O

O
Episode 15



Azka berniat ingin menolong gadis yang ada di depannya tapi gadis itu malah berteriak histeris .


" Aaaaa !!!! jangan mendekat pergi kau pembunuh pergi jangan mendekat hiks hiks "


teriakan gadis itu sukses membuat Azka terkaget-kaget .


Karna Azka merasa jika ia sudah membuat gadis itu takut maka ia mengurungkan niatnya untuk mendekati gadis itu .


Azka langsung melangkah pergi dan melanjutkan perjalanan .


Setelah lama berjalan menyusuri desa itu akhirnya sampailah Azka ke sebuah pasar .


Matahari mulai menyembunyikan dirinya langit sudah mulai berwarna jingga pertanda bahwa sebentar lagi malam akan tiba .


Seorang gadis berjalan memasuki sebuah pasar dengan anggun di temani oleh seorang laki-laki yang terlihat gagah yang berjalan di belakangnya .


Setelah beberapa langkah Azka berjalan


Semua mata tertuju kepada Azka mereka tak pernah melihat gadis secantik Azka .


" Hei kau lihat gadis itu dia sangat cantik ya " kata pemuda 1 mulai membicarakan Azka


" lya dia sangat cantik tapi aku tidak pernah melihatnya apa jangan-jangan dia bukan dari desa ini " kata pemuda 2 .


" Hemm benar di lihat dari tampang dan pakaian yang dia kenakan sepertinya dia dari kalangan keluarga kaya raya " kata pemuda 3


" Hmmmm sepertinya apa yang kau katakan itu benar tapi siapa laki-laki yang berjalan di belakangnya itu mungkinkah pelayanannya " ?


tanya pemuda 2 .


" Tapi itu tidak mungkin kau lihat pakaian yang di pakai orang itu sama mahalnya dengan pakaian gadis itu " kata pemuda 1 .


Azka yang mendengar orang-orang yang membicarakan dirinya hanya bisa menghela nafas berat .


Azka mendekati sebuah toko makanan dengan langkah cepat .


Mereka segera menghentikan pembicaraan mereka saat Azka dan lndra datang mendekat .


Azka dan lndra memutuskan untuk mengisi perut mereka yang sejak tadi meronta-ronta minta diisi .


" Selamat datang pelanggan , ada yang bisa saya bantu " ??? tanya pelayanan tersebut kepada Azka dan lndra .


" Saya mau pesan makanan yang terenak yang ada di sini tolong persiapkan segera " perintah Azka .


" Baik pelanggan tolong tunggu sebentar "


pelayanan itu segera berlalu pergi meninggalkan Azka dan menuju dapur .


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya makanan mereka sampai .


Aroma yang berasal dari makanan itu sungguh menggugah selera .


" Silahkan di nikmati pelanggan " kata pelayanan itu sambil menunduk sopan .


Karena merasa sangat lapar Azka dan lndra langsung menyantap makanan mereka saat sedang enak-enak makan tiba-tiba saja ada orang yang bermaksud ingin menggangu ketenangan Azka .


Brakkk !!!!!!


seorang laki-laki datang bersama temanya tiba-tiba menggeprak meja sehingga sukses membuat Azka tersentak kaget .


" Eh ayam ayam ayam dasar ayam goreng ada apa ha datang-datang tiba-tiba gebrak meja kau pikir aku tidak kaget " kata Azka sambil berapi-api .


" Kenapa kau duduk di sini ini adalah tempat kami , cepat pindah ke tempat lain atau " kata salah seorang dari mereka .


" Memang tempat ini milik mu hah kau saja sana yang pergi " kata Azka dengan entengnya .


Sebagian orang yang melihat keberanian Azka pun berdecak kagum pasalnya orang yang di lawan oleh Azka adalah seorang penjahat yang sangat kejam yang tidak akan segan-segan untuk membunuh orang yang sengaja mencari masalah dengannya .


" lya dia sangat berani aku menghargai keberaniannya tapi modal keberanian saja tidak cukup untuk membunuh Tenzo dan juga adiknya aku takut gadis itu akan terluka parah jika ia sampai melawan mereka " kata laki-laki 2 sambil menunjuk 2 orang laki-laki yang masih sabar menunggu Azka untuk pergi dari meja tersebut .


'' Tuan sebaiknya anda mengalah saja jangan membuat masalah dengan mereka tuan " kata Rico lewat batin


'' Memangnya kenapa tempat ini kan bukan punya mereka terserah akulah mau duduk di mana kenapa kamu seperti khawatir terhadap diri ku apakah dia orang yang kuat " ??? tanya Azka .


" Tidak tuan dia bukan lah orang yang kuat dia bahkan belum bisa membangkitkan aliran cakranya tuan " kata Rico lagi


" Lalu kenapa kau khawatir itu seharusnya bukan masalah besar bagi ku " kata Azka sambil menyombongkan diri .


" Tuan selalu saja bersikap seperti itu aku tau tuan sangatlah kuat anda bisa melawan orang itu tapi aku hanya takut kalo tuan lepas kendali menghajar mereka habis-habisan atau yang paling parah tuan akan membelah mereka jadi dua lagi seperti saat anda bertarung di hutan bukankah nanti kekuatan tuan akan membuat kehebohan di desa ini , ini akan sangat membahayakan diri tuan apa lagi jika mereka tau tuan bisa menguasai semua elemen mereka pasti akan memburu tubuh tuan yang sangat langka jika tuan ingin memberikan mereka pelajaran lebih baik suruh saja lndra yang melakukanya " kata Rico panjang lebar .


" Hmmm iya baiklah aku akan mengalah saja kalo begitu '' kata Azka .


" Hei gadis kecil dan tuan sok tampan kau masih ingin di sini kau ingin mencari gara-gara dengan ku " kata Tenzo sambil memasang ancang-ancang ingin melawan mereka berdua .


lndra yang mendengar dirinya di ejek pun hanya bisa mengepalkan tangannya


" Tidak perlu begitu aku dan temanku akan pindah dari meja ini ayo lndra "


" Baik nona " kata lndra dengan cepat .


Azka dan lndra bergegas meninggalkan meja itu dan pindah ke meja lain tapi pada saat lndra berdiri , salah seorang dari laki-laki yang menggangu mereka dengan sengaja menyenggol bahu lndra berharap agar lndra terjatuh .


Tapi bukannya lndra yang jatuh tapi malah pria itu yang terjatuh melihat rekannya jatuh Tenzo segera menghampiri dan menolong rekanya berdiri .


" Kau beraninya kau membuat adik ku terjatuh aku tadi masih bisa bersabar ketika aku melihat kalian sepertinya bukan dari desa ini tapi kalian sekarang sengaja membuat masalah dengan ku aku tidak akan memaafkan kalian".


Pertarungan tidak terelakkan lagi Tenzo segera menyerang lndra , Azka yang melihat mereka bertarung memberikan sinyal kepada lndra agar memberi pelajaran kepada orang-orang itu .


Tenzo memukul lndra di perut dengan sangat keras tapi apa yang terjadi malah tangannya yang kesakitan .


" Hmph hanya itu kemampuan mu " ?? tanya lndra meremehkan


" Seseorang yang meremehkan kekuatan lawan telah membuat kesalahan besar " !!!! teriak Tenzo sambil mengeluarkan pedangnya .


lndra yang melihat itu hanya tersenyum sinis


" Mati kau ***** " kata Tenzo mengayunkan pedangnya


dengan gesitnya lndra menghindar sehingga membuat pedang Tenzo meleset dan mengenai meja di belakang lndra .


Sehingga membuat meja itu hancur berkeping-keping Tenzo yang semula memiliki ego yang tinggi tiba-tiba saja menurun.


Ketika dirinya menyadari ia melawan orang yang tidak sepadan dengannya tapi ketika ia menyadarinya itu semua sudah terlambat .


lndra segera melayangkan pukulannya kepada Tenzo dan braakkkk baaaa !!! tubuh Tenzo terhempas ke belakang hingga menembus dinding yang ada di belakangnya .


Padahal lndra hanya menggunakan 3% dari cakranya .


Orang-orang yang melihat hal itu hanya bisa menelan ludah dan bergidik ngeri .


" Wah akhirnya ada orang yang bisa melawan Tenzo dan juga adiknya ya sekarang kita tidak perlu takut lagi dengan mereka " kata perempuan 1


" lya kau benar tapi aku merasa takut dengan laki-laki itu bagaimana jika aku tidak sengaja menyinggungnya apakah aku akan berakhir seperti orang itu " kata perempuan 2 .


" Ah itu tidak mungkin di lihat dari wajahnya sepertinya dia bukanlah orang seperti itu " kata perempuan 3 .


" Tuan kau lihat bagaimana mereka semua membicarakan lndra aku tidak bisa membayangkan jika kau yang melawan dia akan seperti apa jadinya ya " ??? tanya Rico .


" Hemmm sudahlah sekarang yang harus kita pikirkan adalah bagaimana caranya kita membayar kerusakan yang telah kita perbuat kata Azka kepada Rico .


" Hemmm benar juga ya '' kata Rico lagi