
Sesampainya di sebuah tempat yang asing bagi Xie Xie.
Xiu Huan yang lebih dulu turun dari mobilnya,langsung membuka pintu mobil di sebelah Xie Xie.
"Turun." ujar Xiu Huan menyuruh Xie Xie turun.
"Ini dimana??kenapa tuan membawa ku kesini?" tanya Xie Xie sebelum ia turun.
"Sudah cepat turun saja,jangan banyak tanya.!" perintah Xiu Huan.
Xie xie pun menuruti perintah Xiu huan dan mengikuti Xiu huan memasuki sebuah rumah yang cukup besar dan mewah.
Saat memasuki rumah yang adalah milik kediaman Xiu huan,Xie xie begitu tercengang saat melihat situasi rumah nya.
Ya Tuhan..Apakah ini sebuah rumah??Aku bahkan belum pernah melihat rumah sebagus ini.' batin Xie xie dalam hatinya
"Duduk di sana dan diam,jangan berbuat apa pun." ujar Xiu huan menyuruh Xie xie duduk di sebuah ruangan yang ditunjuk oleh Xiu huan.
"Tunggu,kenapa tuan membawa ku kesini??" tanya Xie Xie yang masih sangat penasaran.
"Duduk saja di sana,nanti aku akan memberitahu mu." jawab Xiu huan meninggalkan Xie Xie menuju kamar pribadinya.
Xie Xie cuma bisa menatap bingung dan heran.
"Sebenarnya apa lagi tujuan pria itu?" tanya Xie Xie yang masih sangat penasaran.
Sesaat Xie Xie memperhatikan situasi kediaman Xie huan yang terlihat sangat sepi.
"Kenapa rumah ini sepi sekali??rumah ini seperti kuburan." tanya Xie Xie yang merasa tak melihat satu pun penghuni di rumah Xiu huan.
Xie Xie pun langsung duduk ditempat yang sudah di perintahkan Xiu huan.
"Wah..Bahkan sofa ini sangat nyaman di duduki." ujarnya merasakan sofa yang di duduki nya sangat empuk dan nyaman.
"Memang sangat mahal,bahkan sampai kau lansia pun tidak akan sanggup untuk membelinya." sahut Xiu huan dengan nada sombong yang tiba-tiba muncul dengan sudah berganti pakaian.
Sontak membuat Xie Xie terkejut dan langsung bangkit.Mendengar ucapan Xie huan,sesaat membuat Xie Xie pun merinding.
Sombong sekali kata-katanya.' ujar Xie Xie yang berkomentar dalam hatinya.
"Duduk." ujarnya menyuruh Xie Xie untuk duduk kembali.
Xie Xie cuma bisa menuruti perintah Xiu huan.
"Lalu,apa yang tuan ingin kan lagi?Ini sudah malam,aku harus segera pulang." tanya Xie Xie yang tanpa ingin mengulur waktu.
"Kau tidak akan keluar dari tempat ini,sampai kau memilih 2 pilihan dari ku." ujar Xiu Huan.
Xie Xie langsung mengernyitkan alisnya keatas.
"Maksudnya?" tanya Xie Xie yang bingung.
"Menikah dengan ku atau kau menjadi pelayan di rumah ini sampai hutang mu lunas."jawab Xiu huan.
Sontak membuat Xie Xie begitu terkejut saat Xiu huan mengatakan tentang pernikahan.
"Me..Menikah??Pelayan rumah tangga??Jadi maksud anda,sekarang aku berhutang pada anda??karena anda sudah membuatku lolos dari tuan Chen?" tanya Xie Xie dengan kaget nya.
"Tidak perlu ku perjelas." jawab Xiu Huan.
"Tapi kenapa harus menikah??Kenapa jadi pelayan??Kalau tahu akan begini,lebih baik aku tidak usah ditolong sama anda."
"Terserah,tapi kau harus ingat.Jika kau terus berurusan dengan manusia sampah itu,hidup mu juga akan jadi sampah." ujar Xiu huan mengingatkan.
Sesaat Xie Xie pun terdiam dan membenarkan perkataan Xiu Huan.