My Brother Hate Me (BTS)

My Brother Hate Me (BTS)
23



Setelah sedikit berdebat sekarang mereka bertiga tampak sedang berdiri dg ketujuh kakaknya yg memperhatikan setiap inci pergerakan mereka


Mereka bertujuh sedang mengamati ketiga orang tesebut yg baru saja pulang dr perantauan mereka di tiga negara berbeda dlm waktu yg sangat lama


Didepan mereka kini berdiri 3 anak kecil yg sudah bertransformasi menjadi anak remaja yg beranjak dewasa


Dua perempuan dan satu laki-laki yg berdiri diantaranya. Mereka bertiga memasang wajah yg berbeda-beda ada yg tersenyum cerah, ada yg menyeringai dan ada yg memasang wajah datar sedatar datarnya, dingin sedingin dinginnya


Jung Yejun anak laki-laki tengil yg jail dan suka membuat keributan tp saat marah akan sangat menakutkan kini berdiri dlm bentuk seorang laki-laki tampan dg tubuh yg cukup atletis, rahang yg tegas, dada yg bidang, lengan yg cukup terbentuk dan juga tubuh tinggi


Park Yena anak perempuan dg wajah bulatnya sekarang tumbuh menjadi seorang perempuan cantik dg senyum manisnya yg terus menerus ia tunjukkan, tubuh yg cukup tinggi membuatnya semakin terlihat cantik dan juga rambutnya yg panjang sebahu serta bibir tipisnya yg selalu dipoles dg lipstik berwarna merah muda


Min Yeseul akh no no no


Yeseul anak perempuan kecil yg bertubuh mungil dan senyum manisnya yg menghanyutkan bertransformasi menjadi seorang perempuan cantik dan manis, dg tubuhnya yg sudah berubah 180 derajat, dia sekarang sudah tumbuh menjadi semakin tinggi jauh dari sebelumnya, rambutnya yg lurus dan panjang, bulu mata yg panjang dan lentik, serta bibir tipisnya yg berwarna pink alami itu membuatnya semakin mempesona tp sayangnya senyumannya yg begitu memikat telah menghilang ditelan waktu


Jika dilihat sekilas Yena dan Yeseul terlihat sama tp jika dilihat secara mendetail akan terlihat berbeda mereka yg begitu signifikan sedangkan Yejun jauh lebih mirip dlm sifat drpd fisik


Jung Yejun memiliki sifat seperti Dong Su yg dingin tp ramah, yg tegas tp lembut, dia juga bisa menjadi sangat menyebalkan dan jail. Yejun juga memiliki mata hitam seperti kedua appanya dg sorot mata tajam tp bisa juga menentramkan


Park Yena memiliki sifat seperti Hee Young yg ceria dan murah senyum. Yena memiliki mata berwarna coklat yg entah turun dr siapa krn Dong Han dan Hee Young tdk memiliki mata berwarna coklat dg sorot mata yg tenang


Yeseul yg sekarang memiliki sifat seperti Dong Han yg begitu dingin dan datar, tp dia juga seperti Dong Su yg terkadang bisa berubah lembut saat bersama orang tersayangnya dan juga seperti Hee Young yg sangat hebat menyembunyikan perasaannya tp kadang kacau dan tdk bisa mengendalikannya. Yeseul memiliki manik mata berwarna hitam ke perak perakan seperti Hee Young dan merupakan satu-satunya yg menuruni mata unik Hee Young tp sorot mata Yeseul sangatlah misterius, sulit ditebak tp penuh dg ketenangan hingga bisa menyembunyikan semua kekacauan didlmnya, sorot mata tajam menghunus, dingin membekukan, tenang menenggelamkan, hangat membakar semuanya ada didlm sepasang mata Yeseul yg ia dpt krn pengalaman hidupnya yg pelik dan juga krn turun dr ketiga orang tuanya


"Jung Yejun dan Park Yena" Panggil Taehyung


Yg dipanggang langsung menoleh sedangkan yg tdk cuma diam krn tdk perduli


"Ne?"


"Tdk, hanya pengen manggil aja" Jawab Taehyung sambil menyengir tanpa dosa


'Dasar, hyung gue yg ini emang anehnya gak ketulungan' batin Yejun


"Apa kalian akan terus berdiri, cepetan duduk" Titah Jin lalu mereka bertiga duduk dg Yeseul yg memposisikan diri dipaling pojok


"Yejun kapan lo sampe dan kenapa lo dateng dateng langsung main dobrak pintu aja hah" Kesal Jimin


"Emm sekitar 1 jam yg lalu hyung, hehe gpp cuma pengen aja"


"1 jam?! Terus lo nyangkut dimana dulu kenapa baru sampe sini hah!?" Tanya Jin ngegas


"Tadi ke apart Yeseul dulu tp orgnya malah ngilang" Sindir Yejun sedangkan yg disini cuek ajalah, bodo amat


"Ngapain lo ketempat cewek sialan ini hah!! Bukannya langsung pulang!! Ini rumah lo!!"


'Masih meledak-ledak kek biasanya'


"Hyung! Dia punya nama! Lagian apa salahnya gue kesana? Itu tempat sodara gue, sodara kita bukan tempat org asing"


"Ck gue gak punya sodara kek dia" Jungkook berdecak


"Hooh, sial mulu yg ada" Tambah Taehyung


"Lo udah jangan deket deket dia, entar kena sial, lagi" Ucap Namjoon


"Dan dia itu memang orang asing" Timpal Jin


"HYUNG!!"


"Nggak usah teriak! Kami lebih tua dr lo, lo gak pernah diajarin sopan santun hah"


'Sialan, sok baik lu hyung'


"Liat, baru pulang aja langsung ribut gara-gara cewek sialan ini" Ucap Hoseok


'Gue gak nyuruh tuh'


'Lo semua yg nyeret gue kesini, sekarang ada masalah gue juga yg disalahin ck' batin Yeseul kesal


"Hyu... Lo mau kemana" Ucapan Yejun terpotong saat melihat Yeseul yg berjalan ke arah pintu


"Katanya gue bawa sial, yaudah gue pergi aja" Dingin Yeseul tanpa menoleh


"Ck tau diri juga rupanya"


"Tentu saja, tdk seperti anda dan kakak kakak anda tuan muda Jeon"


"Apa maksud omongan lu hah!!?" Teriak mereka semua


"Kalian sungguh bertanya pada saya? Coba gunakan otak cerdas kalian, terutama anda tuan muda Kim Namjoon"


"Heh gue lebih tua dari lo!! Ngomong yg sopan, anak sialan"


"Ck maaf tp saya hanya berbicara faktanya saja, jika menurut anda salah ya itu terserah anda"


"MIN YESEUL!!!" Bentak Yoongi yg sudah kelewatan kesal


"Sepertinya anda salah sebut, nama saya Yeseul hanya Yeseul tanpa embel-embel nama 'Min' yg anda sebut tadi"


"APA MAKSUD LO HAH? MASIH UNTUNG LO DIKASIH TEMPAT DIRUMAH INI DAN BUKANNYA TAU DIRI TP MALAH NGELUNJAK LO HAH"


"Saya tdk pernah meminta diberi tempat di 'rumah' ini pada kalian"


"Sialan, sejak kapan dikeluarga gue ada manusia kurang aja kyk dia!!!"


'Keluarga? Ck bulshit'


"Dan sejak kapan saya menjadi keluarga kalian? Bukannya kalian sendiri yang bilang bahwa saya itu orang asing beberapa menit yg lalu, tuan" Ucap Yeseul masih dg posisi membelakangi mereka sehingga tdk ada yg melihat senyum miring yg terbit dibibir tipis gadis itu


Skakmat