My Brother Hate Me (BTS)

My Brother Hate Me (BTS)
9



"Ah kalian sudah berkumpul rupanya, sudah lama?" Tanya Dong Su yg baru sampai dan langsung duduk di meja makan bersama dg anak-anaknya


"Ani, kami juga baru duduk beberapa menit yg lalu" Jawab Jin dan setelah itu terlihat beberapa pelayan yg membantu menyiapkan makanan yg dibawa Dong Su ke meja makan


"Wah ini kelihatannya enak appa" Ucap Taehyung


"Appa memang jagonya memilih makanan" Ucap Jungkook dg mata berbinar binar menatap makanan itu


"Appa memang yg terbaik" Jimin ikut berkomentar


"Appa memang mengerti kesukaan kita" Namjoon juga terlihat senang


"Haha sepertinya appa tau kita ingin makanan luar" Ucap Hoseok tertawa


"Gomawo appa ini pasti sangat enak" Jin menimpal


"Oppadeul benar, aku sekarang jadi sangat lapar melihat makanan ini hehe" Ucap Yena cengengesan


"Haha baguslah kalau kalian suka, sekarang makanlah"


"Ne appa" Jawab semuanya kompak


"Emm appa"


"Ne? Ada apa Yejun? Kau tidak menyukai makanannya?"


"Ani, aku suka ini enak tapi..."


"Tapi?"


"Apa Seul sudah makan? Yeseul tdk menyukai makanan rumah sakit kan? Terakhir dia dirawat dia juga tdk mau makan sampai akhirnya aku meminta ahjumma utk membuatkan makanan utknya" Jelas Yejun panjang


"Yejun diam dan makanlah, tdk baik makan sambil bicara" Ucap Jin datar


"Iya iya iya.. hyung ini sangat menyebalkan" Ucap Yejun dan langsung makan dg diam tp kemudian dia menatap Dong Su seolah berkata "appa? Bagaimana dg Yeseul"


Dong Su hanya terkekeh lalu mengangkat sebuah bungkusan yg berisi makan lalu menatap Yejun seolah berkata "ini sudah appa siapkan, tenanglah"


Yejun tersenyum senang dan mengangkat ibu jarinya dg maksud "appa kau adalah yg terbaik"


Melihat itu Dong Su kembali terkekeh lalu mengangguk dan setelah itu mereka makan dlm keheningan


- Skip -


Semuanya sudah selesai makan sekarang dan bersiap melakukan kegiatannya masing-masing


"Yejun ayo, jadi tidak" Ajak Dong Su kpd putra bungsunya


"Ne appa kajja"


"Iya, Jin appa akan pergi jadi jaga adik-adik mu dg baik oke"


"Tentu appa" Dan setelah mendengar jawaban dr si sulung mereka berdua langsung berangkat utk menemui Yeseul di rumah sakit


_Rumah Sakit_


"Yak Yeseul kau sudah bangun? Bagaimana keadaanmu? Ada yg sakit? Dimana? Dan kenapa kau tdk bilang kalau kau sakit?" Tanya Yejun berturut-turut


"Kau ingin membuat kepalaku semakin pusing eoh" Satu kalimat Yeseul utk menjawab semua pertanyaan Yejun


"Baiklah aku diam, eh kamu sudah makan blm? Biarku tebak pasti blm"


"Kalau sudah tau kenapa bertanya eoh, menyebalkan kau tau kan aku tak suka dg makanan rumah sakit rasanya sangat tdk enak"


"Yah tentu saja krn makanan sehat pasti rata-rata tdk enak" Ucap Dong Su lalu mengelus puncak kepala Yeseul


"Wae? Aku lebih suka makanan yg dibuat ahjumma dirumah" Keluh Yeseul


"Ini tadi appa beli makanan, kau mau?" Tawar Yejun


"Yak! Memintalah dg benar"


"Huff merepotkan kau ini"


"Baiklah tak akan aku berikan kalau begitu"


'Rasanya ingin ku pukulin dia sekarang juga' batin Yeseul


"Jung Yejun yg baik hati dan tdk sombong (tp boong) yg tampan dan rupawan (seperti monyet) bisa berikan makanan itu? Aku lapar" Ucap Yeseul lembut dg tdk ikhlasnya dan senyum yg jelas manis tp dipaksakan


"Panggil aku oppa"


"Yak! Tinggal kasiin saja kenapa, apa susahnya sih" Ucap Yeseul kesal


Sedangkan sekarang Dong Su sedang tertawa melihat tingkah kedua anak kecil itu 'astaga mereka ini hahaha aku ingin melihat ini selalu pertengkaran yg membuat jarak mengikis bukan memperbesarnya'


"Sudah sudah berhentilah, kasihan Seul sudah kelaparan katanya kamu ingin dia cepat sembuh" Lerai Dong Su


"Appa lihatlah dia, dia ingin aku jadi semakin sakit" Ucap Yeseul dibuat menyediakan


"Yak mana ada! Ini makanlah dan cepat sembuh, aku bosan sendirian dirumah" Yejun langsung menaruh makanan itu dipangkuan Yeseul


"Dari tadi dong dan apanya yg sendirian lalu Oppadeul kau anggap apa" Ucap Yeseul sambil memakan makanan yg dibeli appanya


"Maksudku aku bosan kalau km nggak ada"


"Wae"


"Tdk tau, ah sudahlah makan yg benar jangan sambil bicara" Omel Yejun


"Dari tadi kau yg mengajakku mengobrol, bodoh!" Kesal Yeseul


"Makan dan tutup mulutmu" Ucap Yejun lalu memasukan makan itu kemulut Yeseul dan yg disuapi hanya meruntuk kesal dlm hati


- Skip -


"Appa kapan aku bisa pulang" Tanya Yeseul


"Besok emm atau mungkin lusa, yah itu tergantung kondisi badanmu"


"Akh ayolah appa aku sudah tdk apa-apa, aku bosan disini"


"Oleh krn itu, km tau kan tubuhmu itu lemah jadi jaga tubuhmu baik-baik supaya km nggak usah dirawat seperti ini terus"


"Dan kalau sakit itu bilang jangan diam saja" Timpal Yejun


"Kau itu selalu membuatku kesal, jadi diamlah"


"Wleee" Dan yg dimarahin bukanya diam malah mengejek Yeseul balik


"Yeseul apa km benar-benar tdk ingin pergi dg appa keluar negeri utk pengobatanmu"


"Aku.. tidak tau appa"


"Baiklah baiklah lupakan itu dan tidurlah oke? Ini sudah malam jadi beristirahatlah, kau ingin cepat sembuh bukan?" Ucap Dong Su mendekati ranjang Yeseul


"Ne appa"


"Mimpi indah ya sayang" Ucap Dong Su mencium kening Yeseul lalu merapikan selimut yg ia pakai


Yeseul menutup matanya tp pikirannya masih terbuka lebar


'*Apa yg harus aku lakukan, aku harus sembuh utk menepati janjiku tp dlm saat bersamaan aku juga harus disini supaya janji itu bisa ditepati, akh ini membingungkan'


'Appa, eomma bantu aku*...' batin Yeseul lalu ia langsung terlelap