My Love Is Shared With A Young Girl

My Love Is Shared With A Young Girl
Episode 9



Pukul 14.00 Keenan bersiap pergi menemui klien masalah properti dan pembangunan yang sedang di kembangkan sebagai sebuah villa milenial di beberapa tempat wisata.


Di tengah diskusi bersama klien selesai Keenan menyuruh asisten dan sekretarisnya kembali ke kantor tanpa dirinya.


“Kalian pergilah ke kantor. Saya ada urusan di luar”,ucap Keenan.


“Baik pak, saya permisi dulu”,ucap sekretarisnya.


Keenan bergegas ke gedung diskotik menemui teman-temannya untuk acara minum-minum dengan obrolan canda ataupun serius.


Alvin yang berada di bar langsung menyapa Keenan.


“Hai bro!”, dengan melambaikan tangan.


Keenan menghampiri Alvin dan Damien.


“Hai gaes!”, sapa Keenan.


“Kamu tidak akan cari wanita lagi kan? Soalnya kamu sudah punya istri dua?’, tanya Aslan dengan menggoda Keenan.


“Tidaklah, mereka wanita yang sempurna dan tidak ada duanya”, jawab Keenan dengan santai sambil menikmati whisky.


Pukul 12.00 malam Keenan baru tiba di apartemen dalam keadaan sedikit mabuk. Keenan memasuki kamar miliknya dan menjatuhkan dirinya ke ranjang sambil memeluk Alia yang tengah tidur pulas. Alia merasakan ada tangan kokoh di pinggangnya dan tercium bau alkohol. Alia terbangun dan melihat Keenan yang begitu kusut.


“Wajahnya masih terlihat tampan meski sudah berumur. Kenapa dengan wajah tidurnya begitu kusut? Apakah banyak pekerjaan yang tidak lancar hari ini?”, monolog Alya dengan menyentuh pipinya.


Pagi hari Keenan terbangun dari alam mimpi. Alia meletakkan obat pereda mabuk dengan air putih dan sebuah not kecil.


Not kecil:


Uncle aku meninggalkan bubur diatas panci dekat kompor. Jika buburnya telah dingin. Hangatkanlah kembali. Minumlah pereda mabuk yang aku siapkan. Semoga harimu menyenangkan.


...


Alia pergi ke perpustakaan untuk mengambilkan buku IPA apa yang diperintahkan oleh gurunya. Ketika sedang membawa buku, Alia berpapasan dengan Daniel yang tengah lewat dan menghentikannya.


“Alia!”, panggil Daniel.


“Hai Daniel, ada apa?”, tanya Alia.


“Nanti istirahat kita makan bersama. Ok”, ucap Daniel dengan senyum. Alia membalas dengan anggukan kepala.


Alia masuk ke kelas membawa buku paket dan diletakkan di atas meja. Lalu Alia kembali ke bangku.


Bel istirahat berbunyi, Bella menghampiri di bangku grup Adele. Mereka menghampiri untuk mengolok bersama dua krucul.


“Adele, Adele, si wanita gatal yang sukanya menggoda banyak pria. Wajahnya tak secantik sepertiku. Harusnya dia pergi menjauh dari Daniel. Karena Daniel pantasnya untukku”, ejek Bella.


Lalu Adele memberikan sindiran yang mengenai hati .


“Bella oh Bella yang selalu bangga dengan wajah palsunya. Wajahnya yang tak seberapa cantik dibandingkan wajah asli milikku. Wajah oplas aja bangga”, sindirnya.


“Apa?!”, dengan mata melotot dan api kemarahan terlihat di matanya.


Lalu terjadilah saling jambak menjambak karena tidak terima apa yang dikatakan oleh Adele.


Pak Hendra yang sedang lewat melihat kerumunan di kelas XII IPS langsung berteriak menghentikan perkelahian siswinya dengan sorotan mata tajam dibalik bingkai kacamatanya.


“Stopppp!!!!”, teriak pak Hendra.


Para siswi hanya dapat menundukkan kepala takut terkena percikan api dari mulut pak Hendra.


“Kalian apa-apaan sih!”, bentak pak Hendra.


“Harusnya seorang siswi itu belajar, bukannya malah berantem kagak jelas!”, amarah pak Hendra.


“Sekali lagi kalian berantem...”, ucap pak Hendra dengan mengancam dengan memberikan kode bunuh.


Mereka hanya mengangguk apa yang dikatakan pak Hendra.


“Pengumuman untuk para siswa bahwa kalian akan dipulangkan awal karena ada rapat untuk persiapan ujian sekolah bagi anak-anak kelas tiga. Jadi kalian kami pulangkan awal untuk belajar di rumah. Demikian penguman yang di sampaikan untuk kalian. Semoga hari kalian penuh berkah”, ucap Pak Qomar selaku kepala sekolah.


Sedangkan group Bella dan group Adele harus membersihkan kamar mandi sebelum pulang sekolah.


Beberapa lama kemudian mereka usai membersihkan toilet yang telah di bersihkan lalu melaporkan ke guru BP yaitu pak Hendra namun di ruang kantor sedang diadakan rapat sehingga mereka langsung pulang dengan mengirim pesan lewat ponsel milik guru BP tersebut.


Adele:


Pak, kami telah menyelesaikan tugas da hukuman yang bapak berikan.


Sebelum pulang, Bella dan dua kruculnya menyalahi dengan mengguyurkan air comberan di kamar mandi wanita yang telah dibersihkan oleh group Adele.


“Besok, pasti pak Hendra mencuat-cuat kepada mereka”, tawa Bela dan dua kruculnya. Lalu pergi meninggalkan kamar mandi.


Adele mentraktir mereka ke cafe untuk menebus kesalahannya.


“Guys, sebelum pulang bagaimana kalau kalian aku traktir makanan sebagai penembus rasa bersalahku”, ucap Adele.


“Baiklah, aku terima traktiran darimu”, ucap Amanda merangkul bahu Adele


“Bagaimana Alia?”, tanya Adele.


“Kalau aku mau-mau aja”, kekeh Alia.


Mereka mengerti perasaan Adele.


Seraya makan, Adele terus berceloteh tentang drama korea yang di perankan oleh Gong Yoo yang begitu lucu meski sudah lewat drakor-nya.


“Kalian lihat drakor goblin lagi gak? Kalau aku lihat sampai berkali-kali, soalnya asyik serial drakornya. Aku sampai gak bisa move on guys”, ucap Adele.


“Alah palingan kalau nanti lebih tampan dari gong yoo, kamu bakalan lihat terus sampai matanya jembereng kemana-mana”, ucap Amanda.


“Tahu aja kamu, Amanda”, kekeh Adele menyeruput es capuccinonya.


Sampai tidak menyadari bahwa mereka berada di cafe begitu lama.


“Guys, kita udah lama di sini. Takut mbak-nya yang punya cafe minta pajak sewa duduk di sini”, kekeh Alia.


“Oh ya juga, gak kerasa kalau kita bakal lama di sini”, kekeh Adele.


Lalu mereka beranjak pergi meninggalkan Cafe setelah melakukan pembayaran.


...


Di dalam apartemen Keenan tengah menunggu Alia setelah mengobrol dengan Elena yang tiba-tiba datang meminta sesuatu yang berhubungan suami istri.


Keenan menyiapkan makan malam untuk dirinya dan gadis kecilnya dengan sebuah lilin yang dinyalakan.


Saat pulang, Keenan menyuruh Alia untuk bergegas mandi dan mengajaknya makan malam romantis.


“Sweety, kamu mandilah. Lalu kita makan bersama”, ucap Keenan.


“Baiklah uncle”, ucap Alia dengan senyum hangat.


Usai selesai mandi Alia pergi ke meja makan. Alia terbelalak matanya karena disuguhkan ruang makan dengan nuansa romantis. Alia sampai tidak bisa mengungkapkan rasa bahagia yang dibuat oleh Keenan.


Acara kagumnya dibuyarkan oleh Keenan.


"Sweety, mari duduk dan makan bersama", senyum hangat Keenan.


Alia menerima perlakuan Keenan. Lalu Alia mencoba mengambil air minum yang disediakan oleh Keenan. Kemudian Alia mengucapkan terima kasih kepada Keenan. Keenan menerima dengan anggukan dan senyuman hangat untuk istri kecilnya.


Beberapa lama kemudian mereka tidur bersama hanya sebatas saling berpegangan tangan tanpa saling menyentuh dengan sibuk pikiran masing-masing.


Alia kemudian terlelap dengan tidur terlentang dan diikuti oleh Keenan dengan mata tertutup dengan dibatasi bantal guling tanpa melewati batas.