
"Kalau tadi sikap mu tidak mengabaikan ku,aku juga tidak akan pulang malam." jawab Xie dengan nada ketus.
"Jadi kau mau menyalahkan ku?" tanya Xiu Huan.
"Bukan menyalahkan mu,tapi setidaknya berpihak sedikit pada ku yang tidak tahu apa-apa.Karena aku merasa posisi ku seperti sedang dipojokan." jawab Xie meninggalkan Xiu Huan.
Seketika membuat Xiu Huan tak dapat menjawab ucapan Xie.Menyadari jika dirinya memang sedikit mengabaikan Xie.Saat ibunya bertanya tentang status dirinya.
Tengah malam..
Xie terbangun karena merasa lapar.Ia pun mencoba mencari makanan di dapur.
"Kira-kira ada makanan tidak ya?" ujarnya bicara sendiri sembari mencari makanan didalam kulkas.
Hingga ia pun menemukan sebiji buah apel merah yang berada di kulkas.Tanpa pikir panjang ia langsung menyantap buah tersebut.
Saat ia tengah asik menikmati buat tersebut.Tanpa sengaja ia mendengar suara pintu terbuka.
Ceklek..
Xie pun langsung panik dan langsung bersembunyi.
Xiu Huan yang terbangun dan berjalan ke arah keluar kamar.Karena ia merasa haus,ia pun berjalan ke arah dapur.
Ia yang masih dalam keadaan mengantuk,berjalan pelan menuju pintu kulkas.
Tiba didepan pintu kulkas,ia mengambil sebotol air mineral dan menuangkannya kedalam gelas.
Saat akan baru meneguk minum tersebut.Seketika membuatnya langsung tersedak karena kaget.
"Uhuk..Uhuk.." lirihnya yang terbatuk-batuk.
Ia begitu kaget saat melihat sepasang kaki yang berada dibawah meja.Ia pun sedikit ketakutan dan panik.Karena mengira ia melihat sebuah penampakan hantu.
Namun,sesaat ia menjadi curiga dengan kaki yang terlihat seperti manusia.
Ini past kerjaan gadis itu.' batinnya.
Xiu Huan pun langsung menarik kaki Xie hingga keluar dari bawah meja.
Xiu Huan pun langsung melepaskan kaki Xie dan menatap datar kearah Xie.
"Sedang apa kau disitu?" tanya Xiu Huan dengan nada datar.
"Euh..Tidak ada." jawab Xie langsung tingkah.
"Lalu itu apa yang ada ditangan mu?"tanya Xiu Huan lagi sambil menunjuk ke arah tangan Xie.
Xie pun dengan reflek langsung menyembunyikan apel yang ada ditangannya kebelakang.
"Bu..Bukan apa-apa..Aku mau tidur " jawab Xie langsung meninggalkan Xie untuk menghindar.
Namun,Xiu Huan justru dengan refleknya menarik pakaian Xie dari belakang.Yang seketika membuat Xie kaget dan langsung menoleh.
"Apa yang kau lakukan pria mesum.!!" teriak Xie yang langsung melayangkan sebuah tamparan keras ke arah wajah Xiu Huan.
Plak...
Xiu Huan langsung melepaskan tangannya dan dengan cepat Xie langsung kabur ke kamarnya.
Bagaimana tidak,jika Xie menampar wajah Xiu Huan karena Xiu Huan menarik pakaiannya sekaligus bra pakaian dalamnya.
Jelas membuat Xie seketika reflek dan merasa Xiu Huan telah bersikap kurang ajar padanya.
Xiu Huan hanya bisa meringis kesakitan,saat ia harus menerima tamparan keras dari Xie.
"Brengsek.!Sialan.! Beraninya dia menamparku." umpat Xiu Huan langsung kesal.
...****************...
Beberapa hari kemudian..
Saat jam makan siang tiba,Xie pun berniat untuk keluar.Karena seperti biasa ia ingin menikmati makan siangnya di taman.
Dan baru saja keluar dari tokonya untuk ijin makan siang.
Tiba-tiba sebuah mobil putih berhenti tepat dihadapannya.Xie pun merasa bingung dan penasaran.Dan terlihat seorang pria paruh baya keluar dan menghampirinya.