ONESHOT Korean

ONESHOT Korean
Kiss Me Or I Kiss You (Part 2)



Author POV


Pagi hari yang cerah Yoonji tengah bersiap-siap pergi sekolah. Sambil menunggu para sahabat karibnya menjemputnya untuk pergi bersama ke sekolah, ia memakan sarapan yang dibuat ibunya. Baru saja ia akan menggigit roti isi sarapannya…


“YOON-YA KAJJA BERANGKAT KE SEKOLAH!!! NANTI TERLAMBAT!!!” Terdengar suara teriakan 3 atau mungkin 2 namja karena yang satu lagi bukan tipe orang yang suka teriak-teriak.


Yoonji berdecak kesal. “Ck, mereka berisik sekali sih” Yoonji berdiri dari duduknya lalu mengambil tas sekolah miliknya dan berjalan keluar rumahnya menemui 3 orang sahabatnya yang menjengkelkan tapi cukup membuat harinya berwarna.


“Yoon, yang kau makan itu apa? Sepertinya enak” Tanya Baekhyun berbasa-basi setelah Yoonji keluar rumah.


“Kau mau? Ige untukmu saja. Aku sudah kenyang pagi-pagi diteriaki oleh kalian” Canda Yoonji lalu memberikan roti isi yang tadi belum sempat ia makan kepada Baekhyun.


“Hey, Bacon! Berilah sedikit untukku” Sahut Chanyeol. “Kau mau Chanyeolie?” Goda Baekhyun.


“Ne!” Kata Chanyeol. “Kalau gitu kejar aku dulu” Baekhyun langsung berlari menghindari Chanyeol. “YA! Kau curang!!!” Chanyeol punikut berlari mengejar Baekhyun.


“Yoon” Panggil Tao yang sedari tadi diam memperhatikan kelakuan BaekYeol kepada Yoonji. “Ne?” Jawab Yoonji.


“Tentang basket, tolong jangan beritahu Baekhyun dan Chanyeol ya” Kata Tao dengan wajah datarnya. “Kau tenang saja, mareka tak akan tahu!! Kajja berangkat, nanti terlambat” Yoonji menarik tangan Tao sambil berjalan menuju sekolahnya.


Deg.. deg.. Terdengar detakan jantung diantara Tao dan Yoonji, tapi hanya Tuhan yang tau siapa pemilik detak jantung tersebut.


Sejak pulang sekolah, Tao telah berada di halaman belakang rumahnya. Ia sedang berlatih basket untuk mengalahkan Yoonji. Sebenarnya alasan ia menantang Yoonji untuk tanding basket adalah untuk menjadi lebih dekat dengan Yoonji. Ya, sebenarnya Tao menyukai Yoonji sejak awal pertemuan mereka.


Tao beristirahat sejenak untuk mengambil nafas, tiba-tiba sebuah ide cemerlang muncul di otaknya. Ia tersenyum. Namun ia masih ragu akan idenya tersebut. ‘Bagaimana kalau Yoon menjauhiku’ Batinnya.


“Masa bodo, yang penting perasaanku tersampaikan walau dengan cara seperti itu” Gumamnya.


Hari pertandingan antara Tao dan Yoonji pun tiba. Kini mereka telah berada di lapangan basket yang ada di komplek perumahan mereka. Sebelum pertandingan dimulai, mereka membuat perjanjian yang telah mereka setujui bahwa yang kalah harus menuruti permintaan yang menang. Waktu pertandingan hanya 20 menit.


5.. 4.. 3.. 2.. 1.. Waktu telah habis dan pemenangnya adalah… Huang Zi Tao!!!


“Huh baiklah, kau menang” Yoonji mengakui kekalahannya. “Oke, karena aku menang, kau harus menuruti 1 saja permintaanku” Kata Tao.


“Sowoneul marhaebwa, juseyo”


“Permintaanku adalah… Ng…” Tao merasa ragu untuk berkata. “Palliwa!” Yoonji tidak sabar.


“Cium aku” Lalu Tao mengatakan permintaannya, berusaha untuk tidak gugup. “MWOYA??” Yoonji kaget setengah mati.



Baekhyun dan Chanyeol tengah berjalan di sekitar komplek perumahan mereka. Mereka berniat mengunjungi rumah Tao. Mereka bermaksud ingin memamerkan barang yang berhasil mereka dapatkan, yaitu, poster official album I Got a Boy milik Girls’ Generetion. Padahal jika harga album tersebut sama dengan harga produk Gucci, Tao juga tak akan tertarik.


Saat mereka melewati lapangan basket, mereka melihat 2 orang sahabat mereka, Chanyeol berniat untuk menghampiri mereka. Tapi Baekhyun menahannya.


“Ssst, kita intip dari sini saja, sepertinya Tao sedang mengatakan hal penting” Bisik Baekhyun direspon oleh anggukan kepala Chanyeol.


“Sowoneul marhaebwa, juseyo”


“Permintaanku adalah… Ng…”


“Palliwa!”


“Cium aku”


“MWOYA?”