O

O
Episode 10



Azka mulai berjalan menuju tempat batu kristal tersebut .


" Nah itu batunya " kata Azka sambil


menunjuk ke arah batu yang di maksud


sontak Rico langsung menoleh ke arah yang di maksud oleh Azka .


" Apa !!!! , i.. ini batu yang tuan maksud " ??tanya Rico kaget .


'' lya memangnya kenapa " ??? tanya Azka heran


" lni adalah batu kristal surga yang sangatlah langka tuan ku , dan oleh karena itulah aliran cakra tuan bertambah kuat secara drastis " kata Rico .


" Tak ku sangka anda dapat menyerap aura yang ada di batu ini tuanku , biasanya orang biasa tidak akan kuat menyerap aura di batu itu , alih-alih ingin menyerap aura di batu itu orang biasa pasti akan meregang nyawa , anda sangatlah hebat tuan ku " tambah Rico dengan diiringi senyum sumringah .


" Hmmm jadi begitu " jawab Azka dengan wajah datarnya , melihat tuanya yang memunculkan ekspresi wajah yang biasa saja membuat Rico ingin menegur tuanya tersebut.


" Tuan apakah anda tidak sadar batu kristal itu sangat langka bahkan di dunia ini hanya ada tiga batu saja " !!!! kata Rico dengan meninggikan suaranya .


" Hmmm iya " jawab Azka


" Tuan an..anda ... anda " ucap Rico terpotong


" Shuttt diamm !!! anda apa " ??


" Tidak apa-apa " Jawab Rico .


Terdengar jelas dari suara Rico terbesit rasa kecewa .


Hmm ya sudahlah percuma menjelaskan semua pada tuan itu akan sia-sia saja batin Rico .


Tiba-tiba terdengar suara dari luar goa


" Tuan tuan aku kembali , lihat aku sedang bawa apa " kata lndra sambil memamerkan seekor kijang yang masih ada di mulutnya .


" Wah kau habis berburu ya , sini kijangnya biar aku masak kau sangat berbakat lndra" kata Azka dengan mata berbinar .


Rico yang mendengar perkataan Azka pun menjadi cemburu


" Tuan kenapa anda tidak memuji ku tadi saat aku membantu tuan menyerap aura yang ada di goa ini , tuan itu sangatlah tidak adil " terdengar dari suara Rico bahwa ia sangat tidak suka tuanya memuji orang lain .


" Hemm kau juga sangat berbakat Rico , apakah kau sudah makan lndra dan Rico apakah kau juga sudah makan , apa jenis makanan mu " ??? Azka langsung menanyai mereka berdua takut salah satu dari mereka cemburu .


" Aku sudah makan tuan ku , terimakasih sudah menghawatirkan ku "


" Sudahlah jangan terlalu formal "


" Kalo aku juga sudah makan tuan , jenis makanan ku adalah udara yang hangat " jawab Rico .


" Hemm begitu lndra bisa kau bantu aku mencari kayu bakar " ???


" Tentu nona dengan senang hati " jawab lndra langsung melesat pergi dengan gesitnya dan langsung mengubah dirinya menjadi manusia .


" lndra kau bagaimana bisa " ??? tanya Azka terkejut


" Nanti aku akan jelaskan tuan " jawab lndra langsung pergi .


" Lalu aku aku akan membantu apa " tanya Rico dengan nada semangat


" Kau temani aku mencari rempah-rempah di sekitar hutan yang ada di sini "


" Baiklah tuan " jawab Rico dengan tersenyum senang .


" Hah akhirnya selesai juga "


dari kejauhan tampak seorang laki-laki gagah yang sedang membawa kayu bakar dan langsung menghampiri Azka .


" lni tuan kayu bakarnya " jawab lndra sambil meletakkan kayu bakar tersebut di samping Azka , Azka masih saja memandang wajah lndra tanpa berkedip dan itu membuat lndra sedikit tidak nyaman .


" Hei tuan " panggil lndra sambil melambai-lambaikan tangannya dan itu sukses membuat Azka tersentak kaget .


" Eh iya ada apa " ??


" Kenapa anda terus menatap ku " belum sempat Azka menjawab pertanyaan dari lndra tiba-tiba saja Rico langsung menjawab lndra .


" Tuan menatap mu karena kau terlihat sangat jelek tidak seperti manusia pada umumnya " ejek Rico .


" Kau..awas saja nanti jika ada angin besar yang menerpa diri mu , kau pasti akan hilang lenyap dasar angin kentut " ejek lndra


" Apa !!! enak saja aku ini asap bukan angin kentut , dasar manusia jadi-jadian " timpal Rico .


" Kalian berdua diam " kata Azka mulai melerai dengan suara pelan tapi dapat di dengar oleh mereka berdua.


" Dasar kalian berdua aku bilang diam " !!!!!!!!! teriak Azka sekencang-kencangnya dan di saat itu juga lndra dan Rico mulai berhenti meneriaki satu sama lain .


" Semua ini gara-gara kau tuan jadi marah kepada ku " kata lndra lirih tapi masih bisa di dengar oleh Azka .


" Enak saja itu gara-gara kau " jawab Rico meninggikan suaranya


" Aku peringatkan kepada kalian , jika kalian ingin bertengkar silakan saja tapi aku akan pergi dari tempat ini sekarang juga " !!!! jawab Azka sambil berapi-api .


" Maaf tuan kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan kami lagi " jawab lndra dan Rico serempak .


" Baiklah aku pegang janji kalian , dan sekarang saling minta maaf cepat tunggu apa lagi " perintah Azka .


" Hemm baiklah , hei angin kentut eh maksud ku adalah Rico maaf kan aku "


" Lihat tuan dia masih tidak serius meminta maaf pada ku " kata Rico dengan nada kesal .


" lndra " !!! bentak Azka


" Baik-baik , maafkan aku Rico aku tulus meminta maaf pada mu "


" Hemm baiklah aku juga minta maaf pada mu " jawab Rico .


Tiba-tiba saja suasana berubah menjadi hening sampai pada akhirnya Azka membuka suara memecahkan keheningan .


" Hemm baiklah kalian sudah meminta maaf dan jangan saling bertengkar lagi " jawab Azka sambil mulai menyusun kayu bakar .


Hemmm bagaimana cara ku untuk menyalakan apinya batin Azka .


" Ehem ehem apa kalian tau bagaimana caranya menyalakan apinya " ???


" Bukankah tuan menguasai semua elemen , anda hanya perlu menggunakan aliran cakra tuan "


" Elemen " ??? .


" lya saya sudah memeriksa tubuh tuan dan hasilnya adalah tubuh tuan menguasai semua elemen tuan ada elemen api , air , tanah , petir , es dan lain-lain tapi sepertinya tubuh tuan lebih di dominasi oleh elemen es " jelas Rico .


" Hemm baiklah aku akan mencoba " jawab Azka sambil mengayunkan tangannya dan di saat itu juga muncul api di tangan Azka .


Setelah api menyala Azka segera membakar kijang itu , tapi sebelum itu Azka sudah melumuri tubuh kijang itu dengan rempah-rempah yang ia dapat dari hutan .