O

O
Episode 19



Azka masih belum bisa mempercayai perkataan Rico .


" Hmm apakah itu benar " ??


" Tentu saja tuan jika tuan tidak percaya anda bisa mencoba masuk ke dalam ruang dimensi itu " kata Rico menyakinkan.


" Bagaimana caranya " ??


" Tutup mata anda dan bayangkan anda ada di dalam ruang dimensi itu "


" Hemm baiklah " .


Azka menutup matanya dan mulai melakukan apa yang di perintahkan oleh Rico


perlahan-lahan Azka membuka matanya dan mendapati dirinya berada di sebuah ruangan yang sangat luas .


Dan di dalam ruangan itu ada sebuah taman yang sangat indah yang di tumbuhi oleh bunga-bunga indah.


Ada begitu banyak bunga seperti bunga mawar , melati , bunga matahari , anggrek dan lain-lainnya.


Bukan itu saja di sana juga terdapat sungai yang airnya sangat jernih di tambah dengan adanya air terjun .


Azka benar-benar takjub dengan ruang dimensi itu , udara di ruangan itu sangat menyejukkan.


Tapi tunggu ada yang aneh bukanlah bulan ini bukan musim salju mengapa turun salju ??.


Rico yang melihat tuanya sedang kebingungan pun langsung keluar dari tubuh Azka secara tiba-tiba.


Dan itu membuat Azka kaget


" Kau kenapa kau keluar , kau benar-benar mengagetkan diriku " kata Azka kesal


" Hehe maaf tuan saya tidak sengaja , hmm pasti anda sedang bingung ya " ??


" Hemm benar " kata Azka.


" Di ruangan ini seseorang dapat mengubah musim sesuai dengan keinginan tuan , sepertinya ketika tuan masuk ke sini tuan membayangkan musim salju bukan begitu " ??.


" Hemm kau benar lagi Rico , aku ingin sekali bermain salju " kata Azka sambil tersenyum senang , tak beberapa lama setelah Azka mengatakan itu lndra tiba-tiba muncul di depan Azka.


" lndra kau mengagetkan diriku " kata Azka sedikit kesal


" Hehe maaf tuan woah .... indah sekali " kata lndra sambil menatap sekeliling


" Hemm ya sudah kalo begitu aku keluar dulu"


kata Azka sambil berjalan.


" Anda mau kemana tuan " ??


" Tentu saja mau keluar " !?


" Keluar lewat mana " ?? tanya Rico


" Eh bagaimana caranya aku keluar dari tempat ini " ?? .


" Huh anda hanya perlu membayangkan anda berada di luar lal......." kata Rico terpotong


" Oh baiklah "


tiba-tiba brukk!! Azka mendarat di tempat yang salah sehingga ia pun terjatuh .


" Aduh pan*** ku sakit sekali "


Azka segera bangkit dan menuju ranjangnya dan mulai tertidur dengan nyenyak.


Skip pagi hari


seorang gadis masih tertidur dengan pulas di ranjangnya yang nyaman sambil memeluk sebuah guling yang ada di sampingnya.


Cahaya matahari mulai mengintip dari balik celah-celah jendela .


Seorang datang dan membuka tirai jendela sehingga membuat tidur gadis tersebut terganggu.


Perlahan-lahan gadis itu menggerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya gadis itu bangun dan duduk di samping tempat tidur.


" Eh nona di mana tuan yang bersama dengan anda tadi malam " ?? tanya orang itu yang tak lain ialah seorang pelayan.


" Siapa yang kau maksud , apakah lndra " ??


" Hemm mungkin iya " kata pelayanan itu


" Ya mana aku tau cepat siapkan air aku ingin mandi "


" Baik nona segera saya laksanakan " kata pelayanan itu sambil berlalu pergi.


Tak beberapa lama pelayanan itu membawakan Azka air .


" Nona anda ingin wewangian apa " ??


" Baik nona , silakan nona airnya sudah siap "


" Hemm ".


" Kenapa kau tidak pergi jangan bilang kau ingin membantu aku mandi , cepat kau pergi saja dari sini biasanya juga tidak ada orang membantu ku mandi " !!


" Eh baik nona ".


Pelayan itu telah pergi meninggalkan Azka blurrrrr!!!


Azka menceburkan dirinya di kolam pemandian.


Dari kolam itu tercium aroma bunga mawar yang sangat wangi , Azka berendam agak lama di kolam itu.


Setelah selesai Azka segera keluar dari kolam itu


Azka keluar dari kolam itu dengan rambut basah terurai .


Setelah mengeringkan rambutnya ia segera memakai pakaiannya


setelah itu ia berniat masuk ke ruang dimensi untuk melihat keadaan lndra dan juga Rico.


Dan pemandangan yang menyambut Azka pertama kali adalah daun-daun yang berguguran dan jatuh ke tanah.


Pada saat Azka masih menatap sekeliling tiba-tiba Rico dan lndra datang menyapa


'' Hai tuan anda sedang apa di sini " ?? tanya mereka berdua hampir bersamaan.


" Aku datang untuk melihat kalian apakah kalian mau ikut aku " ??


" Kemana tuan " ??


" Kita akan pergi ke pasar dan membeli pakaian dan barang-barang di sana bagaimana " ???


" Hemm tentu saja tuan saya mau " kata lndra penuh semangat.


Azka dan lndra segera keluar dari ruangan dimensi dan ia berniat segera pergi ke pasar


" Tuan apakah sebaiknya kita sarapan terlebih dahulu " ??


'' Hemm tidak usah nanti kita beli sarapan di pasar saja "


" Hemm baik nona " .


Azka dan lndra segera melangkahkan kakinya untuk pergi ke pasar , tak beberapa lama kemudian Azka dan lndra tiba di pasar.


Di pasar ini begitu ramai banyak para pedagang yang berteriak-teriak menjajakan dagangannya .


Tiba-tiba mata Azka tertuju ke pada sekumpulan orang yang sedang berkumpul seperti sedang menyaksikan sesuatu.


Azka melangkahkan kakinya mendekati kerumunan itu kiranya gadis itu penasaran sebenarnya yang terjadi.


Melihat tuanya mendekati kerumunan itu lndra langsung mengikuti ke mana arah tuanya pergi.


Setelah Azka sudah dekat dengan kerumunan itu ia mendengar seseorang sedang memohon maaf sambil menangis.


Mendengar itu Azka segera menerobos kerumunan itu demi memuaskan rasa penasarannya.


" Maaf tolong beri jalan " kata Azka sambil menatap lurus ke depan


setelah Azka berada tepat di tengah-tengah kerumunan itu betapa kagetnya Azka ketika melihat seorang gadis muda yang tengah di pukuli oleh seorang pria paruh baya.


" Maaf tuan maaf kan aku aku benar-benar terpaksa melakukan ini tuan tolong jangan pukul aku hiks hiks sakit tuan saya mohon " rintih gadis muda itu.


Azka berusaha mencari tau apa yang sebenarnya yang telah di lakukan oleh gadis itu sehingga ia di pukuli oleh orang tersebut.


" Maaf kalo boleh saya tau , sebenarnya apa yang telah di lakukan oleh gadis itu sehingga dia di pukuli begitu " ?? tanya Azka kepada salah seorang yang ada di tempat itu.


" Gadis itu ketahuan mencuri roti dan orang yang memukulinya itu pemilik toko roti tersebut '' ucap salah seorang yang ada di tempat tersebut.


" Hemm begitukah " Azka mendekati gadis dan pria yang sedang menyiksanya dan lantas Azka berteriak


" Hei kau berhenti memukuli gadis itu " !! teriak Azka.


" Heh memang apa urusannya dengan dirimu hah " ??


" lni aku berikan kau satu keping emas dan sekarang lepaskan gadis itu " kata Azka sambil melemparkan satu keping emas.


Dengan sigap orang itu menangkap emas itu dan lantas menggigitnya setelah ia yakin itu adalah emas murni ia pun memutuskan untuk melepaskan gadis itu.


" Heh teryata kau baik juga gadis kecil , ini ambilah gadis ini dan kalian bubar sekarang juga " !!! teriaknya


tak butuh waktu lama semua orang pun bubar dari tempat itu dan melanjutkan pekerjaannya seperti semula seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


" Kau tidak apa-apa " ??


" Saya tidak apa-apa nona terimakasih telah menolong saya " jawabnya .