O

O
Episode 12



Matahari mulai terbenam langit indah berwarna jingga burung-burung berkicau dan mulai berterbangan menuju sarang mereka masing-masing .


Di sebuah hutan belantara ada seorang gadis sedang duduk di atas pohon sambil memandangi air terjun yang ada di depannya .


Pandangannya terlihat sayu fokus menatap pemandangan indah di depannya , meskipun begitu tetap saja pikirannya melayang kemana-mana .


Huffff


gadis itu menghela nafas berat seperti ada sesuatu yang mengganjal di hati gadis itu .


Angin berhembus kencang menerpa rambut indahnya yang panjang dan terurai menambah kesan cantik pada dirinya .


Hari semakin larut langit yang tadinya berwarna jingga mulai berubah gelap .


Malam yang sunyi tanpa adanya bintang maupun rembulan di atas sana seperti suasana hati ku yang benar-benar suram .


Dari ke jauhan ada seorang laki-laki tampan yang sedang memperhatikan gadis itu , melihat gadis itu yang sedari tadi tidak mau beranjak dari tempat duduknya membuat pria itu menghampiri gadis itu yang tak lain ialah Azka .


Laki-laki itu memiliki wajah tampan hidung mancung kulit putih seputih salju rambut hitam lebat dan mata yang amat tajam seperti mata elang yang siap mencengkeram mangsanya .


Pria itu memakai topeng yang menutupi separuh wajahnya meskipun begitu itu tidak bisa menutupi aura kepimpinannya dan wajah tampannya .


" Sedang apa di sini begitu berat kah masalah batin mu sehingga membuat kau tidak mau beranjak dari sini " tanyanya dan sontak membuyarkan lamunan Azka .


" Siapa kau " ???


" Tidak penting siapa aku malam ini terasa sangat dingin sepertinya akan turun hujan pakailah jubah ini " katanya sambil menyelimuti tubuh Azka dengan jubahnya .


" Lalu kau bagaimana" ??


" Kau tidak perlu menghawatirkan diri ku urus lah dirimu sendiri , kau masih belum bisa untuk membalas dendam kepada orang-orang itu kau harus mempelajari banyak jurus-jurus hebat terlebih dahulu baru kau bisa balas dendam , cepat pergi dari tempat ini sebentar lagi akan turun hujan , baik aku sudah menyampaikan apa yang harus aku sampaikan aku pergi " .


" Eh tunggu tunggu "


shhuutttt pria itu melesat pergi dengan jurus peringan tubuh , dan langsung meninggalkan Azka sendirian .


" Apa maksud orang itu bagaimana dia tau aku ingin membalaskan dendam , hemm sudah lah " .


Tik tik tik


tiba-tiba hujan datang tanpa ada peringatan apa pun . Drassshhhhhh hujan turun dengan sangat lebatnya sehingga membuat pakaian Azka basah kuyup .


" Aduh tuan ada di mana , aku khawatir dengan tuan apalagi di luar sedang hujan lebat sekali " kata lndra


" Kau tidak usah khawatir mengingat aliran cakra tuan yang sudah dapat tuan kendalikan dan meningkatnya kekuatan tuan , sepertinya tuan akan baik-baik saja " jawab Rico terdengar dari suaranya bahwa Rico dalam keadaan tenang .


'' Kau ini tetap saja aku tetap khawatir sama tuan " jawab lndra


" Hmm terserah kau saja tunggu , apakah kau merasakannya " ??? tanya Rico


" lya aku merasakan aliran cakra tuan sepertinya tuan sudah kembali sukur lah " .


Tak tak tak


terdengar suara langkah kaki Azka yang basah karena terkena air hujan .


" Hufff akhirnya sampai juga "


" Tuan anda sudah kembali apakah tuan tau betapa khawatirnya aku terhadap diri mu " ??? tanya lndra dengan raut wajah khawatir


" Sudahlah aku tidak apa-apa kok " jawab Azka


" Hemmm sok cari perhatian " cerca Rico .


" Apa kata mu , awas kau " !!!!


" Kenapa kau marah bukankah aku benar dasar tukang cari perhatian mentang-mentang sudah bisa berubah jadi manusia " !!!


" Awas kau aku akan ......" .


Belum sempat lndra melanjutkan perkataannya Azka langsung memotong ucapannya .


" Kalian cukup , diam kepala ku serasa ingin pecah gara-gara kalian berdua aku berikan peringatan terakhir buat kalian , kalian keluar"!


" Tapi tuan ....."


Akhirnya lndra dan Rico keluar dari goa itu meskipun saat itu tengah hujan lebat .


" Kita berteduh di sini terlebih dahulu dan kau masuklah ke dalam tubuhku kalo tidak ingin hilang terkena air hujan " kata lndra


" Kau serius " ???


" Hmmm " jawab lndra .


Tanpa berkata-kata lagi Rico segera masuk ke dalam tubuh lndra sambil menunggu tuannya menenangkan diri dulu .


Padahal sebenarnya Azka menyuruh mereka keluar karena ia ingin mengganti pakaiannya karna tadi basah terkena air hujan .


Untung saja aku membawa serta pakaian yang di berikan oleh guru , hemmm aku memakai pakaian yang mana yah hmm baiklah aku pakai ini saja batin Azka .


Pilihan Azka jatuh pada pakaian berwarna merah bersulaman bunga sepatu yang sangatlah indah .


Setelah selesai memakai pakaiannya Azka segera mencari hewan kontraknya takut terjadi sesuatu .


Terlebih lagi ke pada Rico karena Riko itu berupa kepulan asap akan mudah hilang jika terkena angin atau air hujan .


" Rico lndra kalian di mana " !!!! teriak Azka saat sampai di mulut goa .


sedangkan lndra dan Rico yang tak jauh dari tempat Azka berdiri pun mendengar suara Azka langsung menuju ke sumber suara .


" Kalian tidak apa-apa kan " ???


" Apakah tuan menghawatirkan aku " ??


" Bukan kau saja Rico juga " jawab Azka .


Rico yang mendengar itu pun tertawa di dalam tubuh lndra .


Ppfff


" Apa kau tertawa hemm " ??!


" Bukan apa-apa " jawabnya


" Sudahlah kalian berdua cepatlah beristirahat besok kita akan mulai latihan " kata Azka .


" Baik tuan " jawab mereka serempak


" Bagus lndra besok kau bertugas untuk berburu hewan , sedangkan kau Rico kau bantu aku mencari rempah-rempah di hutan mengerti " !!!


" Baik kami mengerti " jawab mereka serempak .


Hari semakin larut Azka memutuskan untuk mengistirahatkan tubuhnya .


ESOK HARINYA


Matahari bersinar dengan terangnya menembus melalui celah-celah yang ada di goa .


Burung-burung berterbangan di udara sambil berkicau dengan indahnya udara pagi hari sangatlah dingin .


Sehingga membuat gadis yang sedang tidur di atas batu bergetar kedinginan .


" Dingin sekali pagi ini " ucap Azka sambil beranjak menuju kolam untuk membersihkan dirinya .


" Huh aku kira air di kolam ini akan terasa dingin tapi ternyata sangatlah hangat "


setelah berendam cukup lama akhirnya Azka selesai dengan ritual mandinya .


Azka segera memakai kembali pakaiannya dan langsung menuju keluar goa .


" Tuan ini saya mendapatkan dua ekor kelinci tuan maaf saya hanya mendapatkan ini " kata lndra dengan raut wajah sedih .


" Hemm tidak apa-apa ini lebih dari cukup aku akan pergi hutan terlebih dahulu untuk mencari rempah-rempah "


" Tuan anda tidak usah repot-repot pergi saya sudah membawa ini untuk tuan " .


" Hemm baiklah kemarikan "


Azka segera memasak lalu setelah matang Azka langsung melahapnya .