ONESHOT Korean

ONESHOT Korean
Dark And Wild Part 4



Drapp! Drappp! Drappp! Drappp!


Hahhh! Hahhh! Hahhh! Hahhh!


“Kau tak akan bisa lari dari ku! Kemarilah…. Hahahaha….”


Hahhh! Hahhh! Hahhh!


“Si-Siapa kau sebenarnya?!”


Tapp! Tapp!


“Makanya keluarlah, kau lihat sendiri wajah ku!”


Tap! Tap!


“ Dimana kau?…”


“Dasar gila! Kenapa kau ingin membunuh ku?!”


“Hmmm. Jangan panggil aku seperti itu. Keluarlah…. Atau, kau mau main petak umpet dengan ku?”


“…”


“ Baiklah, aku akan mencari mu. Aku akan menghitung sampai lima. Siap tak siap, kau harus siap…”


“Satu!” Tap!…


“Dua!” Tap! Tap!


“Tiga!” Tap! Tap! Tap!


“Empat!” Tap! Tap! Tap! Tap!


“Lima!” Dor! Szubb! “Hehehe…! Hahaha…. Aku menemukan mu”


“Akhh! Si-si-siapa kau?!”


“Lihat saja sendiri”


“Kau?! Hikss… Kenapa kau melakukan semua ini?!”


“Karna kalian semua melupakan ku! Hiks! Hiks! Kenapa kalian begitu tega melupakan ku?”


“Ja-ja-Jangan bunuh aku. Aku mohon tolong bebaskan aku. Aku janji tak akan melaporkan ini pada polisi ”


Drap! Drap! Drap!


Dor! Dor!


***



-20.00, 10 Agustus 2020.


“Ini sudah 10 hari Namjoon hyung pergi untuk selamanya, aku merindukan mu hyung. Ah, Tidak! aku merindukan Kalian semua. Dan Hoseok hyung sudah satu minggu dirumah temannya, bahkan ia tak pernah lagi kesini.” gumam Jimin menatap foto hyung’nya dan Jungkook yang tergantung didinding ruang tamu.


“Dan V main keluar gak ngajak-ngajak ku lagi, teman macam apa itu, Tega meninggalkan ku sendirian dirumah” lanjutnya menggerutu menatap foto V yang terpajang disamping foto hyung’nya.


“Ditemukan seorang mahasiswa bernama Jung Hosoek tewas dibunuh disebuah gedung kosong dengan luka tembakan didada dan dikepala. Ditubuh mayat juga ditemukan goresan huruf H. Diperkirakan pemuda ini tewas 2 jam lalu. Pihak polisi masih mencari pelaku pembunuhan berantai ini dan apa motiv’nya. Akankah polisi berhasil mengungkap misteri ini? Atau akan ada jatuh korban baru?” berita yang ditampilkan di tv itu, membuat Jimin tak percaya apa yang dilihat dan didengarnya “Hoseok?! Tak mungkin!” jerit frustasi Jimin.


Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!!!


“Jimin, buka pintunya!” teriak V menggedor-gedor pintu tempat tinggalnya dengan Jimin. Jimin yang mendengar teriakan V langsung bergegas membukakan pintunya.


Dengan cepat V masuk dan menutup kembali pintu itu. Jimin bisa melihat ketakutan diwajah V, sekujur tubuhnya dibasahi oleh keringat dan napasnya yang tak beraturan.


“Ini minum” Jimin memberikan segelas air pada temannya itu. Dengan cepat V mengambil air yang diberikan Jimin dan meminumnya.


“Hahhh… Hahhh… Dia mengejar ku lagi! Apa yang harus aku lakukan?!” cerita  V memberitahu apa yang terjadi padanya.


“Kenapa kau begitu ceroboh?! Kau tau Hoseok hyung telah tewas dibunuh? Dan siapa lagi diantara kita?” bentak Jimin.


“Sial! Kenapa ini semua terjadi pada kita?! Apa kita pernah memiliki musuh?!” V benar-benar frustasi menghadapi semua masalah ini.


“Entahlah, tapi kita harus menghadiri pemakaman Hoseok hyung besok. Lebih baik kau sekarang tidur” Jimin berusaha tenang untuk V karna ia yang paling besar disini.


“Aku tak mau! Bagaimana kalau dia datang dan membunuh ku saat aku tidur seperti Namjoon hyung?!”


“Tidak akan! Aku akan menjaga mu!” Jimin berusaha menenangkan V.


“Terima kasih Jimin” ucap V sembari melangkah masuk kamar.


______


______


To Be Continued