My Girl

My Girl
Bab 3



**


setelah sampai di sebuah apartemen yang mewah Fio semakin bingung kenapa dirinya di bawa kesini


"Fio Apartemen ini sudah atas nama kamu dan jangan menolak"


"maksud Tuan, kenapa saya harus menerimanya sedangkan saya baru kenal Tuan waktu kejadian itu." protes Fio


"jangan kwatir, karena saya cuma membantumu saja. dan satu lagi mulai besok kamu bisa bekerja di Kafe yang kamu inpikan itu"


"hahhhhkkk tapi, saya nggak bisa nerima ini semua Tuan, apa maksud Anda memberi semua ini"


"baiklah aku tidak akan memaksa" dugaan Gio benar Fio tidak segampang itu apa lagi bukan hasil sendiri pasti tidak akan menerimanya.


"apakah kau butuh pekerjaan, aku dengar kamu sudah di pecat dari tempat itu"


"mmzt ya Tuan benar " sebenernya Fio penasaran tau dari mana Tuan tampan ini, dan ingin sekali menyakan semua itu tapi, biarlah yang penting sekarang adalah mencari pekerjaan apa pun itu yang penting halal dan hasil jerih payah sendiri


"baiklah mulai besok kamu bisa kerja di rumah ku, apakah kamu bisa memasak"


"bisa Tuan," karna Fio memang suka memasak dan berencana membuka Restoran atau Kafe suatu hari nanti


"oke aku mau kamu besok bikin sarapan untuk ku" sebenarnya Gio sudah ada pembantu tapi untuk bersih-bersih saja itu pun datang 2 hari sekali, orang tua Gio di Luar Negeri mengurus Bisnis nya yang ada di sana.


setelah itu Alvin mengantarkan Fio ke tempat kos nya, Fio memang tidak pernah bergatung sama orang lain apa lagi menerima yang bukan hasil jerih payah sendiri. dulu sebelum orang tuanya bercerai keluaga Fio sangat harmonis dan bahagia Fio sangat di manja karna anak satu-satu nya. meskipun hidup pas pasan Fio selalu bersyukur tidak kurang kasih sayang darinya. tetapi setelah ayah Fio mulai naik jabatan di perusahaan yang cukup di kenal itu karena sifat jujur, dan ke gigihannya. ayah Fio mulai terbuai dengan semua yang di milikinya dan mulai ada orang ke tiga. di sinilah keluaga Fio terasa hambar dan terjadi perceraian.


*********


jam 06.00 Fio sudah tiba di rumah Gio yang sangat besar dan megah itu Gio sengaja menyuruh supir pribadinya menjemput Fio.


dengan semangat Fio mulai memasak nasi goreng China dan ayam crispy, juga minuman nya Teh setengah manis. Fio sangat suka dengan menu ini karena dulu Mama nya sering banget masakin makanan favorit Fio, dan ia sering membatunya di dapur.


hooaammmb...Gio bangun dari tidur nya seperti bau masakan (batinnya)


emmmmbz..


Gio mulai mengendus ngendus seperti kucing yang mencari mangsa setelah Gio turun, yang benar saja dapur nya yang berantakan sana sini itu yang membuatnya sudah tak sabar ingin menyantap nya, melihat arah meja makan sudah siap untuk sarapan.Fio tidak menyadari kalo ada Gio di sana karena Fio sibuk bersihin dapur yang seperti kapal pecah itu.


Gio kembali ke atas untuk siap-siap ke kantor, Gio tersenyum setelah mengingat gadis di dapur tadi, ingin sekali segera memilikinya.


ehem..Gio berjalan ke arah meja makan.


"makanan nya sudah siap Tuan, silahkan.." Fio bergegas memberi tempat kursi untuk Gio


"tidak usah berlebihan begitu Fio mari duduk dan makan bersama"


"makasih Tuan, saya nantik saja belum lapar"


"huuff.. saya tidak mau di bantah Fio. cepat duduk"


Fio terpaksa duduk dan makan bersama, Gio yang sangat fokus dengan makanannya itu di perhatikan oleh Fio.


"kenapa diam saja, ayo makan ini enak sekali"


"hahhkk benarkah itu Tuan"


"beneran ini enak banget kenapa gak dari dulu gue suruh kamu Masakin gue,"


" makasih Tuan atas pujiannya" pipi Fio memerah karena pujian dari Gio


"jangan sungkan anggap saja aku sebagai teman kamu, ni ambil kard ini bisa kamu pakai untuk kebutuhan sehari-hari dan juga kebutuhan kamu, gaji kamu setiap bulan nya akan masuk ke kartu itu ini PIN nya " Gio menjelaskan panjang lebar


Fio manggut-manggut mengerti,


"ya sudah aku berangkat dulu kamu bisa pulang sekarang "


dddrrrrrttt....dddrrrrrttt.....


"terima kasih Tuan" Fio segera meninggalkan tempat itu dan mengangkat telponnya.


"Fio kamu kemana aja sih gue ada di kos loe nie"


"hahhhhkkk beneran, ya udah tunggu situ bentar"


Gio pergi bersama Alvin keluar tapi setelah mendengar Fio angkat telpon,


Gio mengurungkan niat nya karna penasaran Gio mendekat dan mendengar semua percakapan Fio tadi.


Fio keluar naik taxi online karna gak mungkin naik bus yang rame kek gini


dari belakang Gio membuntutinya karna penasaran siapa yang akan di temui nya, setelah sampai ada seorang lelaki yang menyapa Fio di depan kos nya itu,


Fio melambaikan tangannya, Devan tersenyum dan mengobrol di kursi kayu panjang yang ada di depan kos nya itu.


"Fio kamu kemana aja"


"emang ada apa sih Van, loe kepo banget deh" dengan muka nyutek


"ya kwatir sama loe lah, kiraen loe pulang kampung."


"oh No, Devan." cita-cita gue belum tercapai.


" huffftz....gue lega deh."


''emang kenapa loe takut gue tinggal hahhkk." kata Fio dengan PD nya


" yahhhh ...loe tau aja sih" Devan sejak bertemu Fio di tempat kerja nya itu memang sudah jatuh hati, tapi terlalu takut untuk mengungkapkan nya.


sedangkan Gio yang mengawasinya dari jauh merasakan sesak dan panas yang membara di seluruh tubuh nya"


Bos gak apa-apa kan" Alvin


kenapa rasanya sakit banget ngeliatin Fio bersama laki-laki lain.


Gio tersadar dari lamunannya,


" hahhhhkkk gak apa-apa ayo ke kantor sekarang" dengan mengepalkan tangan


ini orang kenapa, kayak orang cemburu aja.Alvin


*********


Gio Hardian Wijaya adalah seorang pengusaha muda yang tampan dan cool


pemegang usaha terbesar di Indonesia, Gio yang dingin dan terkesan cuek lebih mendominasi baginya, hingga sampai pada titik dimana ia menjalin komitmen dengan seseorang ia sangat menjaga hatinya.


tokkk ......tokkkk.....


"masukk" Gio tidak fokus dengan pekerjaan nya.


"Gio....aku datang......."melambaikkan tanganya dan senyuman yang menggoda


Gio menatap malas, ngapain lagi dia


" Gio nantik siang makan di luar yukk.." (memelas)


"maaf aku gak bisa." dengan pikiran yang melayang


"kenapa..? apa kamu belom memaafkan aku."


sebenernya hati Gio ke Angel sudah hambar tidak ada rasa sedikitpun, karna sangat kecewa dengan kelakuan nya selama ini."saya ada janji sama klien"


"baiklah kalo itu alasannya aku akan pergi tapi, jangan harap aku akan menyerah Gio." tersenyum licik


Nama Angelia Veradista mantan Gio yang sudah lama menjadi model itu selalu mengganggu nya, hubungan mereka kandas 5 bulan yang lalu.hubungan mereka cukup lama karna ke egoisan Angel Gio memilih putus hubungan dengannya. setelah Angel mengetahui seluk beluk Roy selingkuhannya itu, barulah menyesal dan mulai mengejar Gio kembali.