My Flash Marriage With Crazy Rich

My Flash Marriage With Crazy Rich
Bab 32



Xie pun langsung mengabaikan Xiao dengan berjalan melaluinya dan membuka pintu rumahnya.


"Sebaiknya kakak pulang saja.Dan ku minta ini untuk terakhir kalinya kita bertemu.Jangan pernah datang untuk menemui ku lagi.Selamat tinggal." jawab Xie langsung masuk dan menutup pintu rumahnya.


Tanpa memberi kesempatan Xiao untuk bicara.


Xiao pun seakan mengerti dengan sikap Xie saat ini.Ia pun hanya bisa menghela nafas dan menelan kekecewaan.Ia pun menaruh makanan yang ia bawa didepan pintu rumah Xie.Dan langsung pergi meninggalkan rumah Xie.


*


*


Seminggu kemudian..


Xie dan para karyawan diminta untuk berkumpul.Xie dan para karyawan pun tampak bingung,karena tiba-tiba saja para Alan sang bos menyuruh mereka untuk berkumpul.


Tak berapa lama,Alan pun datang menemui mereka.


"Maaf,aku meminta kalian untuk berkumpul disini." ujar Alan dengan wajah yang tak bersemangat.


"Ada sesuatu penting yang harus ku sampaikan pada kalian yaitu..Bahwa kedai minuman ini mungkin akan segera tutup dalam waktu dekat dan aku harus memecat kalian semua." ungkap Alan dengan nada serius.


Seketika membuat Xie dan para karyawan terkejut dengan pernyataan yang dikatakan Alan.


"Maaf bos,memangnya kenapa kedai ini harus tutup?" tanya Xie yang memberanikan diri bertanya.


Alan sesaat menghela nafas sambil menatap Xie.


"Karena lahan ini sudah dibeli oleh grup Zhang.Dan akan direlokasikan dalam waktu dekat." jawab Alan memberitahu Xie.


Seketika membuat Xie tersentak saat mendengar grup Zhang.Grup yang dimiliki oleh Xiu Huan yang dikenal grup terhebat di kota nya.


"A..Apa grup Zhang bos??Ta..Tapi kenapa bos tidak mempertahankan lahan ini?bukankah kedai ini sudah jadi miliki bos sendiri?" tanya Xie memastikan lagi.


Xie pun langsung tertunduk dengan lemas.Ia tak mengira jika tempat harapannya untuk menghasilkan uang harus berakhir begitu saja.Karena ulah seseorang yang sengaja ingin mengambil lahan tempat ia bekerja.


*


*


Malamnya,Xie berniat ke kediaman Xiu Huan.Xie seakan tidak sabar ingin meluapkan seluruh amarahnya pada Xiu Huan.


Tak berapa lama pintu pun terbuka,dan terlihat Xiu Huan berdiri sambil menatap tajam kearah Xie.


"Untuk apa lagi kau datang kesini??kau pikir aku menerima mu lagi tinggal disini?" tanya Xiu Huan dengan percaya dirinya menuduh Xie.


"Maaf tuan,sepertinya tebakan mu salah.Justru aku kesini ingin meminta penjelasan dari mu.!" jawab Xie dengan nada lantang.


Xiu Huan pun langsung menatap heran.


"Kalau kau merasa sakit hati padaku,seharusnya kau balas saja pada ku langsung.Jangan melibatkan masalah pribadi dengan tempat ku bekerja.!!" ucap Xie mulai emosi.


"Apa maksud mu?" tanya Xiu Huan tidak mengerti maksud ucapan Xie.


"Anda tidak perlu berpura-pura lagi,anda yang sengaja mengambil alih tempat ku bekerja hingga aku harus kehilangan pekerjaan.Apakah tuan tahu,bukan hanya aku saja yang merasa dirugikan.Tapi mereka yang bekerja di kedai minuman itu juga dirugikan,bahkan pemilik kedai..Kenapa kau begitu tega melakukan ini pada kami..!!" jelas Xie panjang lebar melampiaskan amarahnya pada Xiu Huan.


Xiu Huan pun langsung kaget,saat menerima tuduhan Xie.Jika dirinya telah merebut lahan tempat ia bekerja.


"Kau jangan asal menuduh ku.!!" jawab Xiu Huan tidak terima dengan tuduhan Xie.


"Grup Zhang telah sah mengambil lahan tepatnya di kedai minuman tempat ku bekerja.Dan grup itu bukankah grup perusahaan milik mu tuan Xiu Huan..!!" jelas Xie dengan tegas dan sorot mata yang begitu tajam.Dan melemparkan surat pernyataan yang telah disahkan oleh grup Zhang milik Xiu Huan


Jelas membuat Xiu Huan kembali kaget dan menatap lebar ke arah surat tersebut.