
" Ada apa ini " ???
tak lama setelah Azka berteriak , lndra terbangun dan juga kaget.
" Kenapa aku ada di sini , eh apa ini " ???
tanpa sengaja tangan lndra menyentuh tanaman rambat yang langka tersebut.
" Eh ini bukankah tanaman itu nona " ?? tanya lndra
" Hmmm benar ini tanaman langka itu , tapi bagaimana mana caranya kita bisa berada di sini " ?? tanya Azka .
" Hemmm kalian pasti heran tadi aku ........" Rico mulai menceritakan semuanya
" Oh begitu aku penasaran siapa laki-laki itu dia sangat baik aku harap bisa bertemu dengan dirinya " sahut lndra.
" Apakah laki-laki itu memakai topeng " !? tanya Azka
" Hemmm benar tuan bagaimana tuan tau pada saat itu kan anda sedang pingsan " ?? tanya Rico
" Hemm bukan apa-apa sudahlah jangan di pikirkan , aku minta maaf kepada kalian berdua karena keegoisan diriku kalian berdua dalam bahaya " kata Azka penuh penyesalan .
" lya tuan tidak apa-apa " sahut lndra
" Aku juga minta maaf tuan tidak seharusnya di situasi seperti tadi aku tidak bersikap seperti itu , tolong maafkan aku tuan saya mohon " kata Rico dengan nada sedih.
" Hemm tidak apa-apa aku memaafkan kamu Rico , kalo begitu sebaiknya kita kembali "
" Baik nona " sahut lndra
Azka dan lndra segera melanjutkan perjalanan menuju ke tempat pemberian misi.
Saat tengah malam Azka baru sampai di tempat tujuan.
Seorang gadis berjalan menembus dinginnya malam , bulan bersinar dengan terang di temani oleh bintang-bintang yang berkelap-kelip.
Setelah sampai di tempat tujuan itu Azka langsung di sambut oleh seorang pelayan.
" Selamat datang nona Azka tak ku sangka nona dapat kembali dengan selamat , aku benar-benar kagum dengan anda " !! .
" Hemm tidak usah begitu , oh ya ini tanamannya " ucap Azka dengan entengnya
" Eh in....ini tanaman tanaman rambat yang langka itu bagaimana bagaimana caranya anda dapat mengambil ini nona " !!?? tanyanya terkejut setengah mati.
" Kalo itu aku tidak bisa jawab , jadi..... berapa bayaran ku aku harap itu tidak mengecewakan diriku aku telah bersusah payah untuk mendapatkan tanaman ini " kata Azka mulai tak nyaman.
" Hemmm soal bayaran anda tidak usah cemas nona pemilik rumah ini yang akan memberikan anda bayaran yang sangat tinggi " katanya dengan tersenyum
" Hemm ya sudah kalo begitu "
" Mari nona saya antar nona bertemu dengan pemilik rumah ini " .
" Hemm " jawab Azka singkat
pelayan itu segera mengantarkan Azka menuju tempat pemilik rumah tersebut.
Pelayan itu menuju ke sebuah ruangan yang lumayan luas dan mengetuk pintu tersebut.
Tok tok tok
" Silahkan masuk " terdengar suara seorang kakek tua dari dalam ruangan tersebut.
Keriett !!
pintu terbuka dan menampilkan seorang kakek tua yang sedang berdiri di dekat jendela dengan mata yang fokus memandang keluar jendela.
Pemandangan itulah yang kira-kira di lihat oleh mereka .
" Maaf mengangu anda tuan , tapi ada berita penting yang ingin saya sampaikan tuan " katanya dengan nada lembut
" Hemmm berita apa itu " ?? tanyanya sambil masih menatap ke luar jendela pandangannya sama sekali tidak teralihkan dari sana
" Ada orang yang sudah berhasil menggambil tanaman rambat yang langka itu tuan " .
Mendengar perkataan pelayan itu pemilik toko itu pun melebarkan matanya tidak percaya.
Segera ia berbalik dan menatap ke arah pelayanan itu dengan tatapan sulit di artikan dan ia segera mengalihkan pandangannya ke arah belakang dan mendapati seorang gadis muda sedang membawa tanaman tersebut di tangannya.
" Kau yang sudah berhasil menggambil tanaman itu " ???
" lya memangnya kenapa " ??
" Bukan apa-apa , tapi di lihat dari fisik mu sepertinya itu tidak mungkin kau masih terlalu muda ".
" Apa " !?
" Nona tolong jaga sikap anda " !!! bentak pelayanan itu
" Sudah-sudah tidak apa-apa biarkan saja "
" Tapi ....." kata pelayanan itu terpotong.
" Tidak ada komentar lebih baik kau pergi , silakan kau lanjutkan perkerjan mu , kembali sekarang juga "
" Baik tuan segera saya laksanakan "
" Katakan pada ku anak muda siapa nama mu " ??
" Nama ku Azka Aqila panggil saja aku Azka "
" Lalu kau " ??
" Nama saya lndra tuan '' .
" Maaf jika saya lancang , siapa nama anda " ?? tanya lndra
" Nama ku adalah Altezo " .
Hemm Altezo nama itu mengingatkan diriku dengan ayah ku kenapa bisa namanya hampir sama ya batin Azka.
" Nona anda sedang memikirkan apa " ??
" Eh bukan apa-apa lndra "
" Orang di belakang mu itu bukankah dia adalah hewan kontrak mu , dan...di dalam tubuh mu sepertinya juga ada satu mahluk , mahluk itu berbentuk asap dan mengeluarkan hawa dingin bukan " ???.
" Bagaimana anda tau itu " ?? pekik Azka
" Aku tau saja , bisa kau kemarikan tanaman itu " ??
'' Tentu tuan ini "
" Hmph panggil saja aku kakek lagi pula aku juga sudah tua " kata Altezo .
" Dan ini bayaran mu " kata Altezo sambil menyerahkan satu tel emas
" Terimakasih kek " jawab Azka , ia segera beranjak dari tempat itu tapi ia di tahan oleh kakek itu.
" Eh tunggu bawa ini " kata Altezo sambil memberikan sebuah cincin berukiran sangat rumit dan indah.
" Hemm kakek tidak usah repot-repot " kata Azka hendak menolak
" Hahaha kau ini ternyata bisa merasa tidak enak juga ya , hemm tidak apa-apa kau bawa cincin itu anggap saja itu sebagai bonus untuk mu.
" Hemm baiklah terima kasih kek '' kata Azka sedikit kesal
Azka segera beranjak dari tempat itu dan segera pergi ke penginapan.
" Selamat malam nona , anda kembali saya kira anda tidak akan kembali ke tempat ini "
" Memangnya kenapa " ??
" Maaf sebelumnya nona kamar tuan ini , kami sudah menyewanya kepada orang lain " kata pelayanan itu merasa bersalah.
" Apa lalu bagaimana dengan kamar ku " ??
" Kalo untuk kamar anda masih kosong nona "
" Hemm syukurlah kalo begitu , lndra kalo begitu kau tidur di kamar ku saja "
" Emmm ba..baik nona " jawabnya.
Azka segera melangkah menuju tempat tidur dan langsung menuju ke tempat pemandian.
" Aku ingin mandi dulu "
" Ba..baik nona "
setelah selesai mandi Azka segera mendekati ranjangnya dan ia baru sadar bahwa di kamarnya tidak ada kursi panjang atau semacamnya.
Lalu di mana lndra akan tidur , ia memijit pelipis nya
dan mulai menghela nafas berat.
" Tidak apa-apa tuan saya bisa tidur di lantai " kata lndra secara tiba-tiba
" Hemm tidak-tidak jangan tidur di lantai "
" Lalu saya tidur di mana tidak mungkin kan saya seranjang dengan anda " ?? .
" Kau bisa tidur di ruangan dimensi lndra " kata Rico tiba-tiba
" Ruangan dimensi " ??
" Itu jika aku punya " kata Azka mengacak rambutnya.
" Tentu saja anda punya tuan tapi anda tidak menyadarinya " kata Rico
" Hemm benarkah "
" Cincin anda itu ....."
" Kenapa dengan cincin ini "
'' ltu bukan cincin biasa tuan itu adalah ruang dimensi "
" Apa "!? .