
"Semua orang kaya memang sama saja.!!Kalau kau memang sangat ingin menyingkirkan ku,segera urus saja surat perceraian kita.Dengan begini kau dan ibu mu puas karena sudah menyingkirkan gadis miskin seperti ku.!!" sentak Xie dengan meluapkan seluruh emosi nya dan langsung pergi.
Xiu Huan hanya bisa terdiam mematung.Ia benar-benar tidak mengetahui atas tuduhan Xie terhadapnya.
Xie kembali pulang ke rumah dengan perasaan yang begitu kecewa dan sakit hati.Atas tindakan Xiu Huan yang telah tega merebut lahan tempat dimana ia mencari uang.Baginya pekerjaan di kedai minuman itu sangat lah berarti untuknya.Karena ia sangat sulit mencari pekerjaan yang nyaman dan penghasilan yang sesuai untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya.
Kini ia pun mulai memutar otak lagi untuk mencari pekerjaan yang sesuai keinginannya.Xia benar-benar kecewa dengan Xiu Huan.Sudah melibatkan dirinya dalam masalah keluarganya.Dan sekarang berusaha menyingkirkan dirinya.Yang ternyata bukan hanya ibunya saja,melainkan dirinya juga.
Tiba di rumah ia melihat Xiao Huan yang tengah duduk di depan pintu rumahnya.Xiao sengaja datang kembali untuk menemuinya.Tapi mengingat Xiao Huan juga berkaitan dengan Xiu Huan dan ibunya.Membuat kekesalannya kembali muncul dan sekarang memandang sinis ke arah Xiao Huan.
"Mau apa lagi anda kesini?" tanya Xie dengan nada dingin.
Xiao Huan yang melihat kedatangan Xie,langsung berdiri.
"Xie..Aku perlu bicara pada mu." ujar Xiao Huan.
"Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi.Sebaiknya anda pergi dan jangan muncul lagi didepan ku." ucap Xie menolak kehadiran Xiao Huan dan menyuruhnya pergi.
"Xie..Tolong maafkan aku.Aku mewakili adik dan ibu ku karena sudah mempersulit hidupmu..Aku sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi.Tapi tolong jangan menghindar dari ku." ucap Xiao Huan meminta maaf pada Xie.
"Maaf tuan,aku tidak mau terlibat dalam keluarga kalian.Ini sangat membuat ku lelah.Jadi lebih sudahi semua dan anggap saja kita tidak pernah saling mengenal."
Namun,Xiao Huan justru menahan pintu rumah Xie agar tidak tertutup.Membuat Xie merasa kesal dengan tindakan Xiao Huan.
"Anda mau apa lagi tuan?" tanya Xie yang berusaha menutup pintu rumahnya.
"Xie..Aku ingin mengatakan sesuatu padamu..Tolong dengarkan sebentar saja." ucap Xiao Huan memohon pada Xiao Huan.
Xie hanya menatap Xiao Huan dengan tatapan kesal.
"Cepat katakan dan pergi dari sini.!" ujar Xie memberi peringatan pada Xiao Huan.
"Aku menyukai mu Xie.Sejak awal bertemu dengan mu,aku sudah langsung jatuh cinta pada mu." ungkap Xiao Huan mengutarakan isi hatinya pada Xie.
Xie pun langsung menghela nafasnya.
"Apa di situasi seperti ini,apakah waktu yang tepat untuk anda mengutarakan perasaan??" tanya Xie secara tidak langsung menyindir Xiao Huan.
"Aku tahu ini tidak tepat,tapi aku ingin meyakinkan mu bahwa aku tidak sama seperti adik dan ibu ku." ucap Xiao Huan berusaha meyakinkan Xie.
"Walau pun anda tidak sama,tapi anda masih satu keluarga dengan mereka.Jadi simpan saja perasaan anda,karena aku tidak akan menerima perasaan anda." ucap Xie langsung mendorong tubuh Xiao Huan dan menutup pintu dengan keras.