
Sesaat Chen pun melirik kearah Xie Xie.
"Oh..Tuan tenang saja,aku tidak akan menagih hutang nya lagi pada gadis ini." jawab Chen sambil tersenyum.
"Apa kau yakin?" tanya Xiu Huan memastikan lagi.
"Tentu tuan,aku berjanji tidak akan lagi menagih hutang pada gadis ini ..Dan tidak akan mengusiknya lagi." jawab Chen berusaha meyakinkan Xiu Huan.
"Tapi rasanya aku tidak percaya dengan semua ucapan mu..Kau bilang minuman bisa melunasi hutang nya.Kalau begitu aku ingin kau menghabisinya,anggap saja 1gelas ini seharga 10juta." ucap Xiu Huan sembari mengambil segelas minuman alkohol tersebut dan memberikannya pada Chen.
"A..Apa??Menghabisi semuanya?" tanya Chen yang langsung panik.
"Kenapa??Kau keberatan?" tanya Xiu Huan.
"Ah..Tidak tuan,baik lah aku akan meminumnya." jawab Chen langsung meneguk minuman tersebut.
Namun,baru segelas saja ia langsung terbatuk-batuk.Seakan ia tidak kuat meminumnya segelas.Seperti itu lah yang dirasakan Xie Xie saat meminumnya.
"Habiskan semua." ucap Xiu Huan dengan tatap dingin.
"Ta..Tapi tuan,aku sepertinya tidak kuat menghabiskannya." jawab Chen yang seakan langsung menyerah pada minuman tersebut.
"Yah,seperti itu lah saat kau menyuruh gadis ini untuk menghabiskannya..Jadi aku mau kau menghabisi minuman ini semua..Jika kau menolak,jangan harap kau bisa keluar dari tempat ini." ucap Xiu Huan memberi peringatan pada Chen.
Chen langsung tak berkutik saat Xiu Huan memberinya peringatan.
"Awasi dia,jangan biarkan dia meninggalkan tempat ini sebelum menghabisi semua minuman ini,dan jangan ada yang coba membantunya." ujar Xiu Huan memberi perintah pada bos Long.
"Baik tuan Zang." jawab boz Long mengangguk.
"Dan kau,ikut aku." kata Xiu Huan saat menoleh ke arah Xie Xie.
"Cepat.!" ujarnya meninggalkan tempat tersebut.
Xie Xie pun langsung menuruti perintah Xiu Huan dan mengikutinya dari belakang.
Xie Xie pun disuruh ikut dengan Xiu Huan dengan menumpangi mobilnya.
Xiu Huan pun tampak begitu serius mengemudi tanpa bicara apa pun.Sementara Xie Xie sesekali melirik ke arah Xiu Huan.
"Tuan Zang..Terima kasih sudah menolong ku dari pria itu." sahut Xie Xie yang berniat berterima kasih pada Xiu Huan.
Xiu Huan hanya melirik tanpa menanggapi ucapan Xie Xie.
Sesaat Xie Xie mulai bingung dan penasaran,karena tidak tahu Xiu Huan akan membawanya pergi.
"Maaf tuan,karena ini sudah malam bisakah anda turunkan saya disini saja?" tanya Xie Xie.
"Memangnya kau pikir aku akan mengantarmu pulang.Percaya diri sekali." jawab Xiu Huan tanpa menoleh ke arah Xie Xie.
Xie Xie seketika kaget mendengar ucapan Xie Huan.
"Ja..Jadi tuan mau bawa aku kemana??" tanya Xie Xie penasaran dan mulai panik.
"Tetap diam dan jangan bicara." jawab Xiu Huan langsung menoleh tajam.
Xie Xie pun langsung terdiam tapi dengan perasaan yang takut.
Gawat..Apa lagi mau pria ini??Bukankah dia sudah menolong ku??seharusnya aku sudah tidak ada urusannya lagi dengannya.' batin Xie Xie yang dalam keadaan panik dan takut.
Xie Xie pun tidak tahu kemana Xiu Huan akan membawanya.Dan bahkan tidak tahu apa lagi tujuan Xiu Huan padanya.Karena ia pikir,setelah Xiu Huan menolong urusannya sudah selesai.Dan ia dapat menjalani hidupnya dengan tenang.