[Ch 2] Kerja Paruh Waktu



2 Minggu kemudian…


Yunji mengisi lowongan pekerjaan. Ia berniat mencari pekerjaan, dikarenakan keadaan ekonomi keluarganya yang sedang kritis. Ia mendaftarkan diri menjadi pegawai di salah satu Rumah Sakit.


.


.


.


3 Hari kemudian….


Yunji diterima menjadi salah satu pegawai di Rumah Sakit, yaitu pada Bagian Administrasinya. Yunji belum diperbolehkan menjadi pegawai bagian keuangan, dikarenakan belum lulus kuliah. Yunji mendapat Shift Malam ( 15.00 – 24.00 ) karena ketika siang, ia harus kuliah.


.


*Yunji pun membuat List untuk membagi waktu :



( 08.00 – 12.00 ) Kuliah


( 15.00 – 24.00 ) Kerja Paruh Waktu.


.


Karena Yunji masih belum lulus kuliah. Ia bertugas bagian mudahnya saja. Untuk Upah, ia berdiskusi dengan HRD disana sekitaran $ 1290 USD. Uang segitu cukup untuk memenuhi kehidupan sehari – hari.


.


Ayahnya menjadi Supir Taxi Pribadi dan mamanya membuka Warung makan di rumah. Mama Yunji terinspirasi oleh salah satu tetangganya di Indonesia. Mamanya menjual bermacam – macam Lauk Pauk, nasi, Ramen, ataupun minuman hangat.


.


Biarpun Rumah Yunji terbilang luas, tetapi untuk memasukkan mobil ayah ke dalam bagasi itu sangat susah dan harus menunggu sampai jam 11 malam, karena banyak tetangganya yang menjadi pelanggan setia disitu*.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.



“habis ini aku pulang, makan, istirahat sebentar, mandi, dan siap siap berangkat. Gak boleh sampai telat”


Yunji optimis bahwa ia bisa melaksanakan kegiatannya itu dengan lancar. Sebelum Yunji pulang, ia mengembalikan buku pinjamannya itu ke Perpustakaan. Tiba – tiba saja, ia bertemu dengan Baekhyun.


“Yunji – ya” seru Baekhyun.


“maaf, aku harus cepat pulang”


“kenapa?” tanya Baekhyun.


“ ( Tersenyum ) aku harus kerja paruh waktu”


“eh?” tanya Baekhyun dengan heran.


“ aku bukan mahasiswi yang kaya raya disini. Aku hanya penerima Beasiswa”


.


.


.


Yunji berlari meninggalkan Baekhyun.


.


Baekhyun merasa kasihan dengan Yunji. Yunji tidak malu dengan dirinya yang bekerja paruh waktu. Baekhyun teringat ketika ia Masih SMK dulu. Yang dimana, Masa depannya akan suram jika ia tidak diselamatkan oleh Yunji.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


…………………………………………………………………………


3 Tahun yang lalu….


“baekhyun yang melakukan itu semua” ucap temannya satu kelompok.


Baekhyun, Jong in, dan Jong dae merupakan teman satu kelompok Praktik Kerja Lapangan ( PKL ). Mereka PKL di Canvas Hotel. Lumayan dekat dengan rumah mereka.


.


.


.


Baekhyun berada di Unit administrasi Bagian Dokumen. Jong in dan Jong Dae berada di Unit Administrasi Mendata Dokumen. Mereka berdua iri, karena Baekhyun berada di bagian pekerjaan yang mudah.


.


.


.


Tugas Baekhyun di perusahaan adalah menerima masuk atau keluar nya dokumen. Jika ada Surat / Dokumen masuk, otomatis Baekhyun harus mengantar kepada mereka. Jika ada surat/dokumen yang harus diantar keluar, baekhyun harus mengantar kepada mereka juga. Apabila ada Dokumen yang tidak dibutuhkan, Baekhyun bertugas menghancurkan Dokumen tersebut.


.


.


.


Perusahaan sudah menetapkan mereka di bagian masing – masing. Tetapi karena Baekhyun sendiri, perusahaan tidak ingin memberatkan Baekhyun. Mereka berdua tidak memahami, bahwa mereka berdua bisa bekerja sama ketika mendapat kerja yang sulit. Berbeda dengan Baekhyun yang sendiri.


.


.


.


.


.


.


.


Suatu ketika, Baekhyun bertugas disuruh oleh pemimpin salah satu hotel disana. Ia memberikan 2 Map yang berisi berbeda dokumen. Map 1 mesti dihancurkan, dan Map 2 wajib di data. Baekhyun menaruh Dokumen tersebut diatas meja kerjanya karena ia ada urusan alam.


.


Ketika Baekhyun, pergi keluar untuk ke kamar mandi. Jong In dan Jong dae yang tahu tugas penting Baekhyun apa, langsung mengerjainya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


15 menit kemudian…


Baekhyun menghancurkan Map 1 beserta dokumennya. Baekhyun mengantar Map 2 ke Unit tempat Jong In dan Jong Dae bekerja. Ketika sampai disana, Baekhyun dikagetkan dengan isi dokumen yang hanya kertas HVS kosong tidak berisi apa – apa.


.


.


.


.


.


.


Karyawan unit Temannya Baekhyun memfitnah bahwa kerja Baekhyun tidak becus, dan melaporkan ke pada Pemimpin.


“pak, demi Tuhan, saya melakukan sesuai intruksi anda. Saya tidak tahu isinya ada dokumen penting. Saya juga tidak berani buka map nya” ucap baekhyun meneteskan air mata.


“kamu tahu betapa pentingnya dokumen ini? Kalau kamu karyawan saya, saya pecat kamu” ucap Pemimpin dengan wajah kesal.


“maaf pak, saya jujur pak” ucap Baekhyun membungkuk.


“saya yakin, dia sengaja pak. Dia ingin menghancurkan dokumen pentingnya, biar hotel ini bangkrut” ucap Jong dae.


“saya yakin juga, Baekhyun yang melakukan itu semua” ucap Jong In meneruskan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Karyawan disana berbincang – bincang, membicarakan ketidakbecusan Baekhyun dalam bekerja. Sampai salah satu karyawan disana melemparkan Kopi panas ke pakaian Baekhyun. Baekhyun hanya meneteskan air mata tidak bisa berbuat apa – apa.


.


Baekhyun teringat dengan Ibu nya yang sakit di Rumah Sakit, ia teringat bahwa ibu nya pernah berkata “apapun pekerjaan nya, kamu harus jujur dan bertanggung jawab”. Baekhyun tidak ingin mengecewakan ibunya. Ia takut, jika ia dikeluarkan dari perusahaan, otomatis ia dikeluarkan dari sekolah.


.


.


.


.


.


.


.


.


“maaf pak, dia tidak bersalah” ucap perempuan yang sedang sibuk membawa Map.


“kamu siapa?” tanya pemimpin disana dengan tegas.


“anda jangan asal ambil kesimpulan. Kalau anda pemimpin yang cerdas dan berakal, carilah jalan keluar, siapa yang menyebabkan itu semua” ucap perempuan itu dengan percaya diri.


.


.


.


.


.


Karyawan disana membicarakan perempuan yang berani berkata seperti itu kepada Pemimpin Hotel. Baekhyun mendongak kepalanya melihat siapa perempuan itu? Ternyata adalah..


“perkenalkan pak, Saya Yunji. Saya mantan anak PKL disini yang berada di Unit SDM. Hari ini adalah hari saya mengambil sertifikat Praktik Kerja Lapangan, dan habis ini saya bergegas pulang” ucap perempuan itu.


“saya tidak peduli kamu siapa. Tapi, lancang sekali kamu berkata seperti itu” ucap pemimpin itu.


“maaf pak, saya tidak berniat menjelekkan anda. Saya punya bukti bahwa anak ini tidak bersalah, melainkan temannya” ucap perempuan itu sambil menunjuk Jong In dan Jong Dae yang sedang melihat atap bertingkah pura – pura tidak bersalah.


Yunji memberikan Bukti foto dan Bukti rekaman. Yunji menunjukkan bukti rekaman tersebut dan Foto yang berada di HP nya sejumlah 7 gambar. Setelah menunjukkan, Pemimpin itu tidak percaya. Salah satu karyawan percaya, dan berkata bahwa jika ingin tahu siapa pelakunya, bisa dilihat dari kamera CCTV.


.


.


.


.


.


.


Sesampai di Ruang CCTV. Mereka mengulang rekaman kejadian tersebut. Pemimpin perusahaan, Satpam perusahaan, karyawan perusahaan, dan anak PKL berada di Ruangan CCTV. Para karyawan membicarakan Jong dae dan Jong in. Baekhyun tidak sanggup menahan air mata nya.


.


.


.


Dari rekaman tersebut, Baekhyun keluar ruangan. Kemudian masuk Jong In dan Jong Dae mengendap – endap sembunyi – sembunyi. Mereka membuka Map nya dan menukarkan dokumen tersebut.


.


.


.


Tetapi, mereka tidak menyadari akan kehadiran Yunji yang sedang kebetulan lewat di daerah situ. Yunji melihat semuanya. Ia mengeluarkan Pulpen Rekaman suara yang berbentuk wortel dan Handphonenya mengambil bukti.


.


.


.


Selepas selesai, Yunji mengumpat di balik pintu, dan mereka keluar. Kemudian Yunji masuk dan tahu bahwa dokumen itu sudah ditukar. Yunji mengambil kertas HVS dari salah satu mesin PRINT dan mengambil 2 dokumen tersebut. Yunji menukarkan lagi dokumen nya dan menggantikan Map yang berisi dokumen penting itu dengan isi Kertas HVS kosong. Yunji membawa Dokumen penting itu di tangan kosongnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Yunji memberikan Dokumen penting itu kepada pemimpin. Setelah pemimpinnya menerima, dokumen pentingnya tidak hancur. Pak Pemimpin tersenyum, dan berterima kasih kepada Yunji yang punya niat baik itu.


.


Pak Pemimpin memarahi mereka berdua Jong Dae dan Jong in dan mengancam mereka keluar. Tetapi, dengan kebaikan Hati Yunji, ia berkata ia bisa meluruskan kejadian ini.


.


Akhirnya Yunji berani menyimpulkan bahwa kejadian ini terjadi karena kesalahpahaman. mereka berdua iri terhadap baekhyun. Yunji tahu karena ia mendengar ucapan panjang mereka membicarakan dan menjelekkan Baekhyun.


.


Dengan hati yang tergerak, Pak Pemimpin memindahtugaskan Baekhyun ke Unit SDM. Jong Dae ke Unit Administrasi bagian dokumen, dan Jong in ke Unit Administrasi bagian Tamu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Selepas semua masalah selesai, Baekhyun sangat ingin berterima kasih kepada perempuan itu alias Yunji. Tetapi, ketika baekhyun keluar ingin menghampiri Yunji. Yunji menghilang dan tidak kembali lagi. Sebab menunggu kehadirannya dalam waktu yang sekian lama, mereka berdua pun akhirnya dipertemukan.


……………………………………………………………………………


#bersambung