
Tak berapa lama Xiu Huan pergi,terdengar suara bel pintu berbunyi.
Xie yang baru akan ke dapur langsung menghampiri pintu untuk membukakan pintu tersebut.
Dan saat dibuka,terlihat seorang wanita cantik dengan tampilan yang begitu berkelas dan mewah.Xie yang tak mengenal wanita itu, cuma memandang penasaran.
"Maaf anda siapa??Cari siapa?" tanya Xie ingin tahu.
"Dimana Xiu Huan?" tanya wanita itu bernama Patricia Lou.
"Dia baru saja berangkat ke kantor." jawab Xie apa adanya.
"Oh..kalau begitu aku akan menunggunya sampai pulang." ucap Patricia yang akan menyelonong masuk.
Tapi,Xie langsung menghalangi Patricia untuk masuk ke rumah Xiu Huan.Membuat Patricia menatap heran.
"Maaf nona,sebaiknya nanti saja nona kembali lagi datang kesini." ujar Xie yang melarang Patricia menunggu di rumah Xiu Huan.
"Hei..Berani sekali kau mengusir ku.Memangnya kau tidak tahu siapa aku?" sentak Patricia kesal.
Xie pun hanya tersenyum.
"Saya memang tidak tahu siapa nona,tapi saya juga tidak bisa membiarkan nona disini.Silakan nanti nona kembali lagi kesini jika tuan Xiu Huan sudah pulang." jawab Xie menjelaskan.
Seketika membuat Patricia pun menatap Xie dnegan tajam.
"Sepertinya kau pembantu baru disini ya??sampai kau tidak tahu siapa aku??" tanya Patricia dengan nada dingin.
Xie masih memasang wajah tersenyum.
"Aku ini adalah istri Xiu Huan,jadi aku berhak menunggu nya disini.! paham.!" jawab Patricia dengan tegas.
Membuat Xie seketika kaget saat mendengar siapa Patricia.
"A..Apa??Istri?" tanya Xie mengulang perkataan Patricia.
"Yah..Jadi kau tidak berhak melarang ku untuk berada disini..Minggir.!" jawab Patricia dengan lantang dan mendorong bahu Xie dengan kasar.
Patricia pun memasuki rumah Xiu Huan dan menuju sebuah kamar pribadi Xiu Huan.
Bagaimana bisa jika pria itu ternyata sudah menikah?jadi artinya aku ini??' gumam Xie dengan perasaan yang masih syok.
Patricia yang sudah berada dikamar Xiu Huan ,langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang milik Xiu Huan.
Ia begitu senang dapat masuk dan menikmati suasana kamar Xiu Huan.
Haah..Nyaman sekali..Akhirnya aku bisa juga merasakan kamar semewah ini.' batin Patricia.
Patricia pun sesaat memejamkan matanya.Dan baru beberapa menit kemudian ia teringat akan sesuatu.Patricia langsung bangun dan berjalan keluar kamar.
Ia pun menghampiri Xie yang sedang sibuk di dapur.
"Aku mau keluar,nanti sore aku akan kembali.Jangan beritahu Xiu Huan jika aku datang kesini.Mengerti?" ucap Patricia pada Xie dan langsung pergi.
Sementara Xie hanya memandang datar ke arah Patricia yang sudah pergi.
"Gaya bicara nya sombong sekali,dan apa dia pikir aku benar-benar pembantu si tuan sombong itu??" gerutu Xie sedikit kesal.
...****************...
Pada saat jam makan siang,Xiu Huan pun berniat akan meninggalkan kantornya untuk makan siang.
Namun,sesaat pandangannya tertuju pada sebuah bekal makan siang yang dibuatkan oleh Xie.
Ia pun mencoba mengabaikannya dengan meninggalkan bekal makan siangnya.
Namun,ia kembali dan membuka kotak bek tersebut karena merasa penasaran dengan isinya.
Seketika membuat Xie Huan langsung tersenyum miring.
"Ck..Kekanak-kanakan sekali dia." ujarnya saat melihat isi bekal bento tersebut.
Dan pada akhirnya Xiu Huan pun mencoba bento buatan Xie.Yang ternyata Xie memang hanya bisa membuat masakan rumahan.Yang sangat berbeda dengan selera nya.Hanya ingin masakan dengan tema yang berkelas.