My Flash Marriage With Crazy Rich

My Flash Marriage With Crazy Rich
Bab 35



Seminggu berlalu,Xiu Huan pun berpikir keras apa yang harus ia lakukan.Terlebih permintaan Xie yang ingin ia mengurus surat perceraiannya.


Xiu Huan pun bergegas meninggalkan kantor dan berniat ingin menemui Xie di rumah kontrakannya.


Setiba didepan rumah Xie,Xie Huan langsung mengetuk pintu rumah Xie.


Tok..tok..


"Xie Xie bukan pintu,aku perlu bicara pada mu." sahut Xiu Huan memanggil Xie Xie untuk meminta membuka pintu.


Tapi,berulang kali ia mengetuk pintu rumah Xie,justru tidak ada jawaban dari dalam rumah Xie.


"Xie Xue..Buka pintunya,aku tahu kau pasti ada di dalam." ujar Xiu Huan yang memanggil Xie dengan terus mengetuk pintu rumah Xie.


Namun,disela ia masih menunggu Xie membuka pintu.Seorang wanita tua datang menghampiri Xiu Huan.


"Maaf,kau siapa??Kenapa mengetuk pintu rumah Xie Xie?" tanya wanita itu pada Xie Huan.


Xiu Huan pun langsung menoleh kearah si wanita tua itu.


"Oh.Maaf..Aku ingin menemui istri ku."Jadi aku mengetuk pintu rumahnya." jawab Xiu Huan tanpa sadar menyebut Xie sebagai istrinya.


"Istri??Jadi Xie Xie sudah menikah ya?" tanya wanita itu lagi memastikan.


Xiu Huan hanya mengangguk.


"Tapi,Xie Xie sudah tidak tinggal disini lagi.Aku pemilik kontrakan ini,jadi dia memberikan kunci rumah nya karena sudah tidak melanjutkan sewanya lagi." jawab wanita itu yang ternyata pemilik rumah tersebut.


Xiu Huan seketika kaget saat mendengar penjelasan wanita itu.


"Apa??sejak kapan dia meninggalkan rumah ini?" tanya Xiu Huan yang masih kaget.


"Belum lama ini,mungkin sudah 4hari yang lalu." jawab wanita itu.


"Apakah dia mengatakan sesuatu akan pergi kemana?" tanya Xiu Huan semakin penasaran.


"Soal itu aku tidak tahu,dia cuma bilang akan pulang ke rumah neneknya dikampung.Tapi dia tidak memberitahu dimana kampungnya." jawab wanita itu meninggalkan Xiu Huan.


Xiu Huan pun langsung menghempaskan tubuhnya ke dinding.


"Gadis itu..Cepat sekali perginya.!" ucapnya kesal sembari memukul dinding.


Xiu Huan pun akhirnya pergi dengan rasa kecewa sekaligus kesal.Karena Xie benar-benar pergi tanpa mengatakan apa pun padanya.


...****************...


Ditempat lain..


"Xie Xie..Cepat bantu aku,kenapa kau tidur terus..!!" teriak wanita lansia berusia 70tahun.


Xie yang tengah tertidur langsung terbangun dan menghampiri sang nenek yang tengah memasak.


"Ada apa nek?Aku masih mengantuk."jawab Xie sambil menguap karena efek mengantuk nya.


"Gadis macam apa kau ini,pulang kesini hanya untuk bermalas-malasan.!! apa kau sengaja kesini cuma untuk jadi nyonya besar??" tegur sang nenek dengan nada mengomelnya.


Xie yang tahu sifat sang nenek yang suka mengomel tapi sangat sayang padanya.Hanya bisa tersenyum dan memeluk sang nenek dari belakang.


"Aku sangat rindu dengan omelan mu nek." ujar Xie yang langsung bersikap manja.


Hati sang nenek pun langsung meluluh melihat sikap manja cucu kesayangannya.


"Kau sangat pintar sekali mengambil hati nenek mu.Kau juga sudah berulang kali mengatakan hal ini sejak kau pulang Xie Xie." ujar sang nenek.


"Iya itu karena cuma nenek yang saat ini ku miliki." jawab Xie Xie.


"Lalu kenapa kau tiba-tiba pulang?Apa terjadi sesuatu padamu?" tanya sang nenek ingin tahu.


Xie pun menggelengkan kepalanya.


"Tidak nek..Aku cuma ingin menghabiskan waktu dan menemani masa tua mu."jawab Xie berbohong.


"Hahaha..Kenapa nenek jadi tidak percaya padaku?" gurau Xie tertawa kecil.


"Ya sudah..Cepat mandi sana,makanan hampir siap." ujar sang nenek menyuruh Xie untuk mandi.


"Siap..Terima kasih nek." jawab Xie mengecup pipi sang nenek dan langsung ke kamar mandi.


Sang nenek hanya memandang heran dengan sikap cucunya.


...****************...


Xiao Huan mendatangi kediaman Xiu Huan.Ia seakan mengkhawatirkan keadaan Xiu Huan sekaligus penasaran dengan hubungan mereka.


"Bagaimana??Kau sudah menemui Xie??" tanya Xiao Huan penasaran.


"Kenapa kau penasaran ingin tahu?" tanya Xiu Huan dengan nada datar dan curiga.


"Karena aku mengkhawatirkan keadaan hubungan kalian.Aku tidak mau jika hubungan kalian berakhir karena ibu." jawab Xiao Huan menjelaskan.


"Bukan karena kau mengkhawatirkan gadis itu?" tanya Xiu Huan yang masih curiga.


"Tidak,aku sudah menghilangkan perasaan ku pada Xie.Karena aku ingin kau dan Xie bahagia." jawab Xiao Huan.


Xiu Huan masih menatap ragu.


"Ayo lah..Aku tidak akan menikung mu lagi.Aku sadar jika yang ku lakukan sebelum nya salah.Karena aku juga tidak tahu jika ternyata kalian sudah menikah." kata Xiao Huan yang berusaha membujuk Xiu Huan.


Xiu Huan pun langsung menghela nafas panjangnya.


"Dia sudah pergi." ungkap Xiu Huan.


"Hah??Maksud mu?" tanya Xiao Huan yang kaget.


"Dia sudah keluar dari rumah itu dan pulang ke tempat neneknya." jawab Xiu Huan menjelaskan.


"Lalu kau tidak mau menemuinya lagi?" tanya Xiao Huan memastikan.


"Bukan aku tidak mau menemuinya lagi,tapi.-"


"Tapi kenapa?"tanya Xiao Huan memandang penasaran.


"Tapi aku tidak tahu dimana rumah neneknya.Aku tidak tahu tentang keluarganya ." jawab Xiu Huan.


"Lalu apa yang membuat mu menikahi Xie?"


"Aku cuma merasa kasihan dan demi menghindari tuntutan ibu yang harus menikah dengan pilihannya." jelas Xiu Huan yang mengungkapkan perasaannya yang selama ini dipendam tanpa Xiao Huan tahu.


"Oh jadi kau menikahinya atas dasar kasihan bukan karena perasaan sama sekali?"


Xiu Huan pun mengangguk pelan.


"Kalau begitu perbaiki semua.Cari Xie sampai ketemu dan mulai lah semuanya dari awal." ucap Xiao memberi saran dan mendukung Xiu Huan.


"Entah lah,aku masih bingung." jawab Xiu Huan.


"Kalau kau ragu,aku akan membantu mencari keberadaan Xie.Tapi itu juga kalau kau masih ingin bersama Xie.Jika tidak mau bersama nya lagi,jangan salahkan aku yang akan mengejarnya kembali."kata Xiao Huan sedikit bercanda.


Xiu Hua hanya melirik sinis kearah Xiao Huan.


...****************...


Beberapa bulan kemudian..


Xiu Huan yang sudah jarang bertemu dengan sang ibu,tiba-tiba diminta untuk menemuinya.


Xiu Huan betapa kaget nya melihat sang ibu yang ternyata sedang sakit parah.Yang kini tengah dirawat di rumahnya sendiri.Karena atas keinginan sang ibu sendiri.Terlihat kondisi sang ibu yang terbaring tak berdaya.Membuat Xiu Huan pun merasa prihatin dan tidak tega melihatnya.


"Apa yang terjadi bu?Kenapa kau bisa seperti ini?"tanya Xiu Huan dengan nada pelan sambil menggenggam tangan ibunya.


"Seperti ini lah kondisi ibu mu sekarang nak.Mengingat usia ibu sudah sangat tua pasti segala penyakit akan datang." jawab sang ibu dengan nada lemah.